• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jarmin Tekad Tingkatkan Sektor Pertanian Merangin

Merangin | Fokusinfo.com : Dulunya, mungkin tidak pernah terbersit sedikitpun ada keinginan ‘Jarmin Kecil’ turut serta tarung pada ajang Pilkada Merangin. Namun ‘garis tangan’ dibarengi kerja keras mengantarkan Jarmin Kecil tumbuh menjadi figur yang mumpuni, sukses dan menjadi panutan masyarakat.

Saat ini mayoritas masyarakat mengenal H Sujarmin (42) warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Pamenang Barat itu sebagai sosok yang terekat kesuksesan dalam segala bidang. Apalagi sekarang Sujarmin resmi menjadi salah satu calon wakil Bupati Merangin pada Pilkada 2018 ini. Ternyata untuk mencapai itu Sujarmin memulainya dari baris bawah.

‘’Saya mulai merangkak dari seorang petani penyadap karet     bahkan saya sudah menjalani hidup susah sebagai petani.         Berkat kegigihan dan kerja keras yang selalu diiringi dengan do'a walau pun banyak tantangan dan melalui proses, Alhamdulillah saya dititipkan amanah oleh yang maha kuasa untuk bergerak di bidang usaha perkebunan dan pedagang hasi karet dan kelapa sawit agar bisa membantu petani lain nya yang ada merangin ini,” terang Sujarmin beberapa waktu yang lalu.

Sujarmin juga menceritakan bagaimana awalnya dia mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk turut serta mengikuti pilkada 2018 tersebut.

‘’Mungkin masyarakat khususnya petani memandang saya mampu menjadi pemimpin Merangin walaupun sebatas wakil. Dukungan itu memicu semangat saya, karena dengan begitu kelak jika terpilih maka saya akan memprioritaskan kemakmuran dan kesejahteraan petani. Bukan saja petani sawit dan karet, tapi juga petani lainnya seperti sawah, kebun sayur dan lainnya,” kata Sujarmin penuh semangat. (*)

Reporter : Mansurdin
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Kepemimpinan Al Haris, IPM Merangin termasuk Stabil

Merangin | Fokusinfo.com : Salah satu ukuran keberhasilan kualitas pembangunan manusia yang dicapai di suatu daerah yakni dengan melihat Indek Pembangunan Manusia atau yang kerab disingkat IPM. Sementara IPM kabupaten Merangin dalam kategori sedang bukan rendah.

Hal ini seperti disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Merangin, Agus Zainuddin, menurutnya terdapat Empat indikator pembentukan IPM. Pertama, angka harapan hidup. Kedua, harapan lama sekolah. Ketiga, rata-rata lama sekolah dan Keempat, Pengeluaran perkapita.

"Untuk membangun IPM tidak bisa instan dalam 5 tahun, karena melalui proses panjang, kondisi IPM Merangin hari ini adalah akumulasi proses pembangunan dari kepemimpinan pemerintah daerah sebelumnya," ungkap Agus.

Menurut Agus, di Merangin indikator harapan hidup pada tahun 2016, di angka 70, 93 persen, angka tersebut naik dari tahun 2015 yakni hanya 70,92 persen. Selanjutnya Indikator harapan lama sekolah pada tahun 2015 sebesar 11,83 persen, naik di angka 11,87 pada tahun 2016.

"Sementara, indikator lama sekolah pada tahun 2015 sebesar 7,08 persen dan naik menjadi 7,44 persen, untuk indikator pengeluaran perkapita di Merangin tahun 2015 sebesar Rp.9.456,- dan di tahun 2016 naik menjadi Rp.9.644,-," jelas Agus.

Selanjutnya kata Agus, Dari akumulasi persentase ke Empat indikator tersebut didapat persentase IPM kabupaten Merangin menunjukkan adanya peningkatan dari tahun ketahun, seperti di tahun 2015 sebesar 67,15 persen dan mengalami peningkatan pada tahun 2016 menjadi 67,86 persen.

"Dari ketegori yang ditetapkan BPS, IPM pada angka 67 persen ini dikategorikan sedang bukan rendah sebagaimana yang diberitakan akhir-akhir ini," ujar mantan Kabag Organisasi Setda Merangin ini. Jum'at (23/2/2018)

Lebih lanjut, Agus juga menjelaskan data tentang rata-rata pertumbuhan ekonomi kabupaten Merangin pada tahun 2014 sebesar 7,13 persen, sementara provinsi Jambi 7,35 persen dan nasional hanya 5,01 persen.

"Pada tahun 2015, rata-rata pertumbuhan ekonomi Merangin sebesar 5,4 persen, provinsi 4,21 persen dan nasional 4,88 persen. Angka pertumbuhan ekonomi Merangin diatas pertumbuhan ekonomi provinsi Jambi dan Nasional,"  ujarnya.

Sementara itu, pada tahun 2016  rata-rata pertumbuhan ekonomi kabupaten Merangin terus meningkat menjadi sebesar 6,21 persen, untuk provinsi Jambi masih di angka 4,37 persen dan nasional 5,02 persen.

Walaupun pertumbuhan ekonomi Merangin berada diatas provinsi dan nasional ungkap Agus, tetap tidak dapat mempengaruhi penurunan angka kemiskinan secara signifikan.

"Ini dikarenakan faktor unggulan kabupaten Merangin bidang perkebunan dan pertanian mengalami penurunan, terutama sektor pekebunan karet yang sudah lama jatuh dibawah harga normal dan sektor perkebunan sawit yang tidak stabil," imbuhnya.

Akan tetapi, Menurut Agus di kabupaten Merangin sektor unggulan lain, seperti kopi dan kayu manis mengalami kenaikan. (*)

Share:

550 Orang Tim Pemenangan HaMas Se-Pamenang Barat Resmi Dilantik. HBA Turut Menghadiri.

Merangin | Fokusinfo.com :  Bertempat di lapangan Desa Pinang Merah (B1), Selasa (27/2-2018) Pasangan nomor urut 2 Haris - Mashuri (HaMas) melaksanakan pelantikan Tim pemenangan Kecamatan, Desa di Kecamatan Pamenang Barat.

Sebanyak 550 orang tim pemenangan HaMas dilantik langsung oleh calon bupati Al Haris didampingi calon wakilnya Mashuri.

Acara pelantikan yang berlangsung hikmat itu juga dihadiri tokoh masyarakat Jambi yang juga mantan gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA), tokoh masyarakat Pemenang, Izhar Majid atau biasa dipanggil Montok, Tokoh masyarakat Merangin Saprudin Hadi dan Tokoh agama, KH Satar Saleh. Serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Al Haris sebelum melantik seluruh tim mengatakan bahwa dalam tim pemenangan HaMas yang dibutuhkan pertama kali adalah keiklasan diri dalam berjuang.

‘’Kalau sudah tertanam sikap ikhlas maka apapun yang dilakukan akan terasa mudah,” kata Al Haris.

Masih dikatakan Al Haris, sikap ikhlas dirinya semasa memimpin tercermin saat awal pemerintahannya yaitu membangun jalan dari Simpang Limbur menuju ke Desa Pinang Merah. Pembuktian kerja nyata tersebut sangat sukar terlaksana jika tidak ada keikhlasan dalam bekerja.
"Masih ingat kan dulu dari Simpang Limbur ke Pinang Merah ditempuh 1 jam, sekarang hanya 15 menit, ini saya bangun di awal kepemimpinan saya, karena warga disini dulu mengatakan akan memilih orang yang berani membangun jalan disini. Saat ada keikhlasan semua bisa terlaksana dengan baik," kata Al Haris dalam sambutannya.

Al Haris juga sempat mengakui bahwa dirinya rela berhenti dari status pegawai negeri demi melanjutkan pembangunan di kabupaten Merangin.

"Saya memilih berhenti dari PNS hanya demi mengabdi dikampung halaman saya, saya mengabdikan diri saya untuk warga Merangin demi melanjutkan pembangunam di kabupaten tercinta ini,” Ungkap Al Haris disambut antusias warga seraya meneriakkan yel yel kemenangan HaMas.

Sementara itu calon Wakil Bupati Merangin, Mashuri tidak mau ketinggalan. Dia turut berorasi politik penuh semangat dengan bahasa jawa. (Redaksi)

Share:

Merasa Telah Tua, Nalim Niat Percayakan Pemerintahan Kepada Khafid ?

Renah Pamenang | Fokusinfo.com : Setelah resmi mendapatkan nomor urut 3 pada pilkada Merangin. Calon Bupati Dan Wakil Bupati Merangin, Nalim-Khafid untuk pertamakalinya secara bersama menyambangi Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang, Rabu (14-2-2018).

Dalam sambutannya Nalim menyampaikan beberapa program kerja kedepan apabila kelak beliau di beri amanah untuk memimpin Merangin 2018-2023 nanti.

Ada yang menarik dari kutipan sambutan Nalim yang menyatakan jika terpilih menjadi pemimpin di Merangin dirinya akan menyerahkan kepercayaan kepada Khafid untuk mengurusi pemerintahan dan birokrasi.

"Insya Allah apabila kami di beri amanah terpilih menjadi Bupati Merangin, saya akan fokus untuk menyambangi Pesantren-pesantren di Merangin dan komitmen memajukan bidang keagamaan,” Kata Nalim

‘’Mengingat usia yang sudah tidak muda lagi, mengenai bidang birokrasi dan pemerintahan kami percayakan kepada Mas Khafid, sesuai dengan usia beliau masih muda, pintar dan berpengalaman di pemerintahan,” tambah Nalim

Silaturahmi juga diisi dengan sesi tanya jawab serta mendengarkan aspirasi warga tentang replanting sawit, perikanan dan kebudayaan.(*)

Reporter : Ady Lubis
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Nalim-Khafid Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat Desa Rasau.

Renah Pamenang | Fokusinfo.com : Setelah resmi mendapatkan nomor urut 3 pada pilkada Merangin. Calon Bupati Dan Wakil Bupati Merangin, Nalim-Khafid untuk pertamakalinya secara bersama menyambangi Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang, Rabu (14-2-2018).

Kedatangan Nalim-Khafid beserta rombongan disambut antusias sejumlah tokoh masyarakat seperti H Tamrin Mujimin, Abdul Gafar dan lainnya.

Dalam acara silaturahmi yang hikmat itu, tampak juga dihadiri  pengurus karang taruna, lembaga adat, tokoh agama serta organisasi seni budaya jawa.

Dalam sambutannya Nalim menyampaikan beberapa program kerja kedepan apabila kelak beliau di beri amanah untuk memimpin Merangin 2018-2023 nanti.

"Insya Allah apabila kami di beri amanah terpilih menjadi Bupati Merangin, saya akan fokus untuk menyambangi Pesantren-pesantren di Merangin dan komitmen memajukan bidang keagamaan,” Kata Nalim

Silaturahmi juga diisi dengan sesi tanya jawab serta mendengarkan aspirasi warga tentang replanting sawit, perikanan dan kebudayaan.(*)

Reporter : Ady Lubis
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Rusak Berat, Pustu Pulau Bayur Pamenang Selatan Butuh Perbaikan

Merangin | Fokusinfo.com : Salah satu fasilitas umum vital di Desa Pulau Bayur Kecamatan Pamenang Selatan adalah Pustu (Puskesmas Pembantu). Keberadaan Pustu tersebut selama ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Namun saat ini kondisi bangunan Pustu tersebut telah banyak yang rusak. Hal itu diungkapkan Kepala Desa  Pulau Bayur, Aliamis kepada fokusinfo.com beberapa waktu yang lalu diruang kerjanya.

‘’Pustu ini sangat dibutuhkan masyarakat apalagi bagi masyarakat yang terkena musibah seperti sakit demam, gigi dan lainnya. Karena jarak desa kami ke pusat kota itu jauhnya bukan main,” ungkap Aliamis.

‘’Bisa dikatakan Pustu itu tiap hari tidak pernah sepi. Ada terus warga yang berobat atau sekedar memeriksa kesehatannya. Tapi ya sekarang kondisi bangunannya sudah bisa dikatakan tidak layak lagi,” tambah Aliamis.

Diinformasikannya,  saat ini bangunan telah banyak yang rusak seperti dinding jebol, atap rusak sehingga ketika dioperasikan menimbulkan rasa kekhawatiran baik bagi petugas maupun masyarakat yang  datang.

‘’Banyak masyarakat melapor kepada saya, mereka ngeri kalau bangunan Pustu tersebut ambruk,” singkatnya.
Maka dari itu, pihak Desa berharap Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Kesehatan agar pustu yang berada di desa mereka bisa segera direhab. ‘’Sementara ini pelayanan kesehatan pustu bergabung dengan posyandu,” tutupnya.

Sementara itu Kadis Kesehatan Merangin, hingga berita ini dipublikasikan belum bisa dihubungi. (*)

Reporter : Ali Sadikin
Redaktur : TopanBohemian
Share:

Mengobservasi. Montok Jatuhkan Pilihan Ke HaMas.



Merangin | Fokusinfo.com : Teka-teki dukungan salah seorang tokoh masyarakat Pemenang jelang Pilkada Merangin, Izhar Madjid atau yang biasa dipanggil Montok mulai terkuak.

Kepada media ini, Montok menyebut untuk menentukan arahan dukungan pada pilkada telah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Hal itu karena menyangkut prospek perkembangan dan pembangunan Merangin kedepannya.

‘’Sebagai warga Merangin, khususnya warga yang tinggal di Pamenang, saya ingin Merangin ini dipimpin oleh figur yang benar-benar mampu meningkatkan taraf hidup orang banyak. Juga pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkap Montok yang juga pengusaha sukses bidang properti itu.

Atas alasan itu, Montok memantapkan hati mendukung kelanjutan kepemimpinan Al Haris agar bisa menambah dan menyelesaikan pembangunan Merangin untuk satu periode lagi. Masih dikatakan Montok, penetapan mendukung Haris-Mashuri mengingat sejumlah bukti yang kentara.

‘’Bukti pembangunan sudah banyak terlihat. Pertumbuhan perekonomian masyarakat juga terasa meningkat. Jadi wajar saya beserta keluarga besar saya mendukung agar Pak Haris kembali memimpin. Guna menambah lagi pembangunan, juga menyelesaikan pembangunan yang sedang berjalan,” terangnya.

Sementara itu, Al Haris menyambut baik dukungan Montok, tokoh masyarakat yang terkenal santun dan terekat jiwa sosial serta mumpuni itu. ‘’Alhamdulillah saya sangat senang sekali dengan dukungan tersebut,” ungkap Al Haris.

Menurut Al Haris, dirinya kenal betul jiwa Montok yang ksatria. Jadi jika Montok telah menentukan pilihan maka tentu telah melalui pertimbangan serta pengamatan yang matang.

‘’Saya kenal betul Pak Montok itu. Orangnya tidak suka bertele-tele. Jika telah berkata A maka kedepannya selalu A. Dan Alhamdulillah saya termasuk orang yang beruntung bisa mendapatkan simpati beliau,” tutup Al Haris. (Redaksi)





Share:

Didampingi Hj Hesti Haris, Bupati Merangin Buka Jambore PKK 2018


Merangin | Fokusinfo.com : Bupati Merangin H Al Haris kemarin (8/2) membuka Jambore PKK tingkat Kabupaten Merangin 2018. Acara yang masuk dalam agenda tahunan PKK Merangin itu, difokuskan di halaman depan Kantor BPMPD Merangin.

Dikatakan bupati, banyak manfaat yang bisa diambil dari pelaksanaan Jambore PKK tersebut. Selain akan mendapatkan ilmu-ilmu baru dari 10 pokok program PKK, Jambore tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan tukar pikiran antar kader.

‘’Kita sangat berterimakasih sekali dengan ibu-ibu PKK yang telah berperan dalam membantu Kabupaten Merangin. Begitu juga dengan PKK desa yang telah berupaya membangun desa,’’ujar Bupati.

Komitmen membangun desa itu lanjut bupati, memang bukan hanya dilakukan kepala desa, tapi seluruh masyarakat desa dan peran PKK yang sangat dibutuhkan dalam berbagai kegiatannya, terutama penerapan 10 pokok program PKK.

Sedangkan Ketua TP PKK Kabupaten Merangin Hj Hesti Haris menambahkan, pada Jambore PKK tersebut, digelar berbagai lomba. Lomba-lomba itu, disamping memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu, juga sebagai ajang unjuk kebolehan.

‘’Jadi cabang lomba yang kita lakukan pada Jambore PKK ini, disesuaikan dengan cabang lomba yang digelar di Jambore PKK tingkat Provinsi Jambi, sehingga penenangnya nanti bisa lanjut ke tingkat provinsi,’’terang Hj Hesti Haris.

Pada Jambore PKK itu, juga digelar bazaar berbagai hasil kerajinan ibu-ibu PKK dari setiap kecamatan. Pada awal acara dilakukan defile peserta dari semua kecamatan peserta.

Menariknya pada defile itu, para ibu-ibu memakai berbagai jenis busana, mulai dari busana dari bahan-bahan limbah rumah tangga, sampai busana pengantih khas Merangin dari setiap kecamatannya. (Adv)
Share:

BPN Akui Jarang Hadir Pada Kasus Sengketa Tanah di PN

Merangin | Fokusinfo.com : Ketidak hadiran pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Merangin dalam sejumlah perkara sengketa pertanahan di Merangin melalui Pengadilan Negeri (PN) Bangko, dibenarkan oleh pihak BPN itu sendiri.

Ditemui diruang kerjanya, selasa (6-2-2018) Kasi Pengendalian Dan Penanganan Masalah Pertanahan, Hardiansyah, SH mengakui selama ini mereka telah menerima sejumlah surat panggilan dari PN. Dia juga menyatakan ketidak hadiran pihaknya merupakan hal yang disengaja, mengingat pengalaman yang biasa terjadi, kehadiran mereka di pengadilan juga tidak terlalu penting.

‘’Iya memang benar, surat panggilan dari PN memang selama ini kami terima, tapi kami pilah-pilah mana yang layak kami datangi dan mana yang yang tidak layak kami datangi, kami ndak mau terkatung-katung hanya duduk-duduk  di PN, sementara masalahnya belum jelas,” kata Hardiansyah.

Baca juga : Soal Sengketa Lahan Di PN Bangko, BPN Merangin Disebut Jarang Datang Klik Disini

Meski demikian, dikatakan Hardiansyah bila posisi BPN adalah tergugat maka pihaknya akan tetap memenuhi surat panggilan dari PN.

‘’Tapi kalau posisi BPN yang sebagai tergugat ya kami akan tetap hadir, apalagi dalam sidang PTUN kami pasti datang dan patuh pada hukum dan aturan,” tutupnya.

Sementara itu, salah seorang pengacara di Merangin, Toni SH berpandangan sikap yang ditunjukkan pihak BPN tipikal aroganisme institusi, mengingat jika pengadilan telah melayangkan surat maka tentulah pihak yang dituju dibutuhkan keterangannya guna klarifikasi persoalan tertentu.

‘’Tidak memenuhi panggilan PN bagi saya itu melecehkan pengadilan. Apalagi jika ada unsur kesengajaan,” ungkap Toni.

Toni juga menyatakan sikap BPN telah menabrak Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/ Kepala badan pertanahan nasional Republik indonesia Nomor 11 tahun 2016 Tentang
Penyelesaian kasus pertanahan. (*)

Reporter : AdyLubis

Share:

Soal Sengketa Lahan di PN Bangko, BPN Merangin Disebut Jarang Datang


Salah satu pemeriksaan perkara sengketa tanah di Merangin, beberapa waktu lalu
Merangin | Fokusinfo.com : Di Merangin tak jarang terjadi sengketa lahan yang memicu konflik. Antara dua pihak maupun lebih yang sampai kemeja persidangan di pengadilan negeri bangko. Namun sayangnya pihak BPN (Badan Pertanahan Nasional) disebut jarang hadir, untuk menjadi pihak yg bisa menjelaskan permasalahan  konflik tersebut padahal BPN sebagai pihak Tergugat/Turut Tergugat.

Seperti diungkapkan salah seorang warga yang berperkara sengketa lahan. Dirinya mengaku pihak BPN sebagai pihak Tergugat tidak pernah hadir dalam perkaranya yg sedang dalam  proses persidangan di PN (Pengadilan Negeri), padahal BPN lah pihak yang paling kompeten untuk menjelaskan duduk perkaranya.

‘’Saya pernah ada perkara sengketa tanah. Saat itu ada dua sertifikat yang gambarnya berbeda dengan kondisi lapangan. Saat dipengadilan tidak ada satu orang BPN yang datang,” kata warga yang enggan disebut namanya.

Sementara salah seorang pengacara di merangin, Toni,SH menyatakan ketidak hadiran pihak BPN dalam perkara sengketa lahan bisa merugikan pihak-pihak yang berperkara.

‘’Setahu saya di BPN itu ada bidang yang mengurusi sengketa baik perkara yg sampai kemeja hijau atau tidak. Tapi selama ini memang mereka jarang datang, padahal dalam persidangan sudah dipanggil sebagai pihak yg berperkara secara resmi,” kata Toni, SH
‘’Dengan ketidak hadiran pihak BPN maka kedepannya pasti ada pihak yang dirugikan,” tutup Toni (*)


Reporter : Topan Bohemian
Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com