• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Bos ‘PETI’ Lantak Seribu Janji Normalisasi Sungai


Fokusinfo.com | Renah Pamenang : ‘Jangan Melawan Alam’. Mungkin itulah kalimat yang tepat ditujukan bagi para Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) khususnya yang menggunakan alat berat.

Dampak kehancuran alam berimbas pada kepincangan ekosistem tidak terelakkan. Takaran pundi emas yang didapatkan hanya dinikmati sekelompok manusia sementara sisa kerusakan lingkungan dirasakan oleh masyarakat banyak.

Aktifitas para pemain PETI melawan alam tanpa telaah yang memadai terjadi juga di desa Lantak Seribu Kecamatan Renah Pamenang. Memporak porandakan lingkungan, melahirkan bencana banjir pada Februari 2017 silam setinggi satu meter. Masyarakat menjerit, aktifitas terhenti, pendidikan terganggu, transportasi lumpuh.

Menyadari itu, seorang mantan Bos PETI Lantak Seribu, SM merasa terpanggil membenahi kerusakan alam yang telah mereka perbuat. ‘’Saya menyesali, emas yang dicari tidak ternilai jika dibandingkan kesengsaraan masyarakat saat musibah banjir saat itu,” kenang SM.

Diakui SM, saat ini dirinya telah mempersiapkan diri beserta tim guna sesegera mungkin melakukan proses normalisasi sungai Lantak Seribu. ‘’Soal nominalnya saya belum tahu habis berapa untuk menormalisasi sungai ini, yang pasti saya bertanggung jawab dan siap memperbaiki lingkungan sungai ini agar saat musim hujan datang air tidak meluap ke jalan lagi”  tutup SM. (*)

Wartawan : Supriyadi
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Kinerja Oknum Bawahan Bupati Merangin Rancu ?

Hasil Sidak Bupati ke Sejumlah Tempat Usaha


Fokusinfo.com | Merangin : Guna mengetahui kondisi perizinan tempat usaha yang dikeluarkan bawahannya, Bupati Merangin H Al Haris melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah tempat usaha, Rabu 22 Maret 2017.

Berbagai ketimpangan ditemukan bupati saat Sidak tersebut. Salah satunya terjadi tumpang tindih dalam pengeluargan izin yang dilakukanDinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadau Satu Pintu dan Tenaga Kerja Merangin.

Di Bioskop KONI yang berada di Jalan Diponegoro jalur dua depan Gedung DPRD Merangin misalnya, bupati menemukan sederetan surat izin yang pampang di dinding bioskop itu, tumpang tindih.

Dalam surat izin yang menggunakan kop surat Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Merangin tersebut, ditandatangani Sekretaris Dinas, tapi mengatasnamakan bupati Merangin.

‘’Kalau sudah menggunakan kop surat dinas dan ditandatangani oleh sekretaris dinas, jangan lagi pakai atas nama bupati. Tapi kalau memakai kop surat bupati, harus pakai atas nama bupati,’’ terang Bupati.

Begitu juga surat izin pelengkap yang dikeluarkan oleh instansi vertikal, seharusnya tidak menggunakan atas nama Bupati Merangin. Tapi nyatanya, semua surat izin yang dikeluarkan atas nama bupati.

‘’Saya sendiri tidak tahu izin-izin apa saja yang dikeluarkan dinas tersebut, namun semua izin itu atas nama saya. Hal ini bisa berdampak tidak baik buat saya selaku kepala daerah,’’ jelas Bupati.

Untuk itu bupati dalam waktu dekat akan memanggil Kepala dan Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadau Satu Pintu dan Tenaga Kerja Merangin, guna meluruskan hal tersebut. (*)

Sumber : HumasMerangin

Share:

Wacana Pemkab Merangin Benahi Pasar Baru Bangko Segera Terealisasi


*Al Haris Turun Langsung Ke Pasar Baru Bangko

Fokusinfo.com | Merangin : Usai melaksanakan Sholat Jum’at, Bupati Merangin H Al Haris, S.Sos.MH langsung melakukan Sidak (inspeksi mendadak) di Pasar Baru Bangko, Jum’at 17 Maret 2017.
Sidak tersebut dimaksudkan untuk melihat secara langsung aktivitas para pedagang dan pembeli serta memantau kondisi tata ruang bangunan baik yang permanen maupun semi permanen.

Pantauan media ini, kedatangan orang nomor satu di Merangin itu sempat membuat heboh warga sekitar pasar baru. Sejumlah warga berupaya berjabat tangan dengan Al Haris. Dengan karakter supel nya Al Haris membalas menyapa warga dengan ramah. Bahkan Bupati pun tidak segan mampir disebuah warung kopi pedagang kaki lima, disanalah sempat terjadi interaksi antara Bupati dan para pedagang serta warga lainnya. Suasana akrab tercipta tanpa batas.

Al Haris yang saat itu didampingi oleh kabid aset pemkab Merangin, Andi Irvan Rianza dan pihak konsultan lalu mengecek dan survei langsung keadaan los aset milik pemerintah daerah (pemda) Merangin yang ada dipasar baru Bangko.

‘’Insya Allah dalam waktu dekat ini tata ruang los pasar baru akan lebih rapi. Kita akan benahi dan bangun permanen dengan dana APBN. Sekarang kita serahkan kepada konsultan untuk membuat draft arsitekturnya,” kata Al Haris.

Dijelaskan Al Haris, pembangunan yang akan dilaksanakan itu diprioritaskan untuk para pedagang kaki lima yang saat ini menggelar dagangan di sepanjang jalan masuk pasar batu.

‘’Nantinya akan di pindahkan. Jika terus berjualan di sepanjang jalan tentu mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas,” ucapnya.

Masih dikatakan Al Haris, dirinya sangat menyayangkan kondisi pasar baru yang saat ini tampak kumuh, tidak beraturan dan semrawut. Maka dari itu dirinya mengharap kerjasama para PKL dan warga bahu membahu membenahi pasar baru Bangko.

‘’Sama-sama lah kita membenahi pasar kita ini. Bisa diawali dengan menjaga kebersihan, menertibkan diri. Serta bagi para pemilik ruko atau lapak yang bukan milik Pemkab bisa membersihkan dan merapikan bangunan mereka sendiri. Agar tampak lebih indah, bersih, rapi dan tertata dengan baik,” pungkasnya. (*)

Wartawan : Mansurdin
Redaktur : TopanBohemian

Share:

H Al Haris Perjuangkan Gas Tatap Lancar dan Murah

Fokusinfo.com | Merangin : Langkanya keberadaan Gas 3 Kg dan tingginya harga gas subsidi tersebut dalam sebulan terakhir di Kabupaten Merangin, menjadi perhatian serius Bupati H Al Haris.

Bupati terus berupaya memperjuangkan keberadaan Gas 3 Kg itu tetap lancar dengan harganya tetap murah sesuai standar Harga Ecera Tertinggi (HET). Untuk itu bupati kemarin (20/3), mengumpulkan para agen dan pengelola pangkalan Gas.

‘’Jangankan pangkalan, agennya pun akan saya tutup bila menjual Gas sampai Rp 30 ribu pertabungnya. Biarlah kita untung sedikit, yang penting kebutuhan masyarakat terpenuhi dan senang,’’tegas Bupati.

Pada acara yang digelar di Aula rumah makan Kartini itu, bupatimewarning semua agen dan pangkalan, untuk mengikuti HET standar Merangin. Agen dan pangkalan jangan seenaknya menaikan harga.

Jika sudah diingatkan ternyata masih ada agen dan pangkalan menjual Gas dengan harga tinggi, maka bupati akan langsung mencabut izin agen dan pangkalan tersebut.

Bupati tidak rela warga terkesan ‘dicekik’ oleh agen dan pangkalan Gas. Padahal masyarakat punya hak atas subsidi yang diberikan Pemerintah. Selain itu, agen dan pangkalan dilarang menjual gas kepada para pengecer.

‘’Gas yang dipasok ke pangkalan itu, untuk kebutuhan masyarakat di sekitar pangkalan, bukan untuk pengecer yang asal usulnya tidak jelas. Pembelian gas di pangkalan hanya dilayani untuk dua tabung,’’terang Bupati. (advertorial)

Share:

Wabup Merangin Buka Diklat Sertifikasi Pendidikan



Fokusinfo.com | Merangin : Wakil Bupati (Wabup) Merangin H A Khafid Moein kemarin (20/3), membuka diklat sertifikasi pendidikan di Aula Dua Kantor Bupati Merangin.  Acara itu diikuti puluhan guru, utusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Merangin.

Pada acara itu juga dilakukan diklat sertifikasi keahlian ganda. ‘’Diklat ini nanti akan dipusatkan di SMK-SPP Negeri Merangin. Saya minta peserta serius mengikuti kegiatan ini,’’ujar Wabup.

Dikatakan Wabup, pada 2016 lalu jumlah kekurangan guru produktif seluruh Indonesia mencapai 91.861 orang. Kekurangan inilah yang menjadi langkah bagi Pemerintah Pusat dalam menambah jumlah guru produktif.

Salah satunya jelas Wabup, melalui program keahlian ganda. Disamping program-program lainya seperti program mahasiswa magang dan program rekrutmen guru baru pegawai negeri sipil.

Kekurangan guru produktif secara nasional tidak terlepas dari kekurangan guru di daerah-daerah. Di Kabupaten Merangin, umumnya di Provinsi Jambi, kekurangan guru produktif hampir mencapai ribuan orang.

‘’Khusus di Kabupaten Merangin dengan jumlah SMK sebanyak 13 unit, kami memperkirakan kekurangan guru produktif sekitar 50 sampai 100 orang. Kekurangan ini harus segera kita penuhi,’’terang Wabup.(advertorial)

Share:

H Al Haris Prakarsai Penandatanganan Nota Kesepakatan

• Terkait Penanganan Perambahan Hutan dan PETI di Luhak 16


Fokusinfo.com | Merangin : Penanganan kisruh perambahan hutan dan munculnya Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Luhak 16, khususnya Kecamatan Muara Siau, Lembah Masurai, Jangat dan Jangkat Timur, menemui titik terang.

Bupati Merangin H Al Haris dengan tegas kemarin (21/3) pada rapat kerja tim perpadu penanganan konflik sosial  di Merangin  2017 yang digelar Forum Group Discussion (FGD), memprakarsai penandatanganan nota kesepakatan.

Nota kesepakatan tersebut ditandatangani antara Forkopimda dengan masyarakat  desa di wilayah Luhak 16, khususnya di Kecamatan Muara Siau, Lembah Masurai, Jangat dan Jangkat Timur.

‘’Melalui FGD ini, semua yang hadir sepakat membangun komitmen dalam penanganan konflik sosial serta melakukan tindakan terhadap oknum pelaku perambahan hutan, jual-beli lahan hutan dan PETI,’’ujar Bupati.

Ada beberapa poin penting tertuang dalam nota kesepakatan itu, intinya semua pihak menyatakan perang terhadap perambahan hutan, jual-beli lahan hutan dan PETI di wilayah Luhak 16.

Beberapa poin lainnya, kepada camat wilayah daerah pemilihan (Dapil) IV, segera melakukan koordinasi dengan kepala desa (Kades), guna melakukan pencegahan alat berat yang memasuki wilayahnya masing-masing.

Selain itu, pihak Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) diminta segera melakukan tindakan tegas terhadap para perambah hutan dan pelaku jual-beli hutan yang terjadi di wilayah Luhak 16.

Dalam nota kesepatakan itu, Pemerintah Daerah bersama-sama dengan aparat keamanan, akan segera memutuskan hubungan distribusi minyak bahan bakar alat berat ke lokasi PETI.

Tidak hanya itu, Kades selaku pemangku desa yang memiliki kewenangan sebagaimana yang diberikan melalui Undang Undang nomor 6 tahun 2014, diminta harus tegas menahan seluruh alat berat yang masuk ke wilayah desanya.

‘’Jadi kami juga minta Sekdes dan pemangku adat untuk membuat peraturan desa dalam rangka memberi sanksi adat kepada perambah hutan, jual-beli hutan dan PETI. Siapapun pelakunya akan  dikenakan sanksi adat,’’ tegas Bupati. (advertorial)

Share:

H. Salam Paparkan Definisi ‘Merangin KAYA’

Fokusinfo.com | Merangin : Keseriusan H.A.Salam,HD,SHi ikut bagian dalam pertarungan memperebutkan BH 1 FZ pada 2018 mendatang tidak bisa diragukan lagi. Pantauan media ini, sejumlah gerakan tim telah terlihat seperti sosialisasi ketengah masyarakat, penyebaran poster dan baliho, bertatap muka dengan masyarakat hingga intens mempublikasikan diri melalui media sosial.

Dengan jargon ‘Menuju Merangin KAYA’, Salam berharap masyarakat Kabupaten Merangin mendapatkan kejayaan disegala bidang seperti pendidikan, kebudayaan, ekonomi, infrastruktur dan lainnya.

Kepada media ini, Salam menjelaskan filosofi dari jargon Merangin KAYA yang begitu diandalkan untuk menggait simpati dan kesadaran masyarakat Merangin.

‘’KAYA itu singkatan dari Kuat, Aman, Yakin dan Amanah,” singkat Salam.

Dijelaskannya, Kuat dalam artian manusia harus memiliki jiwa dan raga yang kuat. Pada hakikatnya manusia telah dianugerahkan kekuatan sesuai dengan porsi dan kondisi manusia itu sendiri bahkan sejak lahir. Kekuatan itu dalam artian lain banyak tenaganya, tahan, tidak mudah goyah, tidak mudah terpengaruh, teguh pendirian, mampu, mempunyai keunggulan tertentu.

‘’Manusia Kuat tidak harus berbadan kekar atau besar. Orang kuruspun bisa dikatakan kuat. Kuat juga tidak hanya sekedar otot, otak dan hati pun juga harus kuat dalam menghadapi persoalan. Kuat mencari solusi, kuat bertahan, kuat segalanya. Jika manusia sudah kuat tentu segala bidang maupun persoalan bisa diselesaikan dengan bijaksana, tegas,” kata Salam.

Aman, dikatakan Salam. Kondisi maupun situasi masyarakat dalam melaksanakan rutinitas lebih mengutakan keamanan dan kenyamanan. Jika sudah aman maka otomatis segala yang diperbuat akan terasa nyaman, jauh dari rasa was-was, menepis kecurigaan.

‘’Dalam bekerja ataupun hidup keseharian yang dicari itu bukan saja uang, tapi perasaan aman, nyaman. Jika orang itu profesinya petani maka panennya akan berlipat-lipat. Jika profesinya pengawai maka kinerja akan maksimal. Untuk mencapai keamanan ataupun kenyamanan tadi tentu saja ada hubungannya dengan keamanan ekonomi, kebebasan menentukan pilihan dan lainnya.

Yakin, dalam artian percaya, sungguh-sungguh. Dikatakan Salam, keyakinan kembali kepada keimanan yang mana disaat benar-benar yakin maka harus mengambil langkah untuk membuktikan keyakinan itu. Tentu saja dengan trik maupun cara tersendiri.

‘’Keyakinan harus ditumbuhkan dari dalam hati seseorang, keteguhan, jika sudah ada perasaan tidak yakin lebih baik mundur saja. Jika sudah goyah pasti akan mempengaruhi semangat. Maka saya tanamkan keyakinan saya maju dalam pilkada ini. Dan keyakinan itu akan saya terapkan kepada masyarakat dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya

Yang ke-empat Amanah. Untuk yang satu ini Salam berjanji akan mengemban amanah karena urusannya bukan saja pada dunia tapi juga ke akhirat.

‘’Itu semua kan ada korelasinya. Sebagai ilustrasi ada seorang petani. Dengan keKUATannya dia menanam padi, agar padi yang ditanamnya bisa mendapatkan panen yang baik maka dia harus mengAMANkan padi tersebut dari gangguan apapun. Tumbuhnya padi hingga panen membutuhkan waktu, selama waktu itu berjalan maka petani tadi harus YAKIN padi akan baik-baik saja dengan cara merawat dan berdoa. Saat masa panen merupakan rezeki dari Tuhan yang didalamnya ada AMANAH yang harus dikeluarkan baik sebagai sedekah, zakat ataupun keharusan nafkah keluarga. Karena keluarga itu pun juga merupakan Amanah dari Tuhan,” pungkasnya.

Catatan media ini, Salam dianugerahi ke-empat poin tersebut. Soal kekuatan itu relatif. Berbekal materi yang cukup ditambah kepiawaiannya membaca peta perpolitikan merupakan nilai plus tersendiri bagi Salam.

Jam terbang Salam di Politik tidak bisa dipandang sebelah mata, sepertinya Salam memang terlahirkan untuk menjadi salah seorang politikus. Untuk memperkuatnya, Salam tidak segan menggait sejumlah politikus dari provinsi bahkan dari tingkat nasional sekalipun. Hal itu tentu saja untuk memperkuat dan mengamankan posisinya ketika maju kelak. Ya, jika telah bertarung Salam terkenal dengan sikap militannya.

Soal keyakinan, Salam ini luar biasa. Seorang teman Salam dari kecil, Alief  Yusuf pernah bicara jika seorang Salam sudah berniat sesuatu dan meyakininya maka tidak ada seorangpun yang bisa mematahkan semangat tersebut.

Salah satu contoh komitmen Salam adalah selama satu tahun tidak akan menginjakkan kaki di Bandara Sultan Taha Jambi. Ibarat Si Pahit Lidah, Salam menepati janjinya itu. (topanbohemian)

Share:

Editorial : Pilkada Merangin 2018, Salam & Fendi Berpasangan ?


Fokusinfo.com | Merangin : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Merangin pada 2018 mendatang manuver politik para bakal calon perebut BH 1 FZ telah kentara. Melakukan sosialisasi ke masyarakat, menebar baliho, membentuk tim pemenangan dan lainnya.

Tidak terkecuali pada bakal calon Bupati Merangin, H Salam, HD. SHi. Sosok yang digadang-gadangkan oleh mayoritas masyarakat Pamenang itu telah gencar melakukan pendekatan kepada masyarakat, menegaskan keinginan untuk merebut tampuk kepemimpinan Merangin.

Dengan menggenjot slogan politik ‘Merangin KAYA’, Salam telah berhasil menggaet simpati masyarakat, terbukti saat turun ke tengah masyarakat animo dan antusias warga yang menyambut kedatangan Salam beserta tim tidak diragukan lagi.

Sementara itu kandidat yang belakangan mulai membuka diri sebagai calon orang nomor dua di Merangin, Herman Efendi,ST. MM juga tidak kalah sigapnya turun ke tengah masyarakat mempromosikan diri.

Keberaniannya menyatakan pensiun dini dari anggota TNI patut diacungkan jempol dan itu adalah salah satu tanda keikhlasan dan keseriusannya ingin membangun Merangin.

Tanpa meninggalkan backgroundnya pernah menjadi anggota TNI, Fendi mengaplikasikan gerakan gerilya turun ke masyarakat, menjual program ‘Merangin SEHAT’

Kedekatan Salam dan Fendi di keseharian tidak diragukan akrabnya, bahkan kedekatan itu terus terjalin hingga ke ranah politik, apalagi menjelang Pilkada Merangin 2018 ini.

Disejumlah kesempatan Salam dan Fendi sering terpergok bersama. Dan dari situlah mulai muncul anggapan Salam yang notabene memiliki basis massa dapil 3 dan Fendi dengan basis massa dapil 2 akan duet sebagai pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin.

Banyak yang bilang politik itu dinamis. Apakah kedekatan dua kandidat tersebut akan terus bertahan hingga penetapan calon oleh KPU. Ataukah hanya sensasi belaka? Waktu yang akan menjawabnya. Sesuai dengan gabungan nama Salam dan Fendi, -SANDI-, penuh rahasia. Rahasia Tuhan dan mereka sendiri. (topanbohemian)

Share:

Pemdes Mentawak Dukung Program Pemerintah Merangin


Fokusinfo.com | NALO TANTAN : Berbagai program pemerintah Kabupaten Merangin baik itu pembangunan, sosial, pendidikan, budaya dan keagamaan direspon positif oleh Pemdes (Pemerintah Desa) Desa Mentawak kecamatan Nalo Tantan. Hal itu diungkapkan Kepala Desa  (Kades) Mentawak, Acang kepada media ini beberapa waktu lalu.

Acang mengatakan program yang diwacanakan pemkab Merangin sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat, ‘’Ya bagi kami program yang diluncurkan pemkab atau tepatnya Bupati merangin itu tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. Jadi kami dukung sepenuhnya,” ungkap Acang yang mengaku memiliki nama lengkap Abu Bakar Sahabat Nabi.

Acang juga merespon positif program terbaru Bupati yaitu Pertisun atau pejabat tidur di dusun. Menurut Acang program tersebut sangat positif yang mana pada saat itu pemimpin bisa mendengar langsung keluhan warga yang dikunjunginya.

‘’Bagi saya itu inovasi. Keberanian pemimpin turun langsung ke warga, mendengar aspirasi, menggodog nya dan mencari solusi persoalan. Salut sama bapak Bupati,” kata Acang sembari tersenyum manis.(TopanBohemian)

Share:

Puncak Gunung Masurai Rawan Ganja ?

H Al Haris Berharap BNN Merangin Segera Terbentuk


Fokusinfo.com | Merangin : Bupati Merangin H Al Haris berharap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Merangin segera terbentuk. Pasalnya sudah dua tahun Pemkab Merangin mengusulkan berdirinya BNN Merangin tersebut.

‘’Kami siap memberi kontribusi dengan menyediakan Kantor BNN Merangin. Sudah dua tahun ini, kita diusulkan tapi belum juga terwujud,’’ujar Bupati pada acara sosialisasi bahaya Narkoba di Aula Dinas PU Merangin.

Getolnya bupati menginginkan terbentuknya BNN Merangin tersebut tidaklah berlebihan, mengingat Kabupaten Merangin mempunyai potensi-potensi kerawanan peredaran Narkoba.
Hal ini karena letak georafis Kabupaten Merangin yang berada di pertigaan kabupaten, Kerinci, Sarolangun dan Bungo. Merangin juga termasuk kawasan jalur padat lintas Sumatera.

Kondisi kawasan daerah yang dingin di puncak Gunung Masurai yang sebagian lahannya telah dirambah oleh warga pendatang, juga sangat memungkinkan adanya tanaman ganja.
Selain itu jelas bupati, peredaran Narkoba juga rawan terjadi di kawasan penambangan emas tanpa izin. Tidak sedikit para penambang yang menjadi pemakai Narkoba.

Pada acara sosialisasi bahaya Narkoba itu, hadir sebagai pembicara Kepala BNN Provinsi Jambi, Brigjen Pol Drs M Toha Suharto. Selain diikuti utusan dari organisasi perangkat daerah, acara itu juga diikuti ratusan pelajar dari sejumlah sekolah. (advertorial)

Share:

Bupati Merangin Bantu Korban Bencana Dengan Dana Pribadi

Cuaca Ekstrim, H Al Haris Minta Warga Waspada

Fokusinfo.com | Merangin : Hujan deras disertai angin kencang yang terus terjadi di Kabupaten Merangin dalam sepekan terakhir, sangat memungkinkan terjadinya tanah longsor dan banjir di sejumlah tempat.

Tidak hanya itu, cuaca ekstrim tersebut juga tak jarang menimbulkan amukan angin puting beliung. Di Dusun Rimbo Mulyo Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang Selatan misalnya. Di dusun itu, satu rumah roboh akibat tertimpa tiga pohon kelapa dan satu pohon jati, setelah dihantam angin puting beliung dengan kecepatan tinggi pada Sabtu (11/3) sekitar pukul 17.10 Wib.

‘’Saya sangat prihatin dengan musih yang menimpa rumah Pak Siswo Diharjoini,’’ujar Bupati saat memberikan bantuan kepada warga korban angin putin beliung tersebut pada Rabu (15/3).

Pada kesempatan itu, bupati memberikan bantuna bahan sembako, tikar dan selimut. Selain itu bupati yang datang bersama rombongan, juga menyantuni keluarga Siswo Diharjo dengan dana pribadinya.

Terkait masih tingginya curah hujan disertai angin kencang itu, bupati menghimbau kepada warga yang tinggal di bebukitan dan bantaran sungai, untuk berhati-hati dan terus waspada.

‘’Jangan terlelap tidur jika hujan deras, karena musibah longsor dan angin puting beling bisa saja terjadi. Disaat hujan deras, bagi warga yang tinggal di bebukitan dan bantaran sungai, lebih baik mengungsi,’’pinta Bupati.(advertorial)

Share:

Kantongi Justice Collaborator, Joko seperti 'Nazarudinnya' Merangin

Fokusinfo.com | Merangin : Kuasa hukum Joko Wahyono, salah seorang terpidana kasus Bansos TIK (Bantuan Sosial Tekhnologi Informasi dan Komunikasi), Toni Irwan Jaya,SH menyambut baik dengan dikantonginya justice collaborator oleh kliennya itu. Pasalnya dengan mengantongi surat tersebut maka kedepannya langkah yang akan diambil tim pengacara guna mencari keadilan bagi kliennya itu semakin mantap.

‘’Tugas yang diembankan kepada kami adalah mencari keadilan. Dengan justice collaborator itu, kami optimis bisa tercapai,” kata Toni.

Baca juga : Perjuangan Mencari Keadilan Kasus Bansos TIK Terus Berlanjut

Diungkapkannya, para individu yang terlibat atau berada didalam lingkaran Kasus Bansos TIK jangan menganggap remeh persoalan ini. Karena jika ditemukan bukti-bukti baru maka satu persatu orang yang diduga pernah menikmati aliran dana Bansos TIK bisa ikut terseret ke penjara.

‘’Jika sudah begini persoalan ini bukan main-main lagi,” singkatnya.

Dicontohkan Toni, Nazarudin terdakwa kasus Wisma Atlit adalah salah seorang yang mendapatkan surat keterangan Justice collaborator. Hasilnya satu persatu orang yang berada dilingkaran kasus wisma atlit dijebloskan ke penjara.

‘’Joko ini posisinya seperti Nazarudin. Apapun kesaksiannya kelak bisa berakibat fatal bagi orang-orang yang terkait dalam kasus Bansos TIK, walaupun saat ini mereka bersekukuh tidak terlibat,” terangnya.

‘’Masih ingat, dulu Anas Urbaningrum pernah bilang ‘Kalau Saya ada makan uang korupsi Wisma Atlit, gantung saya di Monas’. Buktinya sekarang Anas telah merasakan apa yang Nazarudin rasakan,” tambah Toni. (redaksi)

Share:

Joko Kantongi Justice Collaborator | Toni : Satu Persatu Bisa Saja Ditarik


Fokusinfo.com | Merangin : Entah ini ancaman atau tidak bagi orang-orang yang diduga tersangkut, terlibat atau berada dalam lingkaran kasus Bansos TIK (Bantuan Sosial Tekhnologi Informasi dan Komunikasi) yang uangnya bersumber dari APBN TA 2014 berasal dari DIPA Dirjen pendidikan dasar kementrian pendidikan dan kebudayaan. Pasalnya Joko Wahyono melalui kuasa hukumnya, Toni Irwan Jaya, SH mengaku telah mengantongi surat keterangan Justice Collaborator dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin.

Toni kepada media ini menjelaskan secara singkat fungsi justice collaborator tersebut yang intinya adalah kesediaan tersangka bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk membantu membongkar kasus tindak pidana korupsi yang diketahui tersangka atau terdakwa.

‘’Khusus untuk Joko ini kemungkinan kasus tindak pidana korupsi yang ada diwilayah hukum Kejari dan atau wilayah provinsi Jambi,” kata Toni.

‘’Lebih spesifik lagi adalah membongkar kembali tindak pidana korupsi pada kasus Bansos TIK yang dialaminya, mendalami lagi siapa saja yang berperan dan menikmati,” tambah Toni.

Menurut Toni, dengan kesediaan Joko bekerjasama membongkar kembali kasus TIK tersebut maka bisa saja satu persatu orang yang berada di lingkaran Kasus TIK ditarik ke penjara.


‘’Dari awal saya sudah katakan, kami bergerak berdasarkan putusan pengadilan. Dengan ditambah adanya justice collaborator maka kedepannya langkah kami semakin mantap,” tutupnya. (redaksi)

Share:

H Al Haris: Warga Harus Bentengi Desanya

• Dari Aksi PETI dan Perambahan Hutan


Fokusinfo.com | Merangin : Seluruh warga harus bersatu padu bersama-sama membentengi desanya dari aksi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan perambahan hutan yang mengakibatkan banjir di sejumlah daerah.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris usai rakor organisasi perangkat daerah bidang pendidikan, budaya dan ketenagakerjaan di Aula Bappeda Merangin pada Selasa (14/3).

‘’Siapa lagi yang akan perduli dengan desa, kalau tidak warga desa itu sendiri. Untuk itu, jika ada alat berat masuk ke desa untuk kepentingan PETI, warga harus cepat menahannya sampai Polisi menjemput,’’ujar Bupati.

Tahan lanjut bupati, tidak tidak hanya alat beratnya saja, tapi juga truk pengangkutnya. Begitu juga dengan sopirnya, namun jangan sampai melukai sopir dan awak truk tersebut.

Begitu juga sambung bupati, dengan aksi perambahan hutan. Bila warga mengetahui ada perambahan hutan di desanya, cepat lapor ke Polisi atau beri tindakan tegas dengan menangkap pelaku perambahan, sampai Polisi menjemput.

Terkait hal tersebut, bupati telah mengintruksikan para kepala desa (Kades) untuk lebih tegas dalam menyikapi PETI dan perambahan hutan tersebut. ‘’Saat dilantik, Kades telah membacakan fakta integitas,’’jelas Bupati.

Fakta integritas itu salah satunya berbunyi, Kades berhak memberantas dan tidak terlibat dalam ‘bermain’ PETI. Kades bersama masyarakat melindungi hutan di wilayahnya.

Sedangkan khusus di wilayah Luhak 16 meliputi Kecamatan Renah Pembarap, Tiang Pumpung, Muara Siau, Lembah Masurai, Jangkat dan Jangkat Timur, bupati telah mengintruksikan hal tersebut tidak hanya kepada para Kades.

Bupati telah minta para Karang Taruna, Pemuda Luhak 16 dan Forum masyarakat Luhak 16, untuk bersama-sama menolak aksi PETI dan perambahan hutan masuk ke wilayah mereka.

‘’Masalahnya sudah dua kali razia PETI yang dilakukan tidak juga membuahkan hasil di wilayah tersebut. Setiap ada kali razia oktivitas PETI terhenti dan pelakunya tidak ada, karena mengetahui akan ada razia,’’terang Bupati.

Padahal jelas bupati, untuk satu kali razia menghabiskan dana yang tidak sedikit Rp 50 juta. Kalau dua kali bearti sudah Rp 100 juta dengan hasil yang nihil. Jadi lebih baik wargalah yang harus membentengi desanya masing-masing.(advertorial)

Share:

Merayap ke Dusun Bangko, Nalim Panen Dukungan


Fokusinfo.com | Merangin : Kekaguman dan kerinduan warga terhadap sosok Dr H Nalim, SH MM yang bersahaja terus saja kentara. Kali ini terlihat dari antusias warga Dusun Bangko yang menyambut kedatangan Nalim beserta istri tercinta, Dra Hj Sukma Jaya pada acara silaturahmi di salah satu rumah warga. Rabu 15 Maret 2017.

Pantauan fokusinfo.com meskipun malam itu hujan mengguyur namun keteguhan warga yang ingin bertatap muka secara langsung kepada mantan Bupati Merangin tidak surut. Bahkan saat kedatangan Nalim beserta rombongan disambut dengan penampilan rabana dan kalungan bunga oleh muda mudi Dusun Bangko.

Dalam kesempatan itu, Nalim mengharapkan doa restu dan dukungan dari warga untuk dipercaya kembali memimpin Merangin dan melanjutkan program yang sempat tertunda agar Merangin semakin maju, makmur dan sejahtera dalam segala bidang.

‘’Insya Allah jika nanti saya memimpin kembali Merangin, semua program andalan yang sempat tertunda dulu akan dilanjutkan. Ditambah program-program baru yang merupakan penggodogan aspirasi seluruh masyarakat Merangin ini,” kata Nalim.

Pernyataan Nalim kepada masyarakat itu langsung disambut antusias warga. Dihadapan warga, salah seorang perwakilan dan juga tokoh masyarakat Dusun Bangko, Pak Din menyatakan dukungannya kepada Nalim.

‘’Saya beserta warga akan dan siap mendukung Pak Nalim memimpin Merangin. Kami rindu kehadiran dan kinerja Bapak yang santun, tegas, berwibawa dan profesional memimpin Merangin ini,” Kata Pak Din disambut yel-yel dukungan dari warga lainnya.
Hingga akhir acara suasana semakin akrab, tidak ada jarak, penuh makna, dan bermartabat.(*)

Wartawan : Ari Akbar
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Perjuangan Mencari Keadilan Kasus Bansos TIK Terus Berlanjut


Toni Pertanyakan Kembali Status 22 Kepala Sekolah

Fokusinfo.com | Merangin : Toni Irwan Jaya, Kuasa Hukum Terpidana Kasus Bansos TIK, Joko Wahyono menyatakan telah mempelajari Putusan Pengadilan Nomor : 10/Pid.sus-TPK/2016/PN.Jmb

Kepada media ini, Toni mengatakan kasus Bansos TIK (Bantuan Sosial Tekhnologi Informasi dan Komunikasi) yang  Uangnya bersumber dari APBN TA 2014 berasal dari DIPA Dirjen pendidikan dasar kementrian pendidikan dan kebudayaan melibatkan banyak orang.

‘’Banyak orang yang terlibat dalam kasus ini. Mereka terbagi dalam tiga klaster,” ungkap Toni.

Dijelaskannya, Klaster pertama adalah pihak kepala sekolah, klaster kedua pihak pejabat Dinas Pendidikan dan pihak ketiga adalah rekanan.

‘’Seluruh pihak klaster dan person mendapatkan aliran dana sesuai dengan kapasitas status dan posisinya,” tutur Toni.

Khusus klaster pihak kepala sekolah, Toni mengatakan ada 23 sekolah yang mendapatkan bantuan Bansos TIK. Dari 23 orang itu hanya satu orang yang ditahan. Sementara 22 kepala sekolah lainnya turut serta menikmati keuntungan tapi tidak ditahan.

‘’Dalam putusan itu seluruh kepala sekolah telah mengembalikan uang ke negara, tepatnya uang tersebut disita. Kenapa mereka mengambalikan atau kenapa ada penyitaan? Pasti karena mereka pernah menerima,” katanya.

Dibeberkan Toni sesuai putusan pengadilan Halaman 111-113, 23 kepala sekolah penerima Bansos yang uangnya telah disita adalah. H Oknum Kepala SDN di Pulau Aro I, H Oknum Kepala SDN di Rantau Panjang, E Oknum Kepala SDN di Bangko X, SR Oknum Kepala SDN di Bukit Batu, D Oknum Kepala SDN di Sumber Agung I, K Oknum Kepala SDN di Sidolego, FY Oknum Kepala SDN di K.Tengah, MS Oknum Kepala SDN di Seling, H M Oknum Kepala SDN di Parit Ujung, S Oknum Kepala SDN di Sungai Manau, P Oknum Kepala SDN di Rawa Jaya, Z Oknum Kepala SDN di Bangko, K Oknum Kepala SDN di Rejosari, AJ Oknum Kepala SDN di Lubuk Pungguk, S Oknum Kepala SDN di Sungai Sahut, SRD Oknum Kepala SDN di Bangko, Z Oknum Kepala SDN di Renah Alai, MI Oknum Kepala SDN di Bangko XII, S Oknum Kepala SDN di Bangko, B Oknum Kepala SDN di Bangko, T Oknum Kepala SDN di Rantau Panjang X, H Oknum Kepala SDN di Rantau Panjang V, N Oknum Kepala SDN di Rantau Suli.

‘’22 orang kepsek mengembalikan Rp.5,5 juta. Ada satu orang kepsek mengembalikan Rp.5,7 juta yaitu K Kepala SDN di Rejosari,” terangnya.

Masih didasari putusan pengadilan tersebut, Toni juga membacakan pada halaman 147 yang tertulis bahwa ‘Menurut majelis hakim telah menguntungkan diri sendiri, menguntungkan para kepala sekolah penerima bantuan sosial dan menguntungkan pihak lain yang terlibat dalam perkara a quo. Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum majelis hakim berpendapat perbuatan terdakwa bersama sama dengan pelaku lainnya telah memenuhi unsur dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi’.

‘’Jadi wajar jika klien kami meminta keadilan. Hakim juga mengakui ada keuntungan yang diterima pihak lain, khususnya para kepala sekolah,” kata Toni.

‘’Mereka ini akan kami pertanyakan kembali alasannya kenapa tidak terjerat hukum,” pungkasnya.(redaksi)

Share:

Perjuangan Umi Khairunisa melawan Tumor Ganas semakin Berat.


Keluarga Butuh Uluran Tangan Dermawan

Fokusinfo.com | Renah Pamenang : Telah Sepuluh bulan Umi Khairunisa terbaring layu di ranjang dengan bantuan selang pernafasan yang menancap di lehernya.

Gadis berusia 13 tahun itu adalah putri pasangan Bapak Maman Sumantri dan Ibu Suparti yang tinggal di Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang. Dia mengidap penyakit Tumor Ganas.

Ayah Umi Khairunisa, Maman mengatakan kondisi kesehatan Umi semakin berat. Ditambah kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan sehingga sulit mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

‘’Saat ini kondisi putri kami semakin parah. Kasihan dia,” kata Maman.
Dikatakan Maman, perjuangan mereka saat ini adalah harus bolak-balik ke RS M Jamil, Padang Provinsi Sumatera Barat untuk menjalani pengobatan Kemoteraphy. ‘’Dua minggu sekali kami berangkat ke Padang. Menjalani pengobatan Kemoteraphy,” tuturnya.

Maman menyadari energi ekstra yang harus mereka keluarkan ketika bolak-balik ke Padang. Namun karena untuk menginap di Padang harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit maka perjalanan tersebut harus dilakukan.

‘’Apalagi saya ini mencari nafkah di desa ini. Kalau kami menginap di Padang otomatis tidak ada pemasukan,” ungkapnya.

Maman juga mengatakan bahwa selama berobat pihaknya menggunakan BPJS. Namun biaya transportasi dan akomodasi ditanggung sendiri.

‘’Memang biaya berobat menggunakan BPJS. Tapi keperluan transportasi kami, konsumsi kami tanggung sendiri. Yang jelas ini semua untuk kesehatan putri tercinta kami ini, kami tetap akan berjuang semaksimalnya,” kata Maman.

Kedepannya melalui media ini Maman berharap jika ada para darmawan yang mau berbagi meringankan beban yang dialami keluarganya, Maman berucap terimakasih.

‘’Kami keluarga sederhana. Beban ini berat sekali. Kami harap jika ada para dermawan yang mau memberikan bantuan sangat membantu kelanjutan pengobatan putri kami ini,” tutup Maman sambil menyeka air mata.(*)

Wartawan : Supriyadi
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

H M Rais Makraf : Nama Nalim Ada Filosofinya


Fokusinfo.com | Tabir Lintas : Ada yang unik saat acara kenduri dan syukuran pindah rumah Nalim (13 Maret 2017) lalu. Seorang tokoh masyarakat Tambang Baru, H M Rais Makraf memaparkan filosofi nama Nalim menurut artiannya sendiri.

Dijelaskannya, ada keistimewaan nama Nalim. awal huruf Nalim adalah N merupakan singkatan dari Nasionalis yang berarti pencinta nusa dan bangsa sendiri. ‘’Nasionalis itu orang yg memperjuangkan kepentingan bangsanya atau daerahnya. Itu telah sama-sama kita ketahui saat Pak Nalim menjabat sebagai Bupati Merangin. Semoga jiwa itu tetap tertanam hingga sekarang,” kata Rais.

Huruf yang kedua adalah A yaitu Amanah yang berarti sesuatu yg dipercayakan (dititipkan) kpd orang lain. ‘’Insya Allah Bapak Nalim ini orangnya Amanah. Jika telah berkata atau diberi kepercayaan beliau akan menepatinya,” tutur Rais.

Huruf yang ke tiga adalah L, menurut Rais L adalah perwujudan dari Lemah Lembut. Karakter itu telah merekat pada Nalim selama ini baik bertutur kata, bersikap, berinteraksi. ‘’Kalau karakter orang lemah lembut, apapun yang dikerjakan akan pasti tidak jauh dari karakter tersebut. Perlu diingat, lemah lembut bukan berarti tidak tegas loh. Kalau tidak percaya coba saja berbincang dengan beliau,” ungkapnya.

Sementara itu huruf ke empat adalah I. Rais mengatakan huruf I ini adalah cerminan dari keikhlasan Nalim selama bersikap, mengerjakan sesuatu dan lainnya. Bersih hati, tulus hati. ‘’Kalau Pak Nalim tidak iklhas dalam segi apapun itu, mustahil beliau mendapatkan rezeki yang melimpah. Mustahil juga saat acara ini banyak orang yang datang,” katanya.

Huruf terakhir adalah M, dianalisa Rais huruf M adalah Ma’unah yang berarti kemampuan yang luar biasa diberikan oleh Allah kepada seorang mukmin untuk mengatasi segala kesulitan.

‘’Makin besar orang makin besar pula kesulitan yang dihadapi. Tapi insya Allah Pak Nalim ini tegar dan piawai menyelesaikan persoalan, mencari solusi. Sebagai seorang pemimpin tentu saja persoalan kedepannya adalah menjadikan masyarakat makmur, aman, nyaman,” terang Rais.

Jadi, menurut Rais nama Nalim merupakan singkatan dari Nasionalis, Amanah, Lemah Lembut, Ikhlas dan Maunah. ‘’Ini sih menurut saya, Yang jelas saya siap mendukung Pak Nalim menjadi orang nomor satu di Merangin,” pungkasnya.(*)

Wartawan : Ari Akbar
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Kenduri Nalim, Bincang Politik Tak Terelakkan


Fokusinfo.com | Tabir Lintas : Gemaan yel-yel dukungan Nalim kembali menjadi orang nomor satu di Merangin tidak terbendung saat acara kenduri syukuran pindah rumah (Senin, 13 Maret 2017) yang berlangsung di Desa Tambang Baru Kecamatan Tabir Lintas.

Bahkan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa Tambang Baru secara sadar menyatakan dukungannya agar Dr H Nalim, SH MM kembali memimpin Merangin.

Ya, dalam acara yang juga dihadiri oleh sejumlah para tokoh politik tersebut Nalim juga sempat menyinggung Pilkada Kabupaten Merangin yang akan digelar tahun 2018 mendatang. Bahkan Nalim memperkenalkan Anggota DPR RI, Handayani yang saat pilkada 2013 merupakan rivalnya namun saat ini menempatkan diri sebagai pendukungnya maju Pilkada 2018.

‘’Salam hormat saya kepada Pak Handayani yang dulu kami ini bersaing, tapi sekarang beliau insya Allah akan mendukung saya maju Pilkada,” kata Nalim disambut aplause para undangan yang hadir.

Sementara itu, Handayani dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya siap dengan sepenuh hati untuk mendukung Nalim untuk Bupati Merangin pada Pilkada 2018.

“Insya Allah saya akan turun langsung untuk memenangkan Nalim pada Pemilu 2018 nanti,” Kata Handayani.

Tak kalah serunya, pernyataan Handayani direspon antusias para undangan yang hadir. Sementara itu, Ketua Paguyuban Jawa Merangin Mashuri yang terlihat ditengah para undangan tampak senyum-senyum saja.(*)

Wartawan : Ari Akbar
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Pindah Rumah, Nalim Gelar Kenduri


Fokusinfo.com | Tabir Lintas : Tak diragukan, Dr H Nalim, SH MM masih memiliki nama besar di Merangin. Selain sebagai mantan Bupati Merangin, Nalim juga dianggap sebagai tokoh masyarakat yang kharismatik serta merekat jiwa sosial yang santun.

Hal itu terbukti saat acara kenduri sekaligus syukuran pindah rumah (Senin, 13 Maret 2017) yang dihadiri lebih dari seribu orang. Tidak hanya masyarakat umum, sejumlah tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta tokoh politik juga tampak menikmati acara yang dikemas ala santai oleh tim panitia.

Nalim yang saat ini resmi mendiami rumahnya yang terletak di Jalan Lintas Sumatera Desa Tambang Baru Kecamatan Tabir Lintas itu, mengungkapkan rasa terimakasih atas kehadiran para undangan.

‘’Terimakasih atas kehadiran para undangan. Jujur ini diluar dugaan karena selisih jumlah undangan dengan masyarakat yang datang banyak juga. Untung panitia siap dengan kondisi semacam ini,” kata Nalim.

Dikesempatan itu Nalim juga menaruh hormat kepada sejumlah tokoh yang hadir diantaranya Anggota DPR RI Handayani, Ketua DPD PAN Ahmad Kausari, Ketua DPC PKB yang juga Anggota DPRD Merangin dua periode Idham Kholik, serta tokoh politik yakni Sekretaris DPC PDI P Merangin Agus Purnomo. Selain itu tampak juga Ketua Paguyuban Jawa Merangin Mashuri berserta rombongan.

Tidak hanya itu, pantauan fokusinfo.com dalam acara itu tampak juga tokoh pemuda, pengurus organisasi kemasyarakatan, BKMT, perangkat Desa Tambang Baru.

Kades Tambang Baru dalam sambutannya mengucapkan selamat datang secara resmi kepada Nalim beserta keluarga dan menyambut baik status Nalim menjadi bagian dari masyarakat Tambang Baru.

‘’Pak Nalim itu memang orang sini, rumahnya disini. Saya anggap acara ini formalitas saja. Mempertegas kalau rumah Pak Nalim itu di Tambang Baru. Jadi masyarakat Merangin bisa tahu. Nanti kalau ada keluhan silahkan menghadap Beliau, insya Allah pasti beres,” Katanya disambut aplaus para undangan yang hadir.(*)

Wartawan : Ari Akbar
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Menilai ADD Minim, Warga Dusun Karya Makmur Swadaya Bangun Desa


Fokusinfo.com | Renah Pamenang : Merasa usulan prioritas pembangunan tidak diacuhkan saat Musyawarah Dusun (Musdu), warga dusun Karya Makmur Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang khususnya RT 17 mengambil kebijakan sendiri dengan bertekat swadaya membangun dusun.

Ketua RT 17, Maftuhin mengatakan pembangunan yang dilaksanakan adalah pembuatan infrastruktur seperti drainase dan pemasangan gorong-gorong.

‘’Pokoknya kita tidak usah berharap banyak dengan bantuan dari Dana Desa. Kalo dikit-dikit kita mengandalkan RPJM DES yang belum pasti itu pembangunan dusun kita akan terbengkalai,” katanya.

Dijelaskannya, pembangunan dilaksanakan swadaya oleh masyarakat dengan cara gotong royong. Sementara dana pembangunan dipungut dari warga. Hal itu, masih dikatakan Maftuhin telah melalui musyawarah dan kesepakatan warga.

‘’Ini semua kami lakukan karena usulan kami sering tidak didengar saat rapat RPJM DES (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa). Jadi kami sepakat mengadakan iuran wajib bulanan sebesar Rp.10 ribu per KK. Hingga saat ini terkumpul Rp.2,3 juta,” terangnya.

Kedepannya Mafthin berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Desa Rasau terhadap wilayah yang dipimpinnya itu. Karena hingga saat ini masih banyak titik-titik fasilitas umum yang harus dibangun.(*)

Wartawan : Supriyadi
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

H Al Haris: Untuk Kesehatan Saya Fokus 1.000 Persen


Fokusinfo.com | Merangin : Pembangunan bidang kesehatan menjadi prioritas utama. Bahkan untuk kesehatan tersebut, tidak hanya fokus 100 persen, tapi 1.000 persen seluruh perhatian tercurah pada bidang kesehatan.
Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin H Al Haris pada acara pelantikan 22 pengurus ranting Ikatan Bidang Indonesia (IBI) Merangin periode 2015-2020 pada Sabtu (4/3), di Pola Bappeda Merangin.
‘’Makanya saya melakukan berbagai program kesehatan, salah satunya beasiswa kesehatan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, kuliah di bidang kesehatan,’’ujar Bupati.
Saat ini telah banyak lulusan beasiswa kebidanan. Bupati langsung membuat SK mereka, untuk bekerja di kampung halamannya. Harapan bupati bidan itu tidak akan pindah ke derah lain, karena harus membangun kesehatan di desanya.
Bupati tidak hanya perhatian dengan berbagai sarana kesehatan, tapi juga para pelaku kesehatan, seperti para medis. Sejak awal memimpin Kabupaten Merangin, H Al Haris terus menaikkan insentif para medis.
Selain itu bupati juga telah berupaya memperjuangkan ke tingkat pusat, dengan diangkatnya bidan PTT sebanyak 201 orang, menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada tahun 2017 ini.
‘’Saya pesan kepada bidan PTT yang lulus CPNS, harus melengkapi data yang benar. Jangan sampai data yang dikirim menghambat keluarnya Nomor Induk Pegawai (NIP),’’pinta Bupati.
Profesi bidan lanjut bupati, sangat mulia, karena pekerjaan yang dijalankan sangat berat, mempertaruhkan kehidupan orang lain. Bidang tidak jarang rela meninggalkan kesenangan pribadi, demi menolong orang lain.
Oleh sebab itu, kemuliaan profesi bidan jangan pernah merubah harkad dan martabat bidan. Jangan sampai pelayanan bidan yang diberikan diukur dengan materi.
‘’Pesan saya, bidan harus melayani semua masyarakat yang membutuhkan. Pelayanan bukan hanya untuk ibu hamil, tapi juga  orang-orang sakit di desa. Bidan yang sudah usia lanjut jangan dipaksakan melayani pasien, masih ada yang muda,’’pesan Bupati.
Diakui bupati, saat melakukan program Pertisun (Perjalanan pejabat tidur di dusun), masih ada desa yang belum memiliki Puskesmas. Untuk itu bupati langsung mengiktruksikan Kadis Kesehatan membangun Puskesmas di desa tersebut.
Bagaimana dengan pelayanan RSD Kol Abundjani Bangko? Bupati menegaskan, pelayanan di RSD Kol Abundjani Bangko terus ditingkatkan. Berbagai sarana gedung baru dan pelatan baru telah dilengkapi.
Bupati juga minta Direktur RSD Kol Abundjani Bangko untuk tidak memperkerjakan perawat yang sudah tua, menjaga pasien. ‘’Masih banyak perawat usia muda yang bisa menjaga pasien,’’tegas Bupati. (advertorial) 

Share:

H Al Haris: Waspadai Beredarnya Permen Narkoba


• Guru dan Orang Tua Diminta Awasi Jajanan Anak

Fokusinfo.com | Merangin : Bupati Merangin H Al Haris minta kepada para guru dan orang tua, untuk mengawasi jajanan anak-anaknya. Hal ini terkait maraknya beredar jajanan permen narkoba di sejumlah daerah dalam Tanah Air.
‘’Tolong para guru dan orang tua, awasi betul jajanan anak-anak kita, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah. Bahaya narkoba sekarang sudah menyerang ke anak-anak, lewat jajanan mengandung narkoba,’’pinta Bupati kemarin (8/3).
Bagi guru lanjut bupati, harus mengontrol jajanan apa saja yang dijual di kantin sekolah. Selain itu keberdaan pedagang keliling yang mangkal di luar pagar sekolah sangat perlu terus dipantau, karena rawan munculnya peredaran permen narkoba.
Kepada orang tua diminta untuk tidak berlebihan memberi uang jajan anaknya. Orang tua harus memantau jajanan apa yang dibeli anak di lingkungan rumah dan tempat-tempat les anak.
Baru-baru ini jelas bupati, telah ditemukan  permen dengan bentuk menyerupai botol dot terindikasi narkoba di Surabaya. Permen bernama prodik permen keras tersebut, memiliki izin edar ML 224409003077.
Izin edar permen itu, makanan luar negeri yang diproduksi Xiamen Yang Wan Foodstuff, China. Permen ini memiliki merek Penguin Brand dengan warna hijau, yang akhir-akhir ini sangat disukai anak-anak.
Selain itu jelas bupati, perlu diwaspadai juga permen jenis lallipop warna-warni, harganya murah berkisar antara Rp 1.000,- sampai Rp 3.000,- persatuannya dan ermen berbentuk gagang berkemasan Cannabis, diduga mengadung sabu-sabu.
Permen karet hasil olahan ekstasi yang dikemas dengan bungkus kartun lucu, strawberry meth atau strawberry quick merupakan narkoba kristal berbentuk bulat mirip permen pop rock rasa strawberry.
‘’Saya sudah intruksikan Dinas Perindag Merangin dan Dinas Kesehatan bersama tim untuk turun ke pasar dan sekolah-sekolah, melakukan sidak terhadap peredaran jajanan anak-anak yang mengandung narkoba,’’terang Bupati.
Sementara itu dr Syahrial kepala Puskesmas Bangko, memberikan tips bagaimana cara membedakan narkoba dalam permen dengan permen biasa. Bagi orang awam memang akan sangat sulit untuk membedakannya.
‘’Ciri-ciri bisa dikenali dari perubahan perilaku anak,’’ujar dr Syahrial. Perubahan perilaku anak ini akan mengubah anak yang tadinya periang menjadi pendiam. Bahkan pada saat yang parah, kebutuhan uang jajan anak semakin mengingkat.
Kadis Perindag Merangin Junaidi saat dikonfirmasi terkait rawan beredarnya permen mengandung narkoba di Merangin, mengaku dalam waktu dekat bersama tim, akan segera turun ke pasar dan sekolah-sekolah.
‘’Nanti Perindag Merangin akan turun ke pasar dan sekolah-sekolah tidak sendirian, tapi bersama tim dari Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya. Mengingat di Merangin belum ada Balai POM, sampel akan kita kirim ke Jambi,’’terang Junaidi.(advertorial)

Share:

Bupati Merangin Buka Rakor Forum OPD

•  Bidang Pendidikan, Budaya dan Ketenagakerjaan


Fokusinfo.com | Merangin : Bupati Merangin H Al Haris kemarin (14/3), membuka rapat koordinasi (Rakor) Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bidang pendidikan, budaya dan ketenagakarjaan.

Pada acara yang berlangsung di Aula Bappeda Merangin itu, bupati menegaskan pada 2018, seluruh program OPD Pemkab Merangin harus sudah singkron dengan program Jambi Tuntas dan Nawacita Jokowi-JK.
‘’Dengan perangkat baru, OPD Pemkab Merangin juga harus singkron dengan keberadaan OPD di Pemprov Jambi. Saya yakin masih banyak kepala OPD yang belum memahami tugas pokok dan fungsi jabatan yang baru diemban,’’ujar Bupati.
Termasuk lanjut bupati, terkait dengan koordinasi yang akan dilakukan ke OPD mana? Untuk itu bupati mengajak seluruh kepala OPD serius mengikuti acara dan pahami betul tugas pokok dan fungsinya.
Pada kesempatan itu berbagai permasalahan dibahas, termasuk masalah standar kelulusan pelajar. Bupati menilai beda standar kelulusan pelajar SMP di Kabupaten Merangin dengan pelajar di Kota Jambi.
‘’Jika standar nilai kelulusan antara pelajar di kota dan kabupaten disamakan, tentu anak-anak lulusan dari SMP di Kabupaten Merangin, tidak bisa masuk SMA di Kota Jambi.  Sebab fasilitas sekolah di kota dengan di kabupaten itu juga beda,’’terang Bupati.
Inilah terang bupati, salah satu tujuan dilakukan rakor Forum OPD, agar kendala, permasalahan, isu-isu strategis, kemajuan dari masing-masing dinas instansi yang berkaitan dengan pembangunan bidang pendidikan, budaya dan ketenagakerjaan diketahui.
Semua itu berfungsi untuk menunjang pembangunan yang berkaitan dengan diketahuinya kemajuan palaksanaan, kendala, permasalahan, isu-isu strategis pembangunan di bidang pendidikan, budaya dan ketenagakarjaan.
Secara berkelanjutan semua itu lanjut bupati, dapat difungsikan sebagai kantrol terhadap pelaksanaan program dari masing-masing OPD di tahun selanjutnya. Bupati kembali menegaskan, singkroniasasi itu harus dilaksanakan.
Diharapkan bupati, akan tercapai keselarasan program dan kegiatan antar OPD dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran, sesuai dengan kewenangan dan prioritas pembangunan dengan mempertajam indikator serta target sasaran yang akan dicapai.
Hadir sebagai pembicara pada acara yang dihadiri ratusan pejabat dan pegawai dari dinas bidang-bidang terkait, utusan dari Bappeda Provinsi Jambi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jambi, Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Jambi.
Selain itu narasumber juga hadir dari Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provisi Jambi.(advertorial)

Share:

SMPN 16 Merangin Tingkatkan Disiplin


Fokusinfo.com | Merangin : Dibawah kepemimpinan Tjinto Pribadi sejak dua tahun belakangan ini perubahan dan kemajuan SMPN 16 Merangin mulai kentara nyata dirasakan oleh para siswa serta majelis guru dan staf pegawai.

Tidak saja dibidang akademik, bidang prestasi juga menonjol di sekolah yang terletak di Desa Rasau kecamatan Renah Pamenang itu.
Kepala SMPN 16, Tjinto Pribadi diruang kerjanya mengatakan peningkatan disiplin merupakan salah satu upaya yang diterapkan pihak sekolah khususnya kepada para siswa sehingga apa yang menjadi target peningkatan kualitas pendidikan disekolah itu bisa tercapai.

‘’Kami mulai dari menerapkan disiplin. Mulanya memang agak susah juga tapi lama-lama mulai menjadi kebiasaan,” kata Tjinto.

Dijelaskannya, aktifitas sekolah dimulai pada jam 06.00 WIB. Menjelang jam 07.00 WIB kegiatan siswa diisi dengan membersihkan lingkungan sekolah dipandu oleh sejumlah guru piket. Selanjutnya diisi dengan kegiatan apel pagi dan santapan rohani.

‘’Jadi pada jam 07.15 pintu pagar telah ditutup. Kegiatan belajar mengajar langsung dilaksanakan,” ungkapnya.
Tjinto juga mengatakan, sejak diberlakukannya sejumlah program tersebut berbuah hasil yang manis. Yaitu pada Oktober 2016 lalu sekolah tersebut mendapat Penghargaan dari Bupati Merangin sebagai Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan (Sekolah Adiwiyata).

‘’Alhamdulillah sekolah kita mendapat penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata dari Bupati Merangin. Ini membanggakan sekaligus memberatkan karena kami harus betul-betul menjaga agar kedepannya status sekolah Adiwiyata itu terus melekat,” tuturnya.

Untuk menjaga predikat itu, diungkapkan Tjinto pihaknya semakin mempertegas peraturan sekolah kepada para siswa dengan melibatkan orangtua siswa dan komite sekolah.(*)

Wartawan : Supriyadi
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

H Al Haris Sukses Loby ke Jepang


• Dapat Hibah Damkar dan Ambulan dari Toyota

Fokusinfo.com | Merangin : Ilmu loby yang dimiliki Bupati Merangin H Al Haris tidak hanya mempan di tingkat pusat dan nasional, tapi juga kancah internasional.

Ini terbukti beberapa hari lalu bupati sukses melakukan Momerandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan ternama Toyota di Jepang.

‘’Saya baru saja melakukan MoU dengan Toyota. Kita mendapatkan bantuan hibah dari Toyota Ehime dan Toyota Khoci,’’ ujar Bupati langsung dari Jepang.

Insya Allah bantuan dalam bentuk mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan ambulan itu, akan dikirim setelah selesai semua administrasi dan kelengkapannya.

Ada 12 kabupaten/kota jelas bupati, yang akan menyusul mendapatkan bantuan serupa, setelah Merangin.
Untuk pengiriman bantuan tersebut ke Tanah Air terang bupati, akan dilakukan dalam waktu dekat.

‘’Dengan bantuan ini, kedepannya kita akan lebih bisa lagi meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan dan kebakaran di Kabupaten Merangin,’’ jelas Bupati.

Tentunya lanjut bupati, bantuan dua armada itu, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Merangin. (advertorial)

Share:

H Al Haris: Banjir, Jangan Buang Sampah ke Sungai


Fokusinfo.com | Merangin : Meluapnya air di sejumlah sungai dalam Kabupaten Merangin, menimbulkan kecemasan tersendiri bagi Bupati Merangin H Al Haris. Bupati yang sangat perduli dengan masyarakatnya itu, prihatin dengan semakin banyaknya desa yang terendam air.

Betapa tidak, banjir yang melanda desa-desa di dataran rendah itu, melumpuhkan perekonomian warga. Ratusan hektar sawah gagal panen dan ribuan lahan warga mengalami rusak berat.

Banjir yang terjadi selama ini benar-benar mengakibatkan aktivitas warga terbelenggu. Apalagi masih tingginya curah hujan yang turun di Kabupaten Merangin dalam sepekan terakhir, menambah deretan mimpi buruk bupati.

‘’Banjir telah mengancam kita, sudah banyak desa di Kabupaten Merangin yang kebanjiran, sehingga perekonomian warga lumpuh totol,’’ujar Bupati kemarin (13/3) yang sebelumnya telah turun ke sejumlah desa menyalurkan bantuan logistik.

Terkait hal tersebut, bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, terutama masyarakat yang tinggal tidak jauh dari bantaran sungai.‘’Buanglah sampah pada tempatnya,’’pinta Bupati.

Sampah yang dibuang ke sungai jelas bupati, sangat rentan mengakibatkan banjir. Sebab sampah-sampah tersebut, akan menghalangi aliran air, mengakibatkan air sungai jadi meluap.

Tak heran bila akhirnya luapan air itu mengakibatkan desa yang ada di sekitarnya menjadi kebanjiran. Kalau sebuah daerah sudah kebanjiran, juga merusak semua infrastruktur desa yang sudah dibangun.

Selain itu, bupati minta warga tidak membakar sampah, karena asap yang dikeluarkan dapat terdeteksi lewat salelit. ‘’Sedikit saja ada titik api, langsung terdeteksi satelit. Jangan sampai daerah kita dituding produksi asap,’’terang Bupati. (advertorial)

Share:

Dibingkisi Makanan, Nalim dan Sukma Jaya tak segan Makan Berawang.


Fokusinfo.com : Tabir Barat : Ada yang menarik dari perjalanan Dr H Nalim, SH MM dan Dra Hj Sukma Jaya berserta rombongan di desa Ngaol Kecamatan Tabir Barat.

Saat mengakhiri pembukaan MTQ ke-32 Desa Ngaol, Nalim diberi bingkisan oleh-oleh berupa Makanan khas Ngaol yaitu Ayam Panggang Nasi Ketan oleh perwakilan warga.

Pemberian itu merupakan kejutan tersendiri bagi Nalim dan rombongan. Pasalnya makanan tersebut dibuat sendiri secara tradisional oleh anak cucu kemenakan Desa Ngaol. Dan menurut sejumlah warga, makanan tersebut biasanya diberikan kepada orang-orang dan moment tertentu saja dengan tujuan penghormatan.

Dengan antusias dan mengucapkan terimakasih Nalim menerima pemberian tersebut lalu mengajak istri tercinta beserta rombongan serta sejumlah masyarakat lainnya menghabiskan makanan di tepi Sungai Batang Tabir.

Tanpa canggung, Nalim berbaur dengan masyarakat makan berawang. Sesekali terdengar sahutan candaan. Suasana akrab tercipta. Kerinduan terobati.(*)

Wartawan : Ari Akbar
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Nalim Dan Sukma Jaya Hadiri MTQ Ke-32 Di Ngaol


Fokusinfo.com | Tabir Barat : Calon kuat Bupati Merangin, Dr. H Nalim, SH MM beserta Istri Dra H Sukma Jaya menghadiri pembukaan MTQ ke-32 di Desa Ngaol Kecamatan Tabir Barat, Jum’at 10 Maret 2017.

Acara yang berlangsung hikmat itu diikuti oleh lima dusun dengan melibatkan 60 orang peserta perdusun.

Nalim dalam sambutannya mengatakan penyelenggaraan MTQ seyogyanya tidak hanya sebatas bersaing mendapatkan gelar juara. Namun jauh kedepan ada yang lebih penting yaitu menanamkan akhlak, iman dan taqwa kepada Allah SWT.

‘’Jangan terpaku untuk mendapatkan gelar juara. Itu hanya formalitas dalam perlombaan saja. Semua peserta yang mengikuti MTQ ini pasti merupakan orang-orang yang hebat,” kata Nalim.

Nalim berharap kedepannya ada perubahan dan/atau peningkatan keimanan dan ketaqwaan khususnya bagi generasi muda desa Ngaol didalam agama Islam. Menurutnya para generasi muda tersebut adalah tonggak agama Islam kedepannya.

‘’Bagi yang belum rajin ke masjid, saat ini lah kita bersama-sama memulainya. Bagi yang sudah terbiasa ke masjid maka pertahankan itu, para generasi muda Islam harus bisa menjadi pilar pertahanan agama Islam kedepannya,” terang Nalim.

Dalam acara itu juga dilangsungkan pawai islami yang didalamnya berisi barisan para peserta dengan asesoris dan beraneka kostum. Serta penyuguhan penampilan pantun lawak. Para warga yang menyaksikan antusias dengan pelaksanaan MTQ tersebut.

‘’Terimakasih kepada Pak Kades dan panitia dan seluruh warga Desa Ngaol yang telah membuat acara meriah seperti ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan bermartabat bagi kita semua, amin,” tutup Nalim.

Sebagai bentuk motivasi peserta MTQ, dalam kesempatan itu Nalim dan Sukma Jaya juga memberikan bantuan uang pembinaan.(*)

Wartawan : Ari Akbar
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Kasus Bansos TIK Merangin | Joko CS Gandeng Kuasa Hukum


Fokusinfo.com | Merangin : Keseriusan para narapidana kasus Bansos (Bantuan Sosial) program pengadaan barang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tidak bisa dipandang sebelah mata. Niat mereka mencari keadilan ditempuh dengan berbagai cara termasuk menggandeng tim kuasa hukum.

Joko Wahyono salah seorang terpidana mengatakan telah bekerjasama dengan satu tim advokat untuk mencari keadilan.

‘’Kami telah tandatangan menguasakan persoalan hukum ini kepada pihak pengacara. Nanti biarlah tim itu yang bekerja, kami hanya ingin keadilan. Memang kami menjalani putusan pengadilan tapi kenapa hanya kami saja,” ungkap Joko.

Sementara itu pimpinan Lembaga Bantuan Hukum Prioritas Keadilan (LBH PK), Toni Irwan Jaya, SH mengatakan telah menerima berkas materi kasus TIK yang dikuasakan.

‘’Memang saya ditunjuk sebagai kuasa hukumnya. Saya ditugaskan untuk mencari keadilan bagi narapidana tersebut,” Ungkap Toni.

Toni berharap kasus pencarian
keadilan ini bisa segera diselesaikan oleh tim yang dipimpinnya. Sebagai landasan awal Toni akan mempelajari putusan pengadilan yang telah berada ditangannya.

‘’Putusan pengadilannya sudah ada ditangan kami. Akan kami pelajari dulu untuk mengambil langkah apa yang akan dilakukan,” tutup Toni.(redaksi)


Share:

Kasus Bansos TIK Merangin | Inginkan Keadilan, Marliyos, M Isya & Joko Berkoar


Fokusinfo.com | Merangin : Meskipun telah menerima dan menjalani putusan dipenjara atas kasus penyelewengan dana Bansos (Bantuan Sosial) program pengadaan barang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada 2014 lalu, tiga orang narapidana yaitu Marliyos, M Isya dan Joko masih merasa tidak puas, mereka beranggapan keadilan tidak berada dipihak mereka. 

Pasalnya sejumlah pihak yang bagi mereka turut menikmati aliran dana TIK hingga sekarang masih berkeliaran.

Marliyos kepada media ini beberapa waktu yang lalu mengatakan akan membongkar kembali kasus TIK tersebut hingga kebenaran diketahui oleh masyarakat.

‘’Ini tidak adil, bukan hanya kami yang menikmati aliran dana itu, banyak juga yang lainnya,” kata Marliyos.

M Isya, dengan raut wajah teduhnya mengungkapkan ketidakrelaannya menjalani hukuman. Apalagi saat transaksi dirinya tidak berada di tempat kejadian perkara.

‘’Waktu transaksi saya berada di Jakarta. Kenapa saya yang ditersangkakan dan harus menjalani ini semua. Saya tidak rela, ini sejarah yang buruk bagi keluarga besar saya,” ungkap M Isya sambil sesekali mengusap linangan airmata.

Sama seperti rekannya, Joko yang dikenal cukup vokal juga mengungkapkan ketidak relaannya menjalani hukuman. Sementara nilai uang yang menjadi temuan pada dirinya dibawah nilai uang yang diterima oleh individu lain.

‘’Saya ini hanya mediator, sementara mediator yang lain tidak mendapatkan hukuman,” tutur Joko.

Joko juga mengatakan kedepannya mereka siap akan membongkar kelanjutan kasus TIK tersebut. 

‘’Apapun resiko yang akan kami hadapi nanti, yang jelas kami tidak rela diperlakukan seperti ini. Harus ada pihak lain yang merasakan apa yang kami rasakan. Itu baru adil” kata Joko semangat.(redaksi)

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com