Mashuri : Guru Kontrak Wajib Ngajar 24 Jam




Malas mengajar Kontraknya Diputus 

Fokusinfo.com BANGKO – Pasca pencairan honor gaji guru kontrak beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Mashuri, menghimbau agar guru kontrak yang menerima gaji tersebut wajib mengajar 24 Jam.  
“Bagi guru kontrak yang sudah menerima gaji jangan bermalas-malasan. Semuanya wajib mengajar 24 jam,”tegasnya.
    Dikatakan Mashuri, guru kontrak yang dianggarkan pembayaran honor dari pemerintah daerah itu sama-sama mempunyai kewajiban yang sama terhadap guru PNS. Hanya saja jelas Mashuri, guru PNS masih menerima gaji saat pensiun. Sedangkan guru kontrak tidak menerima pensiun.
    “kalau masalah honornya, (guru kontrak) itu tergantung kemampuan daerah,”ujarnya.      “Kami harap guru kontrak disetiap sekolah rajin mengajar. Jangan terprovokasi hal-hal yang tidak baik, sehingga mengorbankan anak didik,”jelasnya.
    Dalam surat perjanjian kotrak daerah, lanjutnya, disana juga sudah tertera bahwa guru kontrak wajib mengajar 24 jam. Menurutnya, apabila guru tersebut jarang mengajar maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas.
    “Bisa saja guru kontrak itu yang malas mengajar kita putus kontraknya. Sekali lagi saya garis bawahi siswa datang kesekolah harus dipasilitasi. Jika jam masuk, guru harus siap langsung mengajar. Apalagi anak yang hendak belajar ketika mendengar situasi sekolah tidak kondusif, jangan salahkan anak belajar asal-asalan,”terangnya.
    “Hidup didunia ini kita semua harus saling menyadari dan hanya sementara. Apabila ilmu yang kita berikan bermamfaat, maka amal jarinyahnya sangat luar biasa,”tambahnya.   
    Disamping itu ia menjelaskan ditahun 2017 pengelolaan SMA/SMK diambil alih Provinsi. Untuk itu tambah Mashuri, guru yang belum dikontrak akan diusulkan ke pemerintah Provinsi.
    “Usulannya sudah disampaikan ke Dinas Provinsi. Kebutuhan guru sesuai prodi dan jurusannya masing-masing. Misalkan di SMK ini ada 17 guru yang diusulkan mungkin bisa saja 8 guru yang diterima. Sebab pengangkatan guru ini sesuai kebutuhan,”jelasnya.
    “Informasi yang kita terima ada 9.780 guru yang diusulkan. Namun kita belum tahu apakah terkaper jumlah tersebut untuk dibayarkan honornya. Nanti kita akan sering dulu pada pemerintah daerah,”tutupnya.(yaz)


Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com