• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

BPC GAPENSI Merangin Bakal Gelar Muscab Ke - IX

Merangin | fokusinfo.com : Badan Pimpinan Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPC GAPENSI) Merangin merencanakan akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke - IX pada selasa 23 Februari 2021 bertempat di Merangin Hotel, Lorong Sapta Marga Kelurahan Pematang Kandis, Bangko.

Muscab yang akan dihadiri oleh anggota dan para tamu undangan lainnya itu akan mengusung tema ‘Mempertajam Peran GAPENSI dalam Meningkatkan Kualitas, Kuantitas Proyek Konstruksi bagi Anggota Aktif serta Tertib Administrasi’.

Sekretaris Panitia Pelaksana Muscab, Wiji Siswanto,S.Pd kepada media ini klaim persiapan Muscab telah matang terlaksana atas ke-solid-an panitia yang bahu membahu mengerjakan tugas yang diamanahkan.

‘’Berkat tim panitia yang solid melaksanakan tugas, Alhamdulillah segala persiapan untuk penyelenggaraan Muscab BPC GAPENSI ke sembilan telah matang. Seperti mempersiapkan tempat, mengirimkan undangan, melengkapi fasilitas protokol kesehatan, bahkan kami telah mendapatkan surat izin dari tim gugus tugas penanggulangan covid-19,” kata Wiji.

‘’Dalam Muscab kelak selain pembukaan dan pemaparan materi yang berkaitan dengan tema, juga akan dilanjutkan dengan pemilihan ketua BPC GAPENSI yang baru karena masa jabatan Ketua BPC GAPENSI sebelumnya telah berakhir masa pengabdiannya,” ungkap Wiji.

‘’Setelah ditetapkan ketua BPC GAPENSI yang baru maka dilanjutkan dengan pelantikan yang akan dilaksanakan oleh BPD GAPENSI Provinsi Jambi,” sambung Wiji.

Wiji juga menginformasikan bagi para anggota BPC GAPENSI Merangin yang ingin turut serta memberikan hak suaranya saat pemilihan ketua yang baru maka anggota tersebut harus mengantongi KTA BPC GAPENSI yang terbaru.

‘’Anggota BPC GAPENSI Merangin itu jumlahnya ratusan perusahaan. Tapi yang tercatat di database kami untuk tahun ini hanya ada beberapa puluh perusahaan saja yang telah mengantongi KTA baru dan otomatis mereka memiliki hak suara saat pelaksanaan pemilihan ketua GAPENSI. Tapi jangan khawatir bagi anggota lain yang mungkin belum mendapatkan KTA maka bisa mendatangi kantor GAPENSI di Jalan Kesehatan no 6 sebelum pelaksanaan Muscab. Apabila mereka telah mengantongi KTA yang baru itu, maka otomatis dapat memberikan hak suaranya dalam pemilihan ketua yang baru,” terangnya.

Wiji juga menyebut Muscab semestinya telah digelar beberapa bulan yang lalu, namun karena kondisi negara tengah didera Covid-19 maka Muscab baru bisa dilaksanakan pada Februari 2021 dengan  tetap mematui protokol kesehatan.

‘’Memang ada penundaan beberapa bulan karena covid-19 ini, tidak bisa mengumpulkan orang banyak. Tapi yang jelas pada acara nya nanti kita harapkan seluruh para undangan yang hadir akan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya

‘’Dari pemerintahan kita undang, leading sektor, Ketua DPRD, Kadin, Kepala Dinas juga diundang Karena usaha ini banyak juga hubungannya dengan pemerintah. Yang dari BPD GAPENSI Provinsi Jambi juga Insya Allah akan datang karena kelak akan melantik ketua BPC GAPENSI terpilih,” tutup Wiji seraya mengatakan acara Muscab akan dipadatkan dalam satu hari pelaksanaan. (*)

Reporter : TopanBohemian

 

 

 

Share:

Diduga Disdikbud Merangin Rekrut Tenaga Kontrak Daerah secara ‘Diam-Diam’

Merangin | fokusinfo.com : Isu berkembang ditengah publik terkait dugaan Disdikbud (Dinas Pendidikan & Kebudayaan) Kabupaten Merangin merekrut tenaga guru kontrak daerah tanpa ada pemberitahuan kepada masyarakat.

Informasi yang media ini peroleh dari berbagai sumber, ada 23 orang yang telah dipekerjakan sebagai tenaga guru kontrak yang tersebar ke beberapa sekolah yang ada di Merangin.

‘’Yang kami sayangkan kenapa tidak ada pengumuman bahwa Diknas itu akan merekrut tenaga kontrak daerah. Sepertinya dirahasiakan gitu. Padahal kalau diumumkan secara resmi, kami mau juga ikut daftar,” ujar seorang warga Merangin kepada media ini.

‘’Padahal setahu kami, gaji guru kontrak itu bersumber dari APBD Merangin. Jadi seharusnya ada ketransparansian dari Diknas kepada masyarakat. Kami yakin apabila dulu itu diumumkan, maka akan banyak yang mendaftar,” tambahnya.

Salah seorang pegawai di Disdikbud Merangin yang tidak mau dituliskan namanya mengatakan dirinya juga pernah mendengar isu tersebut, namun tidak bisa memastikan.

‘’Jujur saya juga pernah mendengar isu itu, tapi hanya sekedar isu, kepatiannya saya tidak tahu,” katanya.

Pegawai Disdikbud itu menambahkan apabila isu tersebut benar maka dia menduga secara tidak langsung akan mengundang otoritas dari pihak-pihak terkait untuk memeriksa tertib administrasi Disdikbud. Hal itu kerena dalam perekrutan calon tenaga kontrak daerah dipakemkan dengan sejumlah persyaratan.

‘’Karena ini ada kaitannya dengan APBD maka tentu saja dalam perekrutannya harus ada dasar persyaratan yang harus dipenuhi. Tidak bisa dilaksanakan diam-diam, semua masyarakat berhak menerima informasi tersebut dan berhak pula mendaftarkan diri,” ungkap pegawai Disdikbud itu.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Disdikbud Merangin, M Zubir hingga berita ini dipublikasikan, belum bisa dimintai klarifikasinya. (Redaksi)

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Oknum Anggota Sebut DPC APDESI Belum Melayat ke Keluarga Almarhum Aswis Marmo, Acang Tegas Bantah

Merangin | fokusinfo.com : Beberapa waktu yang lalu seorang Kepala Desa di Merangin bernama Aswis Marmo meninggal dunia, informasi dari berbagai sumber meninggalnya Kades Renah Kemumu Kecamatan Jangkat itu akibat sakit yang dideritanya.

Semasa menjabat sebagai Kades, Almarhum Aswis Marmo disebut sebagai anggota DPC APDESI (Asosiasi Pemerintah desa seluruh indonesia) Kabupaten Merangin. Ironisnya organisasi ini disebut-sebut belum melayat ke rumah duka untuk memberikan penghormatan atau ungkapan belasungkawa secara langsung kepada keluarga besar almarhum yang ditinggalkan.

Dua orang oknum anggota DPC APDESI Merangin dalam perbincangan dengan media ini di kawasan kantor DPMD Merangin, menyayangkan hingga saat itu belum juga ada gerakan dari organisasi untuk melayat ke rumah duka, sementara mereka terus menunggu arahan dari pengurus organisasi tersebut.

‘’Kami bertanya-tanya kenapa hingga saat ini belum ada tercetus rencana organisasi secara resmi untuk melayat ke rumah almarhum. Setidak-tidaknya menunjukkan rasa empati kepada keluarga besar almarhum,” ungkap seorang oknum anggota DPC APDESI Merangin yang tidak ingin namanya dituliskan.

‘’Nilai-nilai sosial juga harus ada lah dalam organisasi ini khususnya terhadap para anggota. Bukan saja saat menghadapi musibah kematian anggota, bahkan saat ada anggota yang sakit sebaiknya ada perhatian dari organisasi. Yang harus dibedakan dengan individu,” tambahnya.

Sementara oknum anggota lainnya yang juga tidak ingin ditulis namanya di media ini menyatakan bermaksud memberikan masukan agar kedepannya organisasi APDESI lebih profesional.

‘’APDESI harus selalu kompak !, Jadi jangan saat bimtek saja cepat bergerak. Dalam kondisi seperti musibah khususnya yang menimpa anggota atau keluarganya, juga harus cepat bergerak. Otomatis anggota yang ada didalamnya akan merasakan manfaat ekstra di organisasi ini,” sebutnya.

Sementara itu Ketua DPC APDESI Merangin, Abu Bakar Acang membantah bila organisasi yang dipimpinnya itu disebut tidak memperhatikan anggota apalagi saat terjadi musibah.

‘’Itu tidak benar, kami pengurus DPC APDESI Merangin sangat memperhatikan anggota baik bila ada masalah ataupun musibah. Terkait tudingan itu, saya pastikan saat malam pelepasan jenazah, kami mengikuti prosesinya bahkan kala itu juga ada Pak Bupati. Dan saat pemakaman, perwakilan DPC APDESI Merangin dari Dapil IV juga menghadirinya,” tegas Acang, panggilan akrab Abu Bakar kades Mentawak itu.

‘’Dan lagi Insya Allah malam ini (11-2-2021) pengurus APDESI juga akan datang ke rumah duka untuk mengikuti acara 7 hari almarhum,” sambungnya.(*)

Reporter : GondoIrawan

Redaktur : TopanBohemian


Share:

JP, Diduga Masih DPO Polres Merangin, disebut Masih Aktif Main PETI

Merangin | fokusinfo.com : JP, seorang warga Desa Tanjung Benuang (C1) Kecamatan Pamenang Selatan yang diduga masih berstatus DPO Polres Merangin terpantau media ini berada di kediamannya. Ironisnya DPO kasus PETI itu disebut-sebut masih juga menjalani aktivitas PETI (Penambangan Tanpa Izin) di wilayah Pamenang Selatan.

Baca Juga : Kabid Humas Polda JambiKaget, Terkait Polemik 2 DPO Polres Merangin.

‘’Ada beberapa buah alat Pak Jaya yang beraktivitas disini,” ungkap salah seorang warga kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu JP, ditemui di kediamannya membantah bila dirinya masih bermain PETI. ‘’Sekarang musim razia, kami dak da main PETI lagi dak,” singkat JP. (*)

Reporter : GondoIrawan

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Seorang Pasien Di Merangin Alami Hasil Rapid Test Beda

Merangin | fokusinfo.com : Seorang wanita inisial ZA warga Desa Sungai Ulak mengalami kejadian yang membingungkan saat dirinya mengikuti pemeriksaan rapid test di dua tempat yaitu di Puskesmas Pematang Kandis dan di RS MMC (Merangin Medical Center)

Berawal saat dirinya sebagai pasien yang tengah hamil dua bulan mengalami gejala tidak mau makan sehingga fisik menjadi lemah. Oleh keluarga pada hari senin tanggal 1 Februari 2021 sekira jam 9:30 wib dibawa ke puskesmas kandis, sesuai prosedur ZA lalu di rapid test oleh petugas puskesmas.

‘’Hasil rapid test nya reaktif, mereka (pihak puskesmas) menyarankan kami menuju RSD Abundjani guna diisolasi selama 14 hari. Kami merasa keberatan karena sepengetahuan kami selama dua bulan ini ZA tidak pernah berhubungan kontak dengan orang luar bahkan ZA selalu berada di dalam rumah,” kata Syartia, keluarga ZA.

Masih diceritakan Syartia, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk membawa kembali ZA pulang ke rumah guna isolasi mandiri. Namun karena kondisi fisik ZA terus terlihat melemah akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk membawa ZA berobat ke RS MMC.

Sesampai di RS MMC, ZA kembali menjalani rapid test sesuai prosedur yang berlaku. Anehnya di RS MMC ini hasil rapid test ZA non reaktif.

‘’Kan aneh ya, kok di RS MMC hasil rapid testnya non reaktif padalah pemeriksaan dihari yang sama,” tuturnya

‘’Setelah mendapatkan hasil rapid test yang non reaktif itu ZA langsung dirawat inap dan alhamdulillah sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang,” pungkas Syartia. (*)

Reporter : Ahmad

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Camat Tabir Lintas Sebut Kades Koto Baru Salah, Namun Pihaknya ‘Tak Berdaya’.

foto editing redaksi

Tabir Lintas | fokusinfo.com : Polemik keterlambatan pembagian dana BLT kepada masyarakat penerima di Desa Koto Baru Kecamatan Tabir Lintas, rupanya tidak diketahui oleh Camat Tabir Lintas, Agusmanto.

Baca Juga : Diduga Gara-gara Kades Ikutan Ke Batam, Pembagian BLT di Desa Koto Baru Sempat‘Terbengkalai’

Dia menjelaskan, pembagian BLT DD seharusnya telah selesai pada Desember 2020 karena dana telah dianggarkan, untuk BLT DD tahun 2021 akan dianggarkan kembali.

‘’Seharusnya pembagian BLT DD 2020 telah dibagikan pada Desember 2020, kalau lewat dari batas waktu itu ya tidak boleh. Bila memang benar terjadi keterlambatan pembagian BLT di Desa Koto Baru apalagi lewat tahunnya, tentu itu tindakan yang salah,” tegas Agusmanto.

Meski demikian, Agusmanto berpendapat kemungkinan pihak desa memiliki alasan tersendiri sehingga terjadi keterlambatan pembagian BLT itu.

‘’Bisa jadi Kadesnya punya alasan tersendiri kenapa terlambat. Nah dalam konteks itu kami tidak bisa masuk karena itu masalah internalnya pihak desa,” tutup Camat.

Sementara itu, seorang warga penerima BLT menyebut dirinya beserta warga penerima BLT lainnya masih merasa penasaran kenapa terjadi keterlambatan pembagian tersebut. Mereka berharap pihak Kecamatan memanggil Kades guna diminta klarifikasi dan hasilnya kelak diumumkan ke masyarakat.

‘’Sebenarnya BLT telah dibagikan semuanya pada Januari 2021. Tapi kami masih penasaran kenapa bisa terlambat. Apa benar isu yang beredar keterlambatan itu karena uangnya habis terpakai saat Kades ikut rombongan ke Batam ?. Dan menurut kami yang bisa meminta keterangan dari Pak Kades itu ya pihak kecamatan lah,” kata warga itu. (*)

Reporter : GondoIrawan

Redaktur : TopanBohemian

Share:

APH Kerap Razia, Penyuplai BBM Diduga Oplosan Mengeluh

Merangin | fokusinfo.com : Ardiansyah (Dian) warga BTN Belakang LP kelurahan Dusun Bangko yang berprofesi sebagai penyuplai BBM (Bahan Bakar Minyak) diduga oplosan, mengeluh. Lantaran belakangan ini APH (Aparat Penegak Hukum) kerap melakukan razia.

‘’Saat ini saya lebih banyak menyuplai BBM jenis minyak tanah milik Pak Sudar yang saya edarkan di sekitaran kota Bangko paling jauh di wilayah tran,” kata Dian ketika dibincangi media ini beberapa waktu yang lalu.

‘’Kalau bensin dan solar saat ini bisa saya sediakan apabila ada pesanan. Tapi sekarang lagi sepi, mungkin karena sering ada razia,” ungkap Dian seraya mengeluh pendapatannya tidak menentu namun tetap bisa membayar cicilan di Bank.

Pengakuan Dian, BBM tersebut didapatkan dari daerah Sekayu yang masih berupa minyak mentah. Namun bagaimana prosesnya hingga minyak mentah tersebut bisa digunakan, Dian mengaku tidak tahu.

‘’Sepertinya selama ini kualitas minyak yang saya suplai dengan minyak asli (murni), sama saja. Maksudnya sama-sama bisa digunakan. Soal harga juga tidak jauh berbeda,” tuturnya.

Kepada media ini, Dian lalu menyebut sejumlah nama yang menurutnya adalah para pemain minyak  yang cukup senior di Merangin.

‘’Kami ini partai kecil. Itu ada pemain minyak yang lebih besar seperti Bapak HS di depan SPBU Sungai Misang, juga ada Bapak RK yang gudangnya di dekat jembatan gantung Desa Kungkai,” tutupnya. (*)

Reporter : GondoIrawan

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com