• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Bangunan Diduga Tempat Proses Minyak Oplosan Berdiri di Desa Pulau Rengas Ulu



Fokusinfo.com | Merangin : Sebuah bangunan berbentuk seperti gudang ditemukan di Desa Pulau Rengas Ulu, Kecamatan Bangko Barat. Bangunan tersebut tersembunyi dari penglihatan jalan raya karena didepannya terdapat bangunan kandang ayam yang cukup besar. Kuat dugaan bangunan tersebut adalah tempat prosesi kegiatan minyak oplosan.


Baca juga : Bangunan Mencurigakan Ditemukan Di Desa Pulau Rengas, Klik Disini

Salah seorang warga kepada media ini menyatakan besar kemungkinan gudang tersebut adalah tempat proses oplosan minyak. Selain tempatnya yang tersembunyi juga sering kelihatan sejumlah mobil yang diduga keluar masuk membawa minyak.

‘’Informasinya itu tempat orang oplos minyak, sering keluar masuk mobil yang bawa minyak,” ungkap warga tersebut yang tidak ingin namanya ditulis.

Menurut warga itu, meskipun kondisi mobil ditutup oleh terpal namun dapat dipastikan yang dibawa adalah minyak. Sementara mobil yang lainnya diduga pembawa minyak mentah, berjenis minibus.

‘’Setahu saya kalau mobil yang membawa minyak untuk diecerkan ke pedagang itu mobilnya L300. Dan mobil pembawa minyak mentah itu jenisnya minibus. Memang aneh ya mobil minibus bisa membawa minyak, tapi setahu saya ya itulah,” tutupnya. (Redaksi)





Share:

UNBK SMPN 1 Merangin Berjalan Lancar.



Fokusinfo.com | Merangin : Pelaksanaan hari pertama UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) di  SMPN 1 Merangin Senin (23/4) berjalan lancar dan hikmad. Pantauan media ini disekolah terlihat seluruh siswa yang mengikuti UNBK menjalani ujian dengan fokus.

Kepala SMPN 1 Merangin, Warnida mengatakan proses pelaksanaan UNBK dilaksanakan satu mata pelajaran perhari nya. ‘’Alhamdulillah SMPN 1 Merangin, hari pertama  pelaksanaan UNBK dengan mata pelajaran bahasa Indonesia sesi satu berjalan lancar dan hikmad, diteruskan mata pelajaran yang lainnya pada hari berikutnya,” ungkap Warnida.

Dia menjelaskan untuk SMPN 1 ada 283 jumlah siswa peserta mengikuti terbagi empat ruangan, dengan jumlah peserta satu ruangan sebanyak 23 dan 24 peserta dan terbagi tiga sesi.

‘’Alhamdulillah semua siswa hadir pada UNBK. Semoga mereka kelak dapat mengikuti ujian ini dengan baik. Pelaksanaan terbagi tiga Sesi yaitu sesi satu pukul, 7.30 - 10.30 wib, sesi dua pukul 10.30 -12.30 wib dan sesi tiga pukul 14.00 - 16.00 wib,” tuturnya.

Warnida mengharapkan dalam pelaksanaan UNBK tidak ditemukan kendala apalagi yang berkaitan dengan hal yang vital seperti listrik dan jaringan internet.

‘’Kami berharap kegiatan lancar semua. Untuk kesiapan panitia, ruang dan siswa peserta sejauh ini tidak ada masalah. Yang kami khawatirkan jika terjadi gangguan listrik dan atau jaringan internet,” katanya.

Warnida juga berharap anak didik dibawah kepemimpinan nya ini mendapatkan nilai yang lebih baik dan dapat melanjutkan ke sekolah favorit. (*)

Reporter : Mansurdin
Redaktur : DedeRiskadinata

Share:

JE Akui & Minta Andre Bersabar. Terkait ‘Uang Kampanye’ Belum Dibayar.



Merangin : Fokusinfo.com : Kejadian ‘ingkar janji’ terungkap. Diduga karena uang kampanye belum dibayarkan oleh oknum diduga tim pemenangan HaMas (Haris-Mashuri), seorang warga bernama Abdi Andreansyah warga BTN Merangin Raya, Bangko protes.

Galaunya Andre (Panggilan Akrab Abdi Andreansyah) cukup beralasan, pasalnya dia harus menutupi pembayaran 16 orang yang dibawanya dalam acara HaMas tersebut atas kesepakatan dengan oknum diduga tim Hamas, berinisial JE.

Baca juga : ‘Uang Kampanye’ Belum Dibayar. Seorang Tenaga Serabutan Galau Klik Disini

Oknum diduga Tim HaMas, JE ketika dihubungi media ini melalui telpon sellularnya mengakui memang belum membayar uang tersebut kepada Andre karena saat acara berlangsung pihaknya kekurangan uang.

‘’Tahulah, setiap acara Bapak tu masyarakat yang hadir banyak. Kami kekurangan uang waktu itu. Jadi diutamakan bayar yang dari jauh dulu,” ungkap JE.

Untuk persoalan Andre tersebut, JE mengatakan pihaknya telah mengajukan kembali pencairan dana kepada bendahara Tim HaMas. ‘’Kami sudah ajukan kekurangan itu ke bendahara HaMas. Dalam waktu dekat ini Insyaallah cair. Saya pribadi berharap Andre bersabar dulu,” pinta JE.(*)

Reporter : TopanBohemian




Share:

‘Uang Kampanye’ Belum Dibayar. Seorang Tenaga Serabutan Galau



Merangin : Fokusinfo.com : Kejadian ‘ingkar janji’ terungkap. Diduga karena uang kampanye belum dibayarkan oleh oknum diduga tim pemenangan HaMas (Haris Mashuri), seorang warga bernama Abdi Andreansyah warga BTN Merangin Raya, Bangko protes.

Kepada media ini Andre (Panggilan akrab Abdi Andreansyah) menceritakan,  awalnya dia dipanggil oleh oknum diduga tim HaMas berinisial JE untuk membawa sejumlah orang pada acara HaMas diseputaran kota Bangko. Andre dijanjikan akan diberikan uang kampanye sebesar Rp.50 ribu per orang yang dibawa pada saat selesai acara.

Merasa orang yang memintanya adalah seorang tokoh dan juga berprofesi sebagai kontraktor yang mapan di Merangin, Andre menyanggupi permintaan dan menepati janji dengan membawa 16 orang ke acara HaMas tersebut yang dimulai pada 20.00 WIB.

Diakui Andre, dirinya beserta 16 orang yang dibawanya masih bertahan di lokasi hingga akhir acara. Pada pukul 02.00 dini hari oleh oknum JE dibagikanlah uang kampanye tersebut kepada diduga peserta acara. Namun ketika Andre meminta jatah untuk orang yang dibawanya JE tidak memberikan.

‘’Saya minta sama dia, dia bilang untuk peserta dari Dapil I besok saja, malam itu khusus peserta Dapil II,” kata Andre mengulang apa yang diucapkan JE kepada dirinya.

Menurut Andre, kala itu dirinya bisa menerima dengan sangkaan dana yang disiapkan kurang karena peserta hadir juga banyak. ‘’Jadi besok paginya saya hubungi ‘Bos’ tu, dijawab besok cair lagi dananya,” tutur Andre.

Karena didesak oleh 16 orang yang dibawanya, akhirnya Andre membayar sendiri keenam belas orang itu dengan dana pribadinya yang berasal dari tabungan keluarga.

‘’Saya tidak enak sama teman-teman saya. Akhirnya dengan berat hati saya bayar mereka dengan uang saya sendiri sebesar Rp.800 ribu,” ujarnya.

Karena sudah lebih dari seminggu dirinya terus dijanjikan, akhirnya Andre kehabisan kesabarannya. Hal itu terjadi karena bagi dirinya uang sebesar Rp.800 ribu sangatlah besar mengingat pekerjaannya adalah sebagai tenaga serabutan.

‘’Saya niat lapor polisi. Mungkin bagi orang lain uang segitu tidak ada apa-apanya. Bagi saya itu sangat besar dan berasal dari tabungan saya yang akan kami gunakan untuk membeli batako,” kata Andre sedih.

Sementara itu ketua RT 30 BTN Merangin Raya, Agar Dani mengakui adanya laporan seorang warganya kepada pihak RT yang meminta solusi atas persoalan yang dihadapinya.

‘’Ya benar ada warga saya yang melapor. Katanya ditipu orang untuk menghadiri acara kampanye dengan menjanjikan uang. Jumlahnya Rp.800 ribu dan warga saya itu berniat melaporkannya kepada pihak kepolisian,” terang Ketua RT.

Menurut ketua RT, persoalan tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan memanggil kedua pihak yang bermasalah. ‘’Sudah saya arahkan warga saya itu yang bernama Andre agar jangan buru-buru melaporkan. Mungkin saja terjadi miskomunikasi. Seingat saya warga yang dilaporkan juga selama ini orangnya baik. Jadi lebih eloknya mereka berdamai, saya yakin uang sebesar itu berapalah artinya bagi warga terlapor. Apalagi setahu saya pekerjaanya adalah kontraktor yang mapan di Merangin ini,” tutup Agar Gani.

Sementara itu JE, Oknum diduga Tim HaMas belum berhasil dihubungi guna konfirmasi dan klarifikasi.(*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Direktur MC Hamas Pertanyakan Proses Aduan Pihaknya ke Panwas Merangin



Merangin | Fokusinfo.com : Harapan Pilkada bersatu, aman, damai dan bermartabat sepertinya diinginkan oleh semua pihak baik oleh Kandidat, Tim Sukses maupun oleh pihak penyelenggara dan penegak hukum.

Namun sepertinya hal ini dicoreng dengan banyaknya ujaran kebencian, fitnah dan hoax yang diedarkan oleh oknum menggunakan sosial media baik menggunkan akun asli ataupun akun palsu.

Seperti yang dilaporkan oleh Media Center Al Haris-Mashuri (Hamas) pada Jum'at (07/04/2018) yang melaporkan akun Jerry Sayuti diduga melakukan pemcemaran nama baik, ke pihak Panwas Kabupaten Merangin di sekeretariat Gakkumdu.

"Pada hari Jum'at sudah dilaporkan di sekretariat Gakkumdu dan hari Senin tanggal 09/04/018 sudah diminta keterangan oleh pihak penyidik Gakkumdu terhadap saksi-saksi dan saya sendiri sebagai pelapor," ujar Damsir Karim.

Setelah beberapa hari Damsir Karim menuturkan bukan malah akun tersebut hilang atau ditemukan pemiliknya tetapi malah kembali memposting postingan baru yang mencemarkan nama baik Al Haris pada Sabtu (14/04/2018) sekitar pukul 14.55 WIB di grup media sosial Facebook.

"Apakah memang tidak bisa para pengguna akun palsu tersebut ditindak dan ditemukan  oleh pihak Panwaslu Kabupaten Merangin atau pihak penegak hukum?," tanya Damsir Karim

Padahal beberapa waktu lalu Wakapolda Jambi dalam kunjungannya ke Kabupaten Merangin sangat menekankan Pilkada serentak 2018 dengan Berdap (bersatu, aman, damai dan bermartabat) tanpa berita hoax, negative campaign, black campaign dan ujaran kebencian.

"Padahal kunjungan Wakapolda waktu itu sangat ditekankan agar Pilkada serentak 2018 damai, harus bersih dari berbagai hal seperti berita hoax, negative campaign, black campaign dan ujaran kebencian," ujar Damsir Karim. (Redaksi)

Share:

Waka Polda Jambi Sebut Kasus Dugaan Pelecehan Bupati Merangin Terhadap Istri Polisi Telah Selesai.

Merangin | Fokusinfo.com : Masih ingat kasus dugaan pelecehan oleh Bupati Merangin Al Haris terhadap istri anggota Polres Merangin bernama Elvina Meriza yang kasusnya dilaporkan pada 3 Juli 2017 lalu ke Polres Merangin oleh Anggota Kepolisian Resor Merangin, Brigadir Janliardi alias Aan Koto dan akhirnya dilimpahkan ke Polda Jambi?

Sejumlah masyarakat hingga kini masih ada yang penasaran apa ujung dari kasus yang sempat menghebohkan Merangin itu. Pasalnya tidak ada pernyataan resmi dari pihak manapun untuk menjelaskan kepada masyarakat, meski pemberitaan itu telah terlanjur menjadi konsumsi publik skala nasional.

Menjawab rasa penasaran sejumlah masyarakat, rupanya kasus yang laporan awalnya di Polres Merangin dengan nomor Laporan polisi LP/B-171/VII/2017/Res Merangin/SPKT itu telah selesai. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Waka Polda Jambi, Kombes Pol Ahmad Haydar pada acara coffee morning Wakapolda bersama awak media di Aula Polres Merangin, Selasa 10-4-2018.

‘’Ini tahun politik. Sudahlah mempertanyakan kasus kasus lalu. Soal itu sudah selesai,” ungkap Waka Polda disaksikan para Jurnalis Merangin dan Anggota Kepolisian lainnya.

Dikatakan Waka Polda persoalan tersebut telah selesai sehingga tidak perlu dimunculkan, membongkar atau diperbesar. Jika itu terjadi maka akan sama saja dengan lahirnya Negatif Campainge. Ketika ditanyakan apakah sudah ada perdamaian antara dua belah pihak, Waka Polda terlihat hanya mengangguk.

Sekedar mengingatkan, saat mencuat ke publik kasus tersebut sempat menjadi kontroversial dan dianggap ada unsur politik karena laporan dilakukan jelang Pilkada Merangin sementara dugaan kejadian telah begitu lama. (*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

LSM Sapurata : Informasi Yang Dianggap Hoax Perlu Diuji


Merangin | Fokusinfo.com : Belakangan ini tentunya masyarakat sudah cukup familiar dengan istilah ‘Hoax’. Hoax sendiri diartikan sebagai pemberitaan palsu yang informasi sesungguhnya tidak benar tetapi seolah-olah benar adanya. Pada konteks ini terdapat tindakan unsur kesengajaan.

Serangan hoax lebih meluas dan ‘bebas’ berkeliaran pada media sosial. Didalam dunia maya itu terdapat jutaan manusia yang menggunakannya sehingga celah usaha untuk melakukan tindakan penipuan atau mengakali pembaca bahkan yang lebih parahnya adalah usaha menggiring ‘mindset’ atau opini publik lebih cepat menjalar.

Lantas bagaimana menilai sebuah pemberitaan adalah Hoax? Ketua LSM Sapurata Indonesia cabang Merangin, Mirza menyampaikan pendapatnya soal Hoax tersebut.

Menurut Mirza untuk menilai sebuah berita adalah Hoax atau bukan maka perlu diuji, digali. Salah satunya cara adalah klarifikasi.

‘’Kita tidak bisa serta merta menjustifikasi sebuah berita adalah Hoax. Perlu ada pengujian benar atau tidaknya,” kata Mirza.

Dijelaskannya, proses pengujian suatu berita yang dianggap hoax tidak baik jika berpegang subjektif. Jika itu terjadi tentu akan ada peran-peran yang mengesampingkan sikap objektif dalam menilai. ‘’Menguji atau menilainya haruslah objektif. Semua data dikumpul, diperbandingkan, maka akan dapatlah kesimpulannya, Hoax atau Fakta,” jelasnya.

Masih dikatakan Mirza, bagian proses pengujian suatu pemberitaan dianggap hoax adalah meminta klarifikasi dari pihak yang terkait dengan pemberitaan tersebut.

‘’Jika pemberitaan yang dianggap hoax melibatkan lebih dari satu pihak maka klarifikasipun harus ke seluruh pihak yang terkait,” ungkapnya.

Mirza juga sempat menyentil beredarnya berita-berita dianggap hoax yang terjadi di Merangin jelang Pilkada 2018 ini. Menurut Mirza liarnya berita-berita dianggap hoax tersebut karena tidak ada klarifikasi resmi dari yang bersangkutan.

‘’Saya amati media sosial banyak postingan entah itu hoax atau fakta yang menyerang calon Bupati Merangin. Sepertinya ada ketidakpuasan dari oknum akun yang posting sehingga caption postingan oknum akun akun tersebut menyudutkan calon Bupati,” cerita Mirza

‘’Makanya jika ada klarifikasi resmi dari pihak yang merasa korban berita tidak jelas itu saya rasa tidak akan ada lagi postingan yang garang-garang seperti itu,” Tutup Mirza. (*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Koprawi Akui : 10 0rang Penerimaan Honor Dikantor Dinas Perikanan Titipan Pejabat Dan Onum DPRD Merangin




photo Koprawi Kepala Dinas Perikan 


Merangin Fokusinfo.com- Praktik nepotisme agaknya masih mengakar di lingkungan Pemkab Merangin. Betapa tidak, masih ada pejabat yang duduk di posisi penting, menempatkan keluarga, atau orang dekatnya, sebagai tenaga bantu (naban/honorer) di istansi Dinas Perikanan. Karena, menjadi naban ditengarai adalah jalan mudah untuk bisa "naik" menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Menurut pengakuan Koprawi selaku Kepala Dinas Perikanan Pemeritah Kabupaten Merangin, baru baru ini sebanyak 10 orang tenaga Honor yang diterima bekerja dikantor yang dipimpinya, ke 10 orang yang di terima diantaranya 7 orang tenaga kerja sukarela, dan 3 orang tenga honor kontrak.

Untuk tenaga honor kontrak Koprawi akui itu mengganti tenaga honor kontrak daerah yang berhenti, bukan pengusulan penambahan dana yang di sahkan oleh DPRD Kab Merangin tahun anggaran 2018.
Namun Koprawi mengatakan 10 orang yang diterima selaku tenaga Honorer baik Kontrak Daerah maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS) semuanya titipan pejabat penting di lingkungan Pemkab Merangin.
Hal tersebut di benarkan oleh salah satu tenaga honorer yang baru masuk dinas Perikanan Pemkab Merangin yang identitasnya di rahasiakan.
Ia mengatakan baru satu minggu masuk kerja selaku TKS di Dinas Perikanan, ia di terima selaku TKS di Dinas Perikanan itu semua berkat bantuan Oknum Pejabat di Lingkup Pemkab Merangin.


Reporter : Mansurdin
Editor : Redaksi

Share:

Fauziah Hadir, Zaidan Mangkir. Sidang Perdana Gugatan RM Pusako ke DPRD Ditunda.



Merangin | Fokusinfo.com : Sidang perdana gugatan Rumah Makan Pusako terhadap DPRD Merangin pada Kamis, 12-4-2018 ditunda. Penundaan dikarenakan tidak hadirnya perwakilan dari tergugat I DPRD dalam hal ini Ketua DPRD Merangin, Zaidan. Sementara perwakilan tergugat II Sekretariat DPRD Merangin dihadiri  langsung oleh Plt Sekwan, Fauziah.

Penasehat Hukum Penggugat, Toni Irwan Jaya SH kepada media ini mengatakan mangkirnya Zaidan dalam persidangan belum diketahui pasti apa penyebabnya.

‘’Tadi selama sidang Pak Zaidan tidak hadir. Kapasitas beliau sebagai perwakilan dari DPRD. Sementara tadi yang hadir adalah Ibu Fauziah yang mewakili Sekretariat DPRD (Sekwan) Merangin. Jadi Hakim tadi memutuskan sidang ditunda pekan depan. Tepatnya tanggal 19-4-2018,” ungkap Toni.

Menurut informasi yang media ini peroleh terbitnya sidang ini karena tidak dibayarkannya uang makan minum oleh pihak DPRD Merangin sejak tahun 2014, 2015 dan 2016 kepada pihak RM Pusako dengan total Rp. 473.000.000.sementara mereka telah bekerjasama sejak tahun 2007.

Ketika ditanyakan apakah pihaknya optimis akan memenangkan gugatan tersebut seperti gugatan Ade Elka beberapa waktu yang lalu, Toni menjawab diplomatis. ‘’InsyaAllah kami akan berupaya semaksimalnya,” singkat Toni.

Sementara itu Ketua DPRD Merangin, Zaidan Ismail belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan ketidakhadirannya pada persidangan. (*)

Reporter : TopanBohemian




Share:

Dinkes Genjot Akreditasi Puskesmas di Kerinci



Kerinci | Fokusinfo.com : Sesuai Amanah dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), semua puskesmas harus terakreditasi pada tahun 2019. Peraturan itulah yang membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci terus menggenjot pengakreditasian terhadap seluruh puskesmas yang ada diwilayah Kerinci.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci H Hamsal Rabit, SKM MM melalui Kabid Yankes dan SPK Yuldi Candra, SKM mengatakan sebenarnya bagi masyarakat awam tidak mempedulikan status akreditasi melainkan masyarakat berharap adanya Penanganan yang cepat, layanan yang ramah dan tindakan yang aman serta bertanggungjawab.

‘’Nah sebenarnya itulah inti akreditasi itu seperti Penanganan yang cepat, layanan yang ramah dan tindakan yang aman serta bertanggungjawab. Jadi jika puskesmas telah melaksanakan hal tersebut maka puskesmas itu telah berstatus akreditasi,” kata Yuldi Candra.

Dijelaskan Yuldi, jumlah puskesmas yang ada di Kerinci sebanyak 21 unit. Pada 2016 ada 4 puskesmas mendapatkan status Akreditasi yaitu Puskesmas Semerap Akreditasi Madya, Puskesmas Karang tuo, Puskesmas Siulak gedang dan Puskesmas Pelompek akreditasi dasar.

Sementara pada 2017 ada 7 puskesmas yang terakreditasi yaitu Puskesmas Kemantan, Puskesmas Hiang, Puskesmas Semurup, Puskesmas Lempur, Puskesmas Jujun, Puskesmas Lolo terakreditasi dasar dan Puskesmas Siulak Deras Terakreditasi Madya.

Pada 2018 juga ada penambahan 7 puskesmas yang terakreditasi yaitu Puskesmas Labea, Puskesmas Siulak Mukai, Puskesmas Depati VII, Puskesmas Sungai Tutung, Puskesmas Sanggaran Agung, Puskesmas Tarutung dan Puskesmas Tamiai.

‘’Tahun ini direncanakan survei kembali oleh Komisi Akreditasi dari FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ) Kemenkes RI. Prosesnya dilaksanakan pada Agustus hingga November 2018,” ungkap Yuldi.

‘’Yang disurvei itu ada tiga yaitu Puskesmas Bukit kerman, Puskesmas Simpang tutup dan Puskesmas Muara Hemat. Semoga saja tiga puskesmas tersebut mendapatkan akreditasi pada 2019 mendatang, Amin,” harap Yuldi (*)

Reporter : TomiHaryanto
Redaktur : DedeRiskadinata



Share:

Mendadak Nalim Sambangi Kediaman Agar Dani


Merangin | Fokusinfo.com : Rabu Siang 11-4-2018 , Tomas (Tokoh Masyarakat) Merangin Agar Dani dikejutkan dengan kedatangan seorang calon Bupati Merangin, Dr H Nalim beserta rombongan ke kediamannya di Perumahan BTN Belakang LP Bangko.

Dikatakan Agar Dani, momen itu sungguh diluar dugaannya karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya akan kunjungan Nalim tersebut.

‘’Ini diluar dugaan. Saya kaget dikunjungi oleh calon Bupati Merangin, Pak Nalim ke rumah saya,” kata Agar Dani, pensiunan TNI itu.

Menurut Agar Dani, kedatangan Nalim ke kediamannya ibarat mimpi yang menjadi kenyataan. Pasalnya diam-diam Agar Dani selama ini kagum dengan sosok Nalim, ditambah dengan visi misi Nalim dalam pembangunan serta akhlak Nalim yang lebih bermartabat dalam menjalankan roda pemerintahan.

‘’Dari dulu saya kagum dengan sosok Pak Nalim. Beliau itu seorang berjiwa pemimpin yang amanah, agamanya kuat, pembangunan selama memimpin juga tidak bisa dipandang sebelah mata di Merangin ini. Dan tadi beliau ke rumah saya, saya merasa terhormat sekali dikunjungi,” terang Agar Dani.

Masih dikatakan Agar Dani, selama Nalim beserta rombongan berada dirumahnya terjadi banyak perbincangan soal pembangunan Merangin kedepannya. Yang intinya ada kesepahaman agar Merangin lebih baik.

‘’Kami berbincang panjang lebar soal pembangunan, bukan saja infrastruktur juga penguatan ekonomi, budaya dan ketahanan pondasi akhlak masyarakatnya,” ungkap Agar Dani

Jelang Pilkada 27 Juni kelak, Agar Dani mengikrarkan diri akan berjuang memenangkan Nalim sebagai Bupati Merangin. ‘’Saya beserta keluarga besar saya mulai hari ini akan fokus memperjuangkan agar Pak Nalim menang di Pilkada. Kita sama sama ingin Merangin menjadi Lebih Baik,” Tegas Agar Dani. (*)

Reporter : DoniSintara
Redaktur : DedeRiskadinata

Share:

HaMas Siapkan Tim Advokasi Dampingi Mukhtar ?



Merangin | Fokusinfo.com : Pemilik akun fb Emyes yang dilaporkan Daryanto pada sabtu (07-4-2018) ke Polres Merangin karena dianggap melecehkan almarhum orangtuanya disinyalir berstatus sebagai anggota tim pemenangan dari salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin.

Informasi yang media ini dapatkan dari berbagai sumber pemilik dan pengendali akun fb Emyes bernama Mukhtar. Dalam struktur tim pemenangan Paslon, Mukhtar menduduki jabatan yang cukup strategis yakni Korcam tim pemenangan di salah satu kecamatan di Merangin. Informasi itupun telah dibenarkan oleh Direktur Media Center HaMas, Damsir Karim.

Terkait adanya kasus yang menyeret nama besar HaMas itu, Damsir Karim menyebut pihaknya akan melihat perkembangan laporan tersebut. ‘’Selama ini kami hanya mengetahuinya dari media. Belum cek pada substansi persoalannya. Kami juga belum mempertanyakan hal ini kepada saudara Mukhtar,” ungkap Damsir, pria bersahaja itu.

Menurut Damsir, jika konteks persoalannya menyangkut gerakan HaMas maka pihaknya akan segera mengerahkan bantuan hukum bagi Mukhtar dalam menjalani proses kasus tersebut. Namun jika persoalan pribadi maka akan dibicarakan dalam internal tim.

Baca Juga : Akun Fb Emyes Yang Dilaporkan Kerap Posting Kegiatan Paslon Pilkada Merangin. Klik Disini

‘’Kami punya tim advokasi. Jika ini ada kaitannya dengan HaMas maka tim Advokasi akan diperintah untuk mendampingi Mukhtar. Sebelumnya kami akan adakan rapat internal dulu guna mengetahui sejauh mana dan apa sebenarnya kasus ini. Laporan pelapor juga akan kami pelajari,” terang Damsir.

Baca Juga : Damsir Karim Akui Mukhtar Anggota Tim Pemenangan Hamas Klik Disini

Sementara itu salah seorang anggota tim Advokasi HaMas, Sugito SH menyatakan siap bergerak jika dalam kasus tersebut ditemukan unsur politik yang berkaitan dengan HaMas.

‘’Intinya setiap tindakan pidana itu asal ada yang tidak suka ya silahkan lapor. Dan pihak kepolisianpun wajib menerima laporan tersebut. Kami pun juga akan mengkaji kasus tersebut. Kita akan melihat prosesnya kelak jika ada unsur pidana yang terkait politik HaMas maka tim Advokasi akan berjuang,” Kata Sugito (*)

Reporter : TopanBohemian

  

Share:

Damsir Karim Akui Mukhtar Anggota Tim Pemenangan Hamas



Merangin | Fokusinfo.com : Direktur Media Center Haris Mashuri (MC HaMas), Damsir Karim mengakui bahwa Mukhtar, terduga pemilik dan pengendali akun fb Emyes adalah bagian dari tim Pemenangan HaMas untuk Pilkada Merangin. Mukhtar menduduki posisi di Korcam Wilayah Tabir.

‘’Ya belian adalah bagian dari tim pemenangan HaMas. Jabatannya pastinya saya cek dulu ya. Tapi posisinya di Tabir, korcam disana,” Jawab Damsir pada senin 09-04-2018 via telpon selular.

Baca Juga : Akun Fb Emyes Yang Dilaporkan Kerap Posting Kegiatan Paslon Pilkada Merangin. Klik Disini

Terkait adanya informasi didalam postingan akun fb Emyes yang ‘diduga’ menyerang lawan politik HaMas, Damsir menyebut hal itu diluar koridor tupoksi media center HaMas.

‘’Media Center HaMas mengeluarkan produk-produk pemberitaan sesuai dengan hal hal yang telah disepakati oleh semua pihak seperti Polres Merangin, Pihak Paslon lainnya. Yang intinya tetap mengedepankan harapan Pilkada yang damai. Jadi jika ada anggota tim yang tidak mentaatinya tentu saja itu diluar monitoring kami. Maklumlah sudah lebih dari 18ribu tim yang dilantik, mustahil memonitor mereka satu satu kecuali dengan cara menghimbau,” tutup Damsir Karim.(*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Emosi Tak Terbendung, ‘Tersirat’ Bule Siap Kerahkan Massa



Merangin | fokusinfo.com : Emosi Daryanto alias Bule kian tak terbendung akibat ulah Pemilik & Pengendali Akun fb Emyes yang diduga bernama Mukhtar saat menyertakan foto almarhum ayahnya pada postingan teks di akun fb Emyes.

Meskipun sebelumnya pengendali akun fb Emyes telah meminta maaf melalui tulisan di komentar postingan tersebut. Bagi Bule hal itu tidaklah pantas.

‘’Secara resmi tidak ada permintaan maaf dari Mukhtar kepada keluarga besar saya,” kata Bule.

Menurut Bule, dengan sikap menulis permintaan maaf pada kolom komentar postingannya sendiri itu menambah luka bagi keluarga besarnya.

Baca juga : Keberatan Foto Dijadikan Ilustrasi, Keluarga Alm Taib Akan Lapor Akun Fb Emyes Klik disini

‘’Itu menambah luka hati kami saja. Tulisan itu pun saya tahunya melalui media. Jadi kami meyakini tidak ada itikad baik dari Mukhtar,” ungkap Bule kesal

Bule juga berharap pihak kepolisian dalam hal ini Polres Merangin segera memeriksa terlapor mengingat status kepemilikan dan pengendali akun fb Emyes telah diyakini kebenarannya.

‘’Informasinya sudah pasti, pemilik akun itu saudara Mukhtar. Alamatnya juga telah kami sampaikan ke Polres. Tolong diambil tindakan secepatnya,” harap Bule.

Masih diungkapkan Bule, peristiwa tersebut sangat melukai keluarganya. Terlebih kedekatan almarhum ayahnya semasa hidup dengan kerabat dan rekan-rekannya cukup baik. Sehingga tidak menutup kemungkinan dukungan dari berbagai pihak akan tercipta dan tergerak dengan sendirinya.

‘’Maaf jika dikira saya sombong, dukungan dari kerabat dan relasi saya tinggi atas persoalan ini. Jadi jangan heran kelak jika persoalan ini tidak selesai akan ada rombongan massa yang mempertanyakannya,” kata Bule.(*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

DPRD Merangin Kembali Digugat


Merangin | Fokusinfo.com : Sepertinya institusi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin banyak dirundung masalah pada akhir tahun 2016 lalu. Persoalan tersebut terus bergulir hingga tahun 2018 ini.

Bayangkan, dalam satu bulan terakhir saja telah terjadi dua gugatan kepada DPRD yang berperihal Gugatan Wanprestasi atau ingkar janji. Gugatan pertama dilayangkan oleh Ade Elka pada pertengahan Maret 2018. Ade Elka adalah istri Almarhum Efrizen yang semasa hidupnya bekerja sebagai pemasok koran ke DPRD Merangin. Sementara kasusnya adalah tidak terpenuhinya pembayaran uang langganan koran DPRD. Total kerugian Ade Elka sebesar Rp.27.200.000 juta. Gugatan ini telah diputuskan melalui sidang dan Ade Elka dinyatakan menang, DPRD Merangin diwajibkan membayar kekurangan tersebut ke pihak Ade Elka.

Gugatan kedua dilayangkan oleh pemilik Rumah Makan (RM) Pusako. Perihalnya juga lantaran tidak terpenuhi pembayaran bon makan minum DPRD Merangin. Kerugian pihak RM sebesar Rp.473.000.000. Sidang pertama kasus ini dijadwalkan pada Kamis 12 April 2018.

Kali ini DPRD Merangin kembali dihadapkan pada gugatan dua pihak yaitu pemilik kantin komplek DPRD dan pemilik Toko Aneka Motor. Lagi-lagi yang digugat berperihal wanprestasi.

Penasehat Hukum Penggugat, Toni Irwan Jaya SH kepada media ini mengatakan dua gugatan telah didaftarkan kepada Pengadilan Negeri Bangko dengan bukti daftar No:02/pdt.GS/2018/PN.Bko untuk kasus Kantin Fatimah dan No:03/pdt.GS/2018/PN.Bko untuk kasus Toko Aneka Motor.

‘’Ada dua gugatan yang telah kita daftarkan di Pengadilan Negeri Bangko. Tinggal menunggu jadwal sidangnya saja. Dan Insyaallah prosesnya cepat karena ini Gugatan Sederhana,” kata Toni.

Dia menjelaskan, gugatan yang dilayangkan pemilik Kantin Fatimah terkait adanya bon yang belum dibayar oleh DPRD Merangin pada Oktober hingga Desember 2016 dengan total Rp.165.254.000.

‘’Kantin Fatimah ini berdiri di Komplek DPRD Merangin. Ada kerjama mereka yang mana kantin menyuplai makanan dan minuman anggota baik itu pada momen rapat Banggar, Banmusy, Paripurna, hingga makan minum ruang ketua dan rumah dinas dan lainnya. Total yang belum dibayar Rp.165 juta lebih,” kata Toni, penasehat hukum pada LBH Prioritas Keadilan itu.

Tidak jauh berbeda untuk gugatan yang dilayangkan oleh Pemilik Toko Aneka Motor juga sama yaitu belum dibayarkannya bon. Namun konten dari bon adalah onderdil kendaraan dinas yang digunakan oleh pihak DPRD Merangin.

‘’Toko Aneka Motor itu ada kerjasama dengan DPRD Merangin. Awalnya pembayaran lancar saja, akan tetap sejak Januari hingga Desember 2016 pembayaran bon macet. Total kerugian sebesar Rp.194.550.000,” terang Toni.

Menurut Toni, kedua kliennya itu telah berupaya menagih kepada DPRD Merangin namun tidak ada respon yang berarti sehingga kliennya menempuh jalur pengadilan.

‘’Mereka telah berusaha menagih ke DPRD sejak mulainya macet pembayaran namun usaha itu sia-sia hingga 2018 ini. Akhirnya mereka menempuh jalur hukum menggugat DPRD Merangin,” Tutup Toni.(*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Akun fb Emyes Yang Dilaporkan Kerap Posting Kegiatan Paslon Pilkada Merangin.

Merangin | Fokusinfo.com : Pemilik akun fb Emyes yang dilaporkan Daryanto pada sabtu (07-4-2018) ke Polres Merangin karena dianggap melecehkan almarhum orangtuanya disinyalir berstatus sebagai anggota tim pemenangan dari salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin.

Informasi yang media ini dapatkan dari berbagai sumber pemilik dan pengendali akun fb Emyes bernama Mukhtar. Dalam struktur tim pemenangan Paslon, Mukhtar menduduki jabatan yang cukup strategis yakni Korcam tim pemenangan di salah satu kecamatan di Merangin.

Baca juga : Keberatan Foto Dijadikan Ilustrasi, Keluarga Alm Taib Akan Lapor Akun Fb Emyes Klik disini

‘’Ya setahu saya beliau itu jabatannya sebagai Korcam di tim,” ungkap salah seorang tim pemenangan salah satu paslon cabup dan cawabup Merangin yang tidak ingin namanya disebutkan.

Pantauan media ini di beranda akun fb Emyes belakangan ini kerap memposting kegiatan maupun menulis pendapat pribadinya terkait Paslon yang diduga didukungnya.

Baca juga : Pengendali Akun Fb Emyes Sebut Tak Berniat Melecehkan Klik disini

Sementara itu, pengendali akun fb Emyes yang diduga adalah Mukhtar menanggapi santai soal laporan terhadapnya. ‘’Ga masalah itu hak dio. Kito jugo tidak melecehkn dan kito tidak tau itu org tua mereka’,” tulis akun fb Emyes pada messenger.

Ketika ditanya apakah benar informasi yang menyatakan dirinya adalah bagian tim pemenangan salah satu Paslon, pengendali akun fb Emyes yang diduga adalah Mukhtar tidak menjawab.(*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Pengendali Akun fb Emyes Sebut Tak Berniat Melecehkan

Merangin | Fokusinfo.com : Postingan caption / teks oleh akun fb Emyes dengan menyertakan foto orangtua Daryanto menuai polemik. Atas nama keluarga besarnya Daryanto atau yang biasa disapa Bule itu menyatakan keberatan dan menganggap postingan tersebut melecehkan orangtuanya yang saat ini telah almarhum.

Tidak main main, Daryanto pun telah melaporkan dugaan pelecehan tersebut ke Polres Merangin pada Sabtu (07-04-2018).

Baca juga : Keberatan Foto Dijadikan Ilustrasi, Keluarga Alm Taib Akan Lapor Akun Fb Emyes Klik disini

Melalui media mesangger, Pengendali akun fb Emyes menyatakan tidak ada niat untuk melecehkan, bahkan akun Emyes mengaku tidak mengetahui bahwa foto tersebut adalah orangtua Daryanto.

‘’Ga masalah itu hak dio. Kito jugo tidak melecehkn dan kito tidak tau itu org tua mereka’,” jawab ditulis akun fb Emyes lewat media messenger. (*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Keberatan Foto Dijadikan Ilustrasi, Keluarga Alm Taib akan Lapor Akun Fb Emyes



Merangin | Fokusinfo.com : Ada ada saja ulah penggiat media sosial fb (facebook). Kebebasan berekspresi kerap membuat oknum penggiat medsos lupa diri. Merasa benar namun ternyata mengenyampingkan keterlukaan pihak lainnya. Bahkan bahasa kiasan ‘mulutmu harimau mu’ berganti dengan ‘jempolmu harimaumu’.

Seperti yang dilakukan akun fb bernama Emyes. Akibat memposting serangkai kalimat yang berbunyi ‘Kau bersuara lantang mengaku orang tabir tpi kenapa anda waktu itu tidak mau membangun negeri tabir....?’, akun Emyes harus menanggung akibat perbuatannya. Pasalnya rangkaian kalimat tersebut juga menyertakan sebuah gambar foto yang diduga sebagai ilustrasi dari postingan teks.

Penyertaan gambar foto itulah yang dipermasalahkan karena foto tersebut diduga mirip dengan almarhum ayah dari Daryanto pemilik akun fb Bule Yan sekaligus pihak yang keberatan dan siap melaporkan persoalan tersebut ke Polres Merangin.

Seperti tertulis dalam akun fb Bule Yan ‘Jangan pernah menggunakan foto orang lain untuk kepentingan pribadimu,ini foto almarhum orang tua saya,beliau tidak pernah kenal anda Emyes,almarhum pahlawan yang ikut mendirikan bangsa ini,saya keluarga besar Almarhum pelda (purn)tidak terima,foto orang tua saya di jadikan olok olokanmu emyes’

Postingan akun fb Bule Yan tersebut mendapat respon dari warganet. Mayoritas mengharapkan agar Daryanto tetap sabar menghadapi persoalan tersebut, namun terus mendorong melaporkan kasus itu ke Polres Merangin guna penegakan hukum.

Sementara itu, akun fb Emyes belum memberikan klarifikasi dan juga belum menanggapi pesan yang media ini sampaikan melalui messanger. Namun dalam komentar pada postingannya akun fb Emyes telah meminta maaf. Tertulis : ‘kpada yth keluarga bapak yg saya banggakn dan saya kagumi semangatnya, ini adalah ujud ke kagumi saya. dalam kesempatan ini saya mohon maaf kepada Bapak yg saya bangga dan saya kagumi semangat patriotisme, dan saya tidak akan mengulangi hal ini lagi.... wassalam dam mohon maaf atasa kesalah pahaman kami ini...... (*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Kontinu, Nalim & Khafid Lantik Tim Pemenangan 2 Kecamatan



Merangin | Fokusinfo.com : Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Merangin nomor urut tiga Dr. Nalim, SH.MM – Drs. Khafid Moein, MM, Senin (26/3) sore melantik tim pemenangan Nalim-Khafid Kecamatan Bangko dan Kecamatan Bangko Barat.

Usai melantik Zulkifli Nuwar sebagai kordinator tim pemenangan Kecamatan Bangko, calon kuat Bupati Dr. Nalim didampingi calon  Wakil Bupati Merangin Drs. Khafid  kembali mengajak seluruh pendukung untuk tidak melakukan kampane hitam, apalagi menyebar berita bohong. Karena menurut Nalim, keburukan yang dilakukan kepada orang lain pada akhir kita sendiri yang akan merasakan. “ Kita semua tidak boleh melakukan black Campain, mencaci orang lain, berita hoax karena buruk yang kita lakukan akan kena kita sendiri, “ kata Nalim.

Sementara tokoh masyarakat Merangin HM Madel dalam sambutannya meyakini kalau pasangan Nalim-Khafid bakal memenangkan Pilkada di Merangin. Meski demikian Madel mengingatkan seluruh tim tidak boleh lengah, mengingat waktu pelaksanaan Pilkada terus bejalan. “ Waktu semakin dekat, kita tidak boleh lengah dan teruslah berbuat untuk memenangkan Nalim-Khafid,” tegasnya.

Sementara anggota DPR RI Bakri dalam orasinya mengatakan jika Nalim-Khafid terpilih, maka dia berjanji dengan cara yang dimungkinkan akan terus memperjuangkan dana APBN lebih deras masuk ke Merangin. “ Insya Allah jika terpilih, saya tidak ada keraguan lagi untuk terus berjuang agar dana APBN lebih banyak masuk ke Merangin dan Insya Allah tiga kali lipat dari yang sekarang, “ ucapnya.

Pelantikan tim diujung jalur tiga kota Bangko sore kemarin, dihadiri  partai pengusung seperti Partai Nasdem, PDIP, PKB dan PAN serta parta pendukung Perindo. Semua partai pengusung ini dalam orasi politiknya, bertekad untuk memenangkan pasangan Nalim-Kahfid pada Pilkada mendatang.

Masa yang memenuhi lokasi pelantikan, sempat digoyang dengan sejumlah lagu oleh artis ibukota yang sengaja didatangkan untuk menghibur pendukung maupun simpatisan Nalim-Khafid. Meski hujan mengguyur  Nalim dan Khafid turut bergoyang bersama masa yang hadir. (redaksi)

Share:

109 Mantan Kades Se-Merangin Dukung Nalim-Khafidh


Fokusinfo.com | Merangin : Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin nomor urut Tiga, Dr. Nalim, SH.MM dan Drs. Khafidh Moein, MM mendapat ‘amunisi baru’. Pasalnya, setelah mendapat dukungan dari sejumnlah organisasi dan paguyuban, terakhir dukungan dari warga minang yang tergabung dalam Minang Saiyo, kini Nalim Khafid mendapat dukungan dari para mantan kepala desa.

Berdasar absen yang ditandatangani setidaknya ada 109 mantan kepala desa se-Merangin yang hadir di Hotel Cantika, Minggu (01/04) sore, untuk menyatakan dukungan kepada Nalim-Khafid pada Pilkada  mendatang.

Dalam orasinya, mantan Kepala Desa Rasau, Kecamatan Renah Pamenang, Munjiah, mengajak para mantan kepala desa untuk tidak ragu mendukung Nalim-Khafid hingga memenangkannya pada Pilkada Juni mendatang. “Jangan ragu untuk mendukung Nalim-Khafid, hingga menjadi Bupati dan Wakil Bupati Merangin, “ katanya.

Sebagai mantan kepala desa dan sebagai  ibu rumah tangga  dia juga berharap   agar pertemuan semacam ini terus berlanjut. Apalagi jika terpih nanti, pertemuan sebaiknya menjadi agenda setidaknya  tiga bulan sekali. “ Hendaknya pertemuan berkelanjutan dan tidak hanya sampai disini saja. “ ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, mantan Kepala Desa Tanjung Berugo, Kecamatan Muara Siau, M. Fajri, menyatakan kebulatan tekad mantan kepala desa untuk mendukung sekaligus memenangkan Nalim-Khafid sebagai orang nomor satu dan dua di Merangin ini. “Kami mendukung pak Nalim dan pak Khafid untuk menjadi bupati dan wakil Bupati Merangin,” ujarnya.

Silaturahmi sore Minggu kemarin dihadiri partai pendukung dan pengusung juga dihadiri pimpinan organisasai pendukung. Sebelum mendengarkan Tauziah dari ustadz Kihairuddin Ibnu Jamal dai Jakarta, Nalim dalam sambutannya mengucapkan dukungan dari para mantan kepala desa untuk kemenangan Nalim-Khafid sebagai Bupati dan Wakil Bupati Merangin. “ Kita semakin yakin dengan banyaknya dukungan dari orang lain, Insyaallah menang, “ katanya.

Nalim mengatakan jika terpilih akan mengabdikan diri dengan sepenuh hati untuk Merangin lebih baik lagi. Tidak saja akan menggunakan anggaran APBD dengan baik, juga akan berupaya mendapatkan dana dari APBN untuk kesejahteraan Merangin lebih baik lagi. “Saya akan mengabdikan diri untuk Merangin lebih baik lagi. Insyallah dengan dukungan masyarakat kita akan berupaya memanfaatkan dana APBD dengan baik dan berupaya untuk mendapatkan dana APBN agar Merangin lebih baik lagi, “ tandasnya. (redaksi)
Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com