• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pengukuhan Karang Taruna Indonesia Kabupaten Merangin


Share:

PETI Masih Beroperasi di Sungai Tantan, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas




FokusInfo.com. Nalo Tantan -  Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi didesa Aur beduri Kec. Nalo tantan saat ini kian meresahkan. Warga sekitar merasa dirugikan dengan aktivitas tambang emas ilegal tersebut.  Bahkan warga meminta aparat kepolisian bertindak tegas untuk menertibkan aktifitas PETI. Sedikitnya puluhan tambang emas yang Beroperasi di Sepanjang sungai Tantan , Membuat Sungai Tantan menjadi keruh dan berbau.
Zat mercuri bercampur oli yang dihasilkan dari mesin dompeng tersebut membuat warga sekitar tidak dapat lagi mengkosumsi air sungai yang semakin tercemar.
            “Kami setiap hari minum air sungai, tapi semenjak ada dompeng, dan eskapator di sepanjang aliran sungai tantan, kami tidak bisa lagi mengkosumsi air sungai itu.” kata salah seorang warga yang enggan ditulis namanya pada  FokusInfo.com  ( 27/09).
Akibat aktifitas PETI itu, warga pun juga meminta kepada penegak hukum untuk bertidak tegas kepada oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kami selaku masyarakat meminta kepada Aparat Bertindak Tegas untuk berantas dompeng disepanjang sungai tantan ini.”harapnya.
Terpisah, Kepala Desa Aur Beduri mengatakan, Untuk penambang emas Ilegal tersebut sudah Kita berikan Surat Terguran, Tetapi mereka Tidak memperdulikannya sama sekali.
 “Kita sudah mengetahui oknum penambang emas itu. bahkan kita selaku pemerintah Desa sudah memberikan surat terguran kepada pemiliknya, namun mereka tidak peduli teguran dari kami.” Tegasnya. (Dea)

Share:

Honoranium Pegawai Sara’ dan Guru Ngaji Kecamatan Tabir di Salurkan



TABIR - Sebanyak 151 Pegawai Sara' dan Guru ngaji yang ada di 5 Kelurahan dan 6 Desa yang ada di Kecamatan Tabir menerima honor dari pemerintah Kabupaten Merangin. Pegawai sara yang bertugas di Masjid dan di TPA/TPSA menerima honor sebesar Rp. 420 ribu perenam bulan. atau sama dengan Rp.70.000 perbulan. Penyerahan honor tersebut langsung diserahkan Pemerintah Merangin melalui kepala Bagian Kesra yang bertempat di Aula Kantor Camat Tabir kemarin (28/9). Honoranium pegawai sara'dan guru ngaji tersebut berasal dari APBD Kabupaten Merangin.
Zarkasim selaku Kasi Kesra Kecamatan Tabir mengatakan, penyerahan honor bagi pegawai sara' dan guru ngaji tersebut dilakukan dua kali dalam setahun yang dibayarkan enam bulan sekali. Menurutnya 151 pegawai sara' dan guru ngaji tersebut telah mempunyai Surat Keputusan Bupati (SK) dan bertugas di masjid dan tempat pengajian setiap harinya.
"Pembagian Honor langsung diserahkan Pemda Merangin melalui bagian kesra. kalau kami dari kecamatan sifatnya hanya pendamping dan memberikan data setiap bulannya. soal honor pemerintah Merangin yang memberikan,"katanya saat dibincangi koran ini beberapa waktu lalu.
Dikatakan Zarkasim, sejauh ini belum ada penambahan guru ngaji dan pegawai sara' di Kecamatan Tabir. Menurutnya penambahan guru ngaji dan pegawai sara' tersebut dapat diusulkan secara langsung kepemerintah Merangin.
"Kita bisa saja mengusulkan kepemerintah Merangin, dan pemerintah Merangin lah yang akan mengusulkan ke DPRD. Seandainya disetujui DPRD, kemungkinan rekrument pegawai baru bisa saja terjadi,"sebutnya.
"Kalau seandainya Bagian Kesra telah mengusulkan ke DPRD dan disetujui barulah ada penambahan pegawai. dan biasanya diinformasikan ke pihak Kecamatan. sementara tindak lanjutnya kita informasikan kedesa-desa,"tambahnya.
Untuk pengusulan penambahan pegawai baru di Kecamatan, pihaknnya mengaku tidak mempunyai anggaran.
"Anggaran kita terbatas. tidak mungkin menambah pegawai baru. itu kebijakan pemerintah bersama pihak Legislatif," sebutnya.
Ia menjelaskan peran guru ngaji dan pegawai sara' sangatlah penting dalam meningkatkan syiar agama islam. oleh sebab itu ia berharap para guru ngaji dan pegawai sara' benar-benar dalam menjalankan tugas sesuai tupoksinya masing-masing.
"Secara tidak langsung peran guru ngaji dapat menekan angka buta aksara alquran. kalau bisa honornya ditambah beserta pegawainya. pelaksanaanya juga ditingkatkan. sementara persyaratan mengambil honor tersebut penerima cukup membawa KTP,"pungkasnya.
Terpisah Camat Tabir Akmal Zen membenarkan penyaluran honoranium guru ngaji dan pegawai sara’. Ia mengatakan, pengambilan honoranium guru ngaji dan pegawai sara’ telah disalurkan kepada yang bersangkutan.
‘Ya, honoranium sudah kita salurkan  sesuai nama yang ada di SK Kabupaten Merangin. Semoga bantuan ini dapat bermamfaat dan para guru ngaji dan pegawai sara’ dapat bekerja sesuai apa yang diharapkan pemerintah,”tutupnya.(yazdy)

Share:

Jembatan Penghubung Dua Desa Rusak, Warga Minta Pembangunan Jembatan Berlantaikan Besi





Warga Swadaya Perbaiki Jembatan

TABIR - Warga Desa Seling Kecamatan Tabir beberapa waktu lalu, secara swadaya memperbaiki jembatan yang rusak sejak beberapa bulan terakhir ini. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, karena dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, masyarakat setempat pun terpaksa memperbaiki jalan jembatan dengan peralatan seadanya. 
Berdasarkan pantauan dilapangan beberapa waktu lalu, kondisi jalan jembatan memang sudah lama rusak dan sama sekali belum ada perbaikan. Oleh karenanya, warga sekitar secara swadaya memperbaiki jembatan dengan menyumbangkan kayu maupun peralatan penunjang perbaikan jembatan.  
"Ya, kondisi jambatan sudah lama rusak dan berlobang. Kalaupun diperbaiki kami hanya mampu memperbaiki seadanya,”kata Abu Bakar warga desa setempat.
Ia mengatakan, bahwa sudah lama jembatan ini rusak dan belum ada perbaikan sama sekali. Menurutnya, jembatan yang berukuran lebih kurang 100 meter ini  merupakan salah satu akses warga di dua desa yakni, Desa Seling dan Desa Koto Baru.
“Jembatan ini setiap harinya dilalui warga yang juga terkadang mengangkut Karet maupun pejalan kaki. paling-paling itu perbaikan dari warga tidak bertahan lama dan beberapa bulan setelahnya pasti rusak lagi,” sebutnya.
Ia menambahkan, seharusnya jembatan ini diganti yang baru, kalau bisa jembatan ini dibuat dari beton yang kokoh berlantaikan besi. karena mengingat jembatan ini merupakan penghubung yang penting antar dua desa.
“Jembatan ini penting untuk warga sebagai penghubung untuk menuju ke desa Seling dan Koto Baru. terutama bagi para petani, kan susah kalau jembatan rusak, dan saya selaku warga meminta kepada dinas terkait kalau memperbaiki jembatan ini harus total, jangan cuma dilas sana-sini, akhirnya tidak lama rusak lagi,”tegasnya.
Terkait kerusakan ini, warga berharap pemerintah Kabupaten Merangin dapat merehap jembatan secara total dengan kualitas yang mumpuni.  
“Besar harapan kami pemerintah daerah lebih memperhatikan jembatan ini. sebab jalan ini merupakan salah satu untuk meningkatkan sumber perekonomian rakyat di dua desa,”tukasnya.
Terpisah, Camat Tabir Akmal Zen mengatakan, kerusakan jembatan dua desa tersebut dapat dianggarkan melalui dana tanggap darurat. Dalam hal ini ia meminta agar kepala desa setempat membuat permohonan bantuan kepemerintah Kabupaten Merangin.
“Jika memang keadaan jembatan sudah tidak dimungkinkan dapat dianggarkan melalui dana tanggap darurat. Pertama sekali pihak desa harus memoto jembatan tersebut. Setelah itu membuat permohonan kepemerintah Merangin. Yang  ditembuskan ke Bupati Merangin, DPRD Merangin, Dinas PU Merangin dan Dinas DPPK Merangin,”tutupnya.(yazdy)

Share:

Mantap. Bupati Kukuhkan 75 Orang Pengurus KTI Merangin

Fokusinfo.com-Bangko-Bupati Merangin H Al Haris kemarin (26/9) mengukuhkan sebanyak 75 orang pengurus Karang Taruna Indonesia (KTI) Kabupaten Merangin. Pengukuhan yang berlangsung sukses di lapangan eks MTQ tersebut, dihadiri ratusan undangan.
Dikukuhkan sebagai Ketua KTI Merangin Muzakir dan Sekretaris Abu Bakar. Dikatakan bupati, Karang Taruna yang selama ini kiprahnya kurang menggeliat, diharapkan akan lebih berperan dalam pembangunan di Merangin.
‘’Kita mencoba mengangkat apa yang selama ini terendam. Sehingga dengan keberadaan Karang Taruna ini, aktivitas para muda Merangin akan lebih diperhatikan dan bimbingan,’’ujar Bupati.
Diakui bupati, saat ini moralitas para generasi muda Merangin banyak mengalami penurunan. Bahkan para muda Merangin hampir tidak ada lagi tatarama terhadap para senior dan orang tua.
Disisi lain pengaruh bahaya narkoba dan miras, tumbuh subur di kalangan genarasi muda. Semua itu berdampak pada kerusaknya mental generasi muda dan tak terbendungnya pergaulan bebas.
Dalam situasi yang demikian, bupati mengharapkan peran Karang Taruna dapat mencegah dan mengantisipasi rusaknya moral para generasi muda penerus bangsa. ‘’Mari kuatkan barisan pemuda di desa-desa untuk memerangin narkoba,’’ajak Bupati.
Sementara itu Ketua KTI Merangin Muzakir mengatakan, pengukuhan pengurus KTI Merangin tersebut, merefleksikan roh Karang Taruna di Kabupaten Merangin itu ada. KTI Merangin akan siap menyelamatkan genarasi muda Merangin.
‘’Baik pemuda-pemudinya, maka akan baik pula bangsa dan negera yang akan datang,’’ujar Muzakir dalam pidato perdananya disusul tepuk tangan meriah dari ratusan pemuda dan undangan yang hadir.
Kedepan lanjut Muzakir, KTI Merangin akan melaksanakan program-program positif  yang disusun sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Target utamanya memerangin pengharuh bahaya narkoba di kalangan generasi muda.
Pada kesempatan itu beberapa pimpinan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Merangin, melalui Duta Narkoba Merangin 2016 Darussamin membacakan ikrar melawan narkoba. (Adv)
 

Share:

5 Mantan Karyawan Yayasan Haji Soeheily Qori Akan Tempuh Jalur Hukum

Fokusinfo.com-Bangko : 5 orang mantan karyawan Yayasan Haji Soeheily Qori yang dipecat sepihak oleh yayasan rencananya akan menempuh jalur hukum menghadapi persoalan yang mereka alami.
Lima orang itu adalah Bambang Afrianto, Kasman Alwi, Warnedi, Nopen Efendi dan Mukhlis. Kelimanya akan menggugat pihak yayasan karena dinilai telah mencurangi proses penerapan pemecatan.
Bambang, salah seorang mantan karyawan yayasan, mengatakan mereka tidak pernah menerima Surat Peringatan (SP1, SP2) dari yayasan dan selama bekerja mereka mengaku melaksanakan tugas sebagaimana mestinya yang telah diembankan kepada mereka.
‘’Kami bekerja sesuai Tupoksi kami selaku karyawan. Selama ini kami rasa tidak pernah melakukan kesalahan,” kata Bambang.
‘’Kami juga tidak pernah perima SP1, SP2. Kok tiba tiba langsung main pecat,” tambahnya.
Bambang juga mempertanyakan kapasitas Sekretaris Yayasan yang menandatangani Surat pemberhentian mereka sebagai karyawan di Yayasan tersebut.
‘’Yang tanda tangan surat pemecatan itu Pak Edi Suratno, bukan Ketua Yayasan, padahal ketua yayasan ada ditempat,” bebernya.
Sementara itu ketika media ini meminta klarifikasi dari Sekretaris Yayasan Haji Soeheily Qori, Edi Suratno belum mau menanggapi secara tegas.
‘’Menanggapi persoalan itu kita bicara di kampus saja, tidak etis bicara melalui Handphone,” kata Edi. 
Seperti diberitakan sebelumnya, 5 orang karyawan Yayasan Haji Soeheily Qori Bangko dipecat secara sepihak oleh yayasan. Diduga pemecatan dilakukan karena sebelumnya karyawan tersebut mempertanyakan soal kenaikan gaji.(redaksi) 

Share:

Pertanyakan Kenaikan Gaji, 5 Karyawan Yayasan Haji Soeheily Qori Bangko Dipecat

Fokusinfo.com-Bangko : Isu miring berhembus dari Yayasan Haji Soeheily Qori Bangko. Yayasan yang menaungi STIKes, Akbid dan SMK Kesehatan yang berdomisili di Merangin itu diduga telah memecat 5 orang karyawannya secara sepihak. Ironisnya pemecatan dilakukan pasca para karyawan menanyakan soal kenaikan gaji kepada pihak yayasan.
Salah seorang sumber keterangan, kepada media ini mengatakan pemecatan dilakukan pada awal Agustus 2016 lalu setelah satu bulan sebelumnya yaitu Juli para karyawan bertanya apakah jadi terlaksana kenaikan gaji yang telah dijanjikan pihak yayasan kepada karyawan.
‘’Kasihan 5 orang karyawan itu. Rata rata mereka telah mengabdi belasan tahun, bahkan sejak berdirinya Akbid (Akademi Kebidanan) Merangin,” kata sumber itu yang meminta namanya tidak dipublikasikan. (redaksi)

Share:

Mashuri : Guru Kontrak Wajib Ngajar 24 Jam




Malas mengajar Kontraknya Diputus 

Fokusinfo.com BANGKO – Pasca pencairan honor gaji guru kontrak beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Mashuri, menghimbau agar guru kontrak yang menerima gaji tersebut wajib mengajar 24 Jam.  
“Bagi guru kontrak yang sudah menerima gaji jangan bermalas-malasan. Semuanya wajib mengajar 24 jam,”tegasnya.
    Dikatakan Mashuri, guru kontrak yang dianggarkan pembayaran honor dari pemerintah daerah itu sama-sama mempunyai kewajiban yang sama terhadap guru PNS. Hanya saja jelas Mashuri, guru PNS masih menerima gaji saat pensiun. Sedangkan guru kontrak tidak menerima pensiun.
    “kalau masalah honornya, (guru kontrak) itu tergantung kemampuan daerah,”ujarnya.      “Kami harap guru kontrak disetiap sekolah rajin mengajar. Jangan terprovokasi hal-hal yang tidak baik, sehingga mengorbankan anak didik,”jelasnya.
    Dalam surat perjanjian kotrak daerah, lanjutnya, disana juga sudah tertera bahwa guru kontrak wajib mengajar 24 jam. Menurutnya, apabila guru tersebut jarang mengajar maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas.
    “Bisa saja guru kontrak itu yang malas mengajar kita putus kontraknya. Sekali lagi saya garis bawahi siswa datang kesekolah harus dipasilitasi. Jika jam masuk, guru harus siap langsung mengajar. Apalagi anak yang hendak belajar ketika mendengar situasi sekolah tidak kondusif, jangan salahkan anak belajar asal-asalan,”terangnya.
    “Hidup didunia ini kita semua harus saling menyadari dan hanya sementara. Apabila ilmu yang kita berikan bermamfaat, maka amal jarinyahnya sangat luar biasa,”tambahnya.   
    Disamping itu ia menjelaskan ditahun 2017 pengelolaan SMA/SMK diambil alih Provinsi. Untuk itu tambah Mashuri, guru yang belum dikontrak akan diusulkan ke pemerintah Provinsi.
    “Usulannya sudah disampaikan ke Dinas Provinsi. Kebutuhan guru sesuai prodi dan jurusannya masing-masing. Misalkan di SMK ini ada 17 guru yang diusulkan mungkin bisa saja 8 guru yang diterima. Sebab pengangkatan guru ini sesuai kebutuhan,”jelasnya.
    “Informasi yang kita terima ada 9.780 guru yang diusulkan. Namun kita belum tahu apakah terkaper jumlah tersebut untuk dibayarkan honornya. Nanti kita akan sering dulu pada pemerintah daerah,”tutupnya.(yaz)


Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com