Ketua DPRD Merangin ‘diKerubungi’ Para Petani Saat Hadiri Peringatan Hari Tani Nasional 2020

Lembah Masurai | fokusinfo.com : Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi, ST MM menghadiri peringatan Hari Tani Nasional ke-60 di Desa Sungai Tebal Kecamatan Lembah Masurai, Merangin, Rabu 30 September 2020. Kedatangan Herman Efendi beserta rombongan disambut antusias oleh para petani yang menghadiri acara itu.

Walau sederhana, acara yang digelar oleh DPC SPI (Serikat Petani Indonesia) Merangin itu berlangsung hikmat dan turut dihadiri oleh Perwakilan DPW SPI Provinsi Jambi, unsur Pemerintahan Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Mahasiswa dan para undangan lainnya.

Ketua DPC SPI Merangin, Muhammad Zen dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kedatangan Abong Fendi pada perhelatan Hari Tani Nasional tersebut. Dirinya juga berharap Abong Fendi bisa menjadi jembatan komunikasi antara SPI dan Pemerintah Merangin, mengingat selama ini SPI kerap dicap sebagai organisasi masyarakat ‘garis keras’ oleh kalangan tertentu.

‘’Sudah jadi rahasia umum. SPI ini bagi pihak tertentu disebut sebagai ormas garis keras, arogan, suka demo. Bahkan SPI dituding sebagai kelompok jual beli tanah. Itu tidak benar.” Seru M Zen.

‘’Sebagai bagian masyarakat Merangin kami harap Pak Fendi bisa menjadi mediator antara SPI dengan pemerintah. Kami lelah bila terus dikambing hitamkan oleh pihak-pihak tertentu yang secara tidak langsung membangun paradigma di tengah publik bahwa SPI ini biang masalah,” tegasnya.

Sementara itu, Herman Efendi sebelum menyampaikan sambutannya, dia menghimbau kepada masyarakat agar tetap mentaati protokol kesehatan yang diarahkan oleh pemerintah.
Lalu dia menyatakan sebagai wakil rakyat dirinya siap menjembatani aspirasi SPI kepada pemerintah.

‘’Sebagai wakil rakyat hal-hal seperti ini sudah menjadi tugas saya. Kebetulan saya ini juga lahir dari anak petani, jadi sedikit banyak saya bisa merasakan apa-apa saja keluhan ataupun bagaimana perjuangan para petani yang merupakan salah satu penopang perekonomian suatu daerah,” kata Abong Fendi.

Dia juga menghimbau kepada para petani untuk menjaga kelestarian alam yang mana setelah menebang pohon maka harus segera menanam tanaman penggantinya untuk mencegah bencana yang tidak diinginkan.

Tidak hanya itu, Abong Fendi juga mendorong pemberdayaan tanaman kopi. Selanjutnya dia berpesan kepada generasi muda agar tidak sungkan memilih profesi sebagai petani.

‘’Mari jaga kawasan hutan kita. Bila menebang maka segera tanam penggantinya seperti kopi, kayu manis dan tumbuhan keras lainnya. Bagi anak-anak muda jangan malu menjadi petani. Kalian generasi muda haruslah menjadi petani yang profesional sesuai perkembangan zaman dan tekhnologi agar geliat perekonomian khususnya di Merangin ini tetap tumbuh dan terjaga dengan baik,” ungkap Abong Fendi.

Dalam kalimat akhir, Abong Fendi menyatakan membuka diri kepada para petani Merangin khususnya yang tergabung dalam SPI untuk berdiskusi di kantor ataupun di rumah dinasnya.

Sementara itu Iskandar, salah seorang petani yang hadir di acara tersebut mengatakan Herman Efendi adalah satu-satunya pejabat di Merangin yang mau membaur turun langsung dan mendengar aspirasi SPI.

‘’Setahu kami baru Pak Fendi itulah yang mau membaur dengan SPI. Sebelumnya memang ada para pejabat yang mau ditemui oleh kami, tapi terkesan menjaga jarak dengan kami ini,” kata Iskandar. (*)

Reporter | Redaktur : TopanBohemian.


Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com