• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jam 3 Dini Hari, Seorang Warga Nyaris Tewas Tertimbun Longsor Di Desa Sungai Pinang

Merangin | fokusinfo.com : Seorang warga bernama Saden diduga berprofesi sebagai pendulang emas diinformasikan tertimbun longsor di area PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Manau.

Menurut sumber informasi media ini yang enggan identitasnya ditulis menuturkan peristiwa terjadi pada Selasa, 5 Februari 2019 sekira pukul 03 dini hari. Dia menceritakan kala itu Saden tengah mendulang disekitar alat berat, tiba-tiba tanah tebing sungai runtuh dan menimpa korban.

‘’Untungnya ketika kejadian, langsung ada yang menolong mengeluarkan Saden dari reruntuhan longsoran tebing sehingga nyawa nya masih bisa tertolong. Tapi kondisi fisiknya lemas,” ungkap sumber.

Mendengar informasi itu Ketua LSM Sapurata Indonesia, Mirza SH langsung bergerak menuju lokasi. Kepada media ini, Mirza menuturkan maksud kedatangannya yang utama adalah membawa korban ke RSUD untuk mendapatkan pelayanan medis yang optimal.

‘’Kami turun ke Desa Sungai Pinang itu ke salah satu rumah warga yang dijadikan tempat perawatan korban. Pengamatan kami terlihat korban lemas, di bagian lehernya terdapat guratan besar mungkin terkena kayu. Ada juga memar di badan korban. Namun kami kesulitan komunikasi sama korban karena saat itu korban juga terlihat seperti trauma,” kata Mirza

‘’Kami telah menawarkan diri membawa korban ke kota Bangko karena kami nilai perawatan medis yang bisa didapatkan korban akan lebih optimal. Namun keluarga menolak,” tambah Mirza.

Sementara itu, Kepala Dusun dan ataupun Kepala Desa Sungai Pinang belum berhasil di konfirmasi terkait kronologis yang diketahui mereka atas peristiwa tersebut.(*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Manfaatkan Liburan, Kejari Merangin Giatkan Gotong Royong

Merangin | Fokusinfo.com : Hari libur bagi sebagian orang mungkin dimanfaatkan untuk traveling, kumpul bersama keluarga, refreshing, bersih-bersih rumah dan lainnya.

Hari libur juga menjadikan perkantoran sepi tanpa aktivitas. Namun pemadangan berbeda terlihat di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin, selasa 5 Februari 2019 yang mana pada saat itu terlihat sejumlah pegawai Kejari melaksanakan kegiatan gotong royong.

Terpantau media, tampak Kepala Kejari (Kajari) Merangin, Haryono turung langsung memimpin kegiatan gotong royong tersebut. Bahkan tak segan pria yang terkenal supel dan tegas itu memegang peralatan gotong royong seperti sapu, sabit rumput, gunting daun dan lainnya.

‘’Ya intinya bersih-bersih ringan lah. Rumput yang sudah tinggi dipangkas, tanaman yang sudah terlalu rimbun ditata, sampah disapu dan lainnya,” kata Haryono

Menurut Haryono, dengan tertata lingkungan dan terjaganya kebersihan maka akan memberikan rasa nyaman baik itu bagi pegawai kantor maupun tamu serta masyarakat.

‘’Kalau lingkungan bersih kan jadi nyaman rasanya. Kinerja pegawai bisa maksimal. Masyarakat yang melihat juga merasa sejuk,” tuturnya.

Selama kegiatan gotong royong, terlihat para pegawai Kejari antusias melaksanakannya. Sesekali mereka bersenda gurau, akrab penuh rasa kekeluargaan. (*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

As’ari El Wakas Tampung & Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat.

Merangin | fokusinfo.com : Sambutan hangat masyarakat Desa Talentam Kecamatan Tabir Barat tumpah saat kedatangan As’ari  El Wakas anggota  DPRD Kabupaten Merangin dari komisi II dalam kegiatan Reses, Jum'at (2/2) pada pukul 20.00 wib. Kehangatan yang sama juga terjadi pada pagi harinya dalam acara khitanan massal. Tak kurang dari 40 orang anak mengikuti kegiatan tersebut.

‘’Khitanan ini melibatkan 9 orang tenaga medis dari puskesmas terdekat. Alhamdulillah berjalan lancar,” ungkap As’ari.

Sementara itu, dalam acara reses terpantau masyarakat antusias mendengar pidato dari elwakas yg insya allah siap untuk menampung dan memperjuang kan Aspirasi dari masyarakat setempat pada khusus nya, dan untuk memperjuang kan  aspirasi warga seluruh kecamatan tabir dan rantau panjang untuk kedepannya.

Reses diisi dengan penyampaian aspirasi warga kepada wakil rakyatnya. Bahwa warga sangat mengharap kan supaya untuk menyampaikan keluhan nya, masalah Insfratruktur khususnya perbaikan jalan dari desa Seling menuju kearah desa Ngaol  yg akhir - akhir ini semakin parah dan berlobang hal ini sangat membutuh kan perhatian pemerintah daerah, warga minta supaya Elwakas bisa menyampaikan keluhan ini dan memperjuang kan nya kepada pemerintah daerah.

‘’Insya Allah pada tahun ini jalan dari simpang seling yg menuju arah Ngaol akan dianggarkan untuk di rehap, dan untuk tahun berikutnya jika saya masih di percayakan oleh warga tabir insya allah akan kita perjuangkan lebih optimal lagi, ungkap Ekwakas sa'at di temui media ini di ruang kerja nya. (Mansurdin)

Share:

Gara-Gara Fendi, Tokoh Jambi Bakal ‘Serbu’ Muara Delang

Merangin | Fokusinfo.com : Bertempat di Rumah Kediamannya di Desa Muara Delang Tabir Selatan, Herman Efendi, ST.MM akan mengadakan acara silaturahmi bersama masyarakat dan tokoh-tokoh Provinsi Jambi.

Acara silaturahmi yang dibuka untuk umum itu akan menghadirkan Drs. Hasan Basri Agus, MM Caleg DPR RI Nomor Urut 1 Dapil Provinsi Jambi, Ria Mayang Sari, SH MH Caleg DPD RI Nomor 37 Dapil Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara Abidin, BA,S. PSI. M,SI Caleg DPRD Provinsi Jambi Nomor urut 1 Dapil 3 Merangin Sarolangun.

Dikonfirmasi, Herman Efendi menyebut kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi tokoh-tokoh Masyarakat Jambi bersama warga khususnya warga Kecamatan Tabir Selatan.

‘’Insyaallah Rabu tanggal 6 Februari 2019 kami akan mengadakan acara silaturahmi dengan masyarakat. Akan hadir pula tokoh-tokoh Provinsi Jambi dalam acara itu,” kata Fendi yang merupakan Caleg DPRD Merangin Nomor Urut 1 Dapil 2 dari Partai Golkar itu.

Fendi menyadari acara yang diselenggarakannya itu akan menyita perhatian masyarakat, apalagi dia juga mengundang dua artis papan atas dan sederet artis daerah guna menghibur masyarakat.

‘’Agar acara lebih meriah, kami sengaja mengundang artis papan atas yaitu Ayudia dan Dwi. Juga ada sejumlah artis daerah lainnya. Itu semua kami persembahkan untuk menghibur masyarakat,” ungkapnya. (redaksi)

Share:

Proyek Septic Tank Komunal. Warga Bersaksi Belum Ada Perbaikan

Merangin | Fokusinfo.com : Proyek Septic Tank Komunal yang dibangun di RT 13 tepatnya di Lorong Masurai kelurahan Pasar Atas Bangko hingga saat ini kondisinya belum ada perubahan. Harapan masyarakat sekitar akan adanya perbaikan rupanya tidak terwujud.

Baca Juga : Proyek Septic Tank Komunal. Pelaksana Proyek Takut Keluarkan Dana ? Klik disini

Matip, warga lorong masurai menuturkan belum ada upaya perbaikan dari pelaksana kegiatan. Sementara pencemaran udara disekitar bangunan septic tank terus dirasakan warga.

‘’Setahu saya belum ada perbaikan pipa pipa yang bocor itu. Masih mengeluarkan bau yang tidak sedap dari situ,” ungkap Matip.

Irawan, seorang warga yang melintas dikawasan septic tank, juga mengeluhkan polusi udara yang membuat tidak nyaman.

‘’Saya bukan warga sini. Kebetulan ada teman saya disini. Saat melintas didekat situ selalu tercium aroma yang tidak sedap,” kata Irawan.

Sementara itu, ketua KSM Fanani Candra yang membangun septic tank hingga berita ini dipublikasikan belum berhasil dihubungi. (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Mobnas Belum Kembali | Ustadz Ingatkan Segera Bertobat

Merangin | Fokusinfo.com : Sejumlah Mobnas (Mobil Dinas) yang merupakan aset Merangin hingga saat ini masih berada ditangan mantan ketua dan wakil ketua DPRD Merangin, belum dikembalikan ke Pemkab.

Informasi yang media ini peroleh dari berbagai sumber, Mobnas tersebut saat ini masih berada ditangan Zainul Arfan, Keluarga Alm Lukman Aima dan Umi Salamah.

Zainul Arfan ketika dikonfirmasi membenarkan ada satu unit mobil dinas aset Merangin yang belum dikembalikannya ke Pemerintah Merangin. Dia beralasan meminjam kendaraan tersebut dan siap mengembalikan bila dipinta

Keluarga Alm Lukman Aima, hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi terkait Mobnas yang diduga berada di tangan mereka.

Sementara Umi Salamah malahan mengklaim telah memiliki mobil tersebut, walau pernyataannya kemudian dipatahkan oleh Kabag Umum dan Keuangan Sekwan DPRD Merangin bahwa hingga saat ini belum ada proses pelelangan.

Baca Juga : Mobnas Belum Kembali | Umi Salamah Klaim Telah Memiliki Klik disini

Tokoh Agama Merangin, Ustadz Fauzi secara umum menerangkan tentang manusia yang menikmati sesuatu (barang) yang bukan haknya.

Menurut pimpinan salah satu pondok pesantren di Simpang Limbur itu bila ada seseorang menikmati sesuatu yang bukan haknya maka sama saja dengan merampas dan menzolimi hak orang lain.

‘’Bila seseorang dengan sadar menikmati sesuatu yang bukan haknya. Tentulah itu merampas dan menzolimi orang lain. Karena ada hak orang lain disitu,” kata ust Fauzi.

Masih dikatakan Fauzi. Obat persoalan tersebut adalah bertobat dan segera mengembalikan yang bukan haknya agar terjauh dari fitnah yang berkepanjangan.

‘’Bila ada hubungannya dengan manusia maka sebaiknya lekas kembalikan apa yang dinikmati itu. Bertobatlah. Kecuali barang yang dimaksud sudah dihalalkan, itu lain soal,” terangnya.

Sementara bila ada masyarakat yang mengetahui, namun kepastiannya belum final maka masyarakat itu tidak boleh menceritakan kepada orang lain karena itu merupakan suatu aib yang sebenarnya harus ditutupi.

‘’Tapi bila kenyatannya benar, maka masyarakat diwajibkan mengingatkan, menasehati yang bersangkutan. Apalagi bila sesama muslim,” ujarnya.

Ketika ditanyakan layakkah dipilih apabila calon legislatif yang merupakan calon wakil rakyatlah yang melakukan tindakan tidak terpuji itu, sejenak Fauzi tersenyum. Dia lalu menjawab semua itu berpulang pada pribadi masyarakat.

‘’Menurut saya tidak bisa dikaitkan dengan perilaku. Karena sifat manusia bisa saja berubah, dari yang dulu buruk menjadi baik, begitupun sebaliknya,” tuturnya

Ditambahkan Fauzi, ‘’Tapi seharusnya masyarakat yang memilih itu bisa menilai. Pertama pilih orang amanah, orang punya akhlak baik, karena kelak orang itu jadi panutan,” tutupnya. (*)

Reporter : GondoIrawan 
Redaktur : TopanBohemian




Share:

SPJ Belum Kelar DD Tetap Cair | DPMD & Inspektorat Saling Lempar Tanggung Jawab

Fokusinfo.com | Merangin : Mekanisme pencairan DD (Dana Desa) di Desa Gedang Kecamatan Jangkat Timur Kabupaten Merangin diduga ada kejanggalan. Informasi yang media ini peroleh dari berbagai sumber pada tahun 2016 SPJ di desa itu belum diselesaikan secara utuh, ironisnya DD 2017 tetap bisa dikucurkan bahkan hingga saat ini.

Sirwan, Kasi di DPMD Merangin menganggap persoalan tersebut terjadi karena pihak Inspektorat tidak berani mengeluarkan ‘surat temuan’nya kepada DPMD. sementara surat temuan tersebut bisa dijadikan alasan DPMD menghentikan pencairan DD.

Baca Juga : SPJ Belum Kelar DD Tetap Cair | DPMD Tuding Inspektorat Tidak Tegas Klik disini

Menanggapi pernyataan itu, Inspektur Inspektorat Merangin, Hatam Tafsir melalui Inspektur Pembantu, Febda membantahnya. Menurut Febda surat hasil audit telah dikirimkan ke DPMD. Tidak hanya Desa Gedang, setiap ada temuan selalu Inspektorat menyampaikan surat tembusan ke DPMD.

‘’Ada kok surat tembusan hasil audit ke DPMD. Sampai dimana posisi surat itu kami tidak tahu. Yang jelas setiap ada temuan kami surati mereka, ada tembusannya,” Kata Febda.

Masih dikatakan Febda, seharusnya ketika ada temuan dari Inspektorat maka DPMD mempertimbangkan. Febda juga menuding pihak DPMD lalai melakukan pencermatan sehingga persoalan tersebut terjadi.

‘’Seharusnya begitu ada hasil temuan inspektorat, mereka mempertimbangkan, mempelajari. Tapi saya rasa itu tidak dilakukan DPMD. Dan lagi DPMD itu harus punya inisiatif menyikapi hasil temuan. Apalagi ini temuannya kelas berat,” terang Fenda seraya menjelaskan temuan ringan dibawah Rp.50 juta, temuan sedang diatas Rp.50 juta dan temuan berat diatas Rp.100 juta,” terang Febda (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

SPJ Belum Kelar DD Tetap Cair | DPMD Tuding Inspektorat Tidak Tegas

Fokusinfo.com | Merangin : Mekanisme pencairan DD (Dana Desa) di Desa Gedang Kecamatan Jangkat Timur Kabupaten Merangin diduga ada kejanggalan. Informasi yang media ini peroleh dari berbagai sumber pada tahun 2016 SPJ di desa itu belum diselesaikan secara utuh, ironisnya DD 2017 tetap bisa dikucurkan bahkan hingga saat ini.

Baca Juga : Temuan Inspektorat | SPJ Belum kelar, DD Desa Gedang Tetap Cair Klik disini

Kepala DPMD, Muhammad Ladani melalui Sekretaris DPMD, Irsadi mengakui bahwa ada persoalan di Desa Gedang tersebut. Namun dirinya berpendapat persoalan tersebut adalah ranah inspektorat.

‘’Saya tidak bisa jelaskan. Itu ranahnya Inspektorat. Soal pencairan penyaluran memang hak DPMD namun pencairan adalah hak desa,” kata Irsadi

Dia menjelaskan soal penyaluran ada ketentuan. Pihak DPMD tidak bisa menahan apabila untuk pencairan itu desa telah memiliki syarat.

‘’Pemerintah tidak bisa menahan pencairan, apalagi bila syarat pencairan telah dipenuhi oleh desa. Khusus Desa Gedang, terus terang tidak bisa saya jelaskan karena itu sudah bermasalah namun untuk pencairan DD, mereka telah memenuhi persyaratan,” ungkap Irsadi.

Pernyataan Irsadi diperkuat dengan pernyataan Sirwan, kasi DPMD yang membidangi pencairan dana desa. Menurut Sirwan pihak DPMD telah mengetahui ada persoalan di Desa Gedang namun tidak bisa menghentikan pencairan karena desa tersebut memenuhi syarat pencairan DD,

‘’Saya jelaskan dulu. Proses pencairan Dana Desa itu dimulai dari RKP Desa, terus digodog di RAPBDes di Kecamatan menuju APBDes. Dari situ prosesnya menuju ke DPMD yang diteruskan ke BPKAD. Bila selesai semua maka pencairan bisa dilakukan di Bank Jambi. Nah selama tidak ada persoalan yang timbul dalam proses itu maka pencairan bisa dilaksanakan,” terang Sirwan.

Menurut Sirwan, penghentian pencairan DD bisa dilakukan saat berkas berada di DPMD dengan syarat Inspektorat menyurati DPMD secara khusus Desa mana yang bermasalah. Namun surat tersebut tidak pernah diterima DPMD sehingga proses pencairan tetap terlaksana.

‘’DPMD tugasnya hanya pembina administrasi keuangan dan kami tidak berhak periksa SPJ,” singkatnya.

‘’Ketika mengetahui ada persoalan ini kami minta kepada inspektorat agar menyurati kami sehingga bisa menjadi dasar kami menghentikan pencairan. Tapi kala itu Inspektorat tidak berani keluarkannya. Bila mereka tegas mengambil sikap tentu persoalan ini tidak terjadi,” ungkap Sirwan. (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Mobnas Belum Kembali | Umi Salamah Klaim Telah Jadi Miliknya

Merangin | Fokusinfo.com : Berbeda dengan Zainul Arfan, mantan ketua DPRD Merangin yang menyatakan siap mengembalikan Mobil Dinas yang saat ini berada ditangannya. Umi Salamah mantan wakil ketua DPRD Merangin justru mengklaim mobil dinas yang saat ini berada ditangannya telah menjadi hak miliknya.

‘’ooo itu sudah selesai semua masalahnya. Setahun setelah kami keluar dari DPRD sudah selesai. Kami bertiga, Saya, Pak Lukman dan Pak Inul,” kata Umi Salamah.

Baca Juga : Mobnas Belum Kembali | Zainul Arfan Klaim Pinjam Jelang Lelang & Siap Kembalikan Klik disini

Sahnya mobil tersebut menjadi miliknya, dikatakan Umi salamah terbukti dengan STNK yang saat ini dipegangnya.

‘’STNK sudah dikasih, pokoknya sudah tidak ada masalah lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kabag Umum & Keuangan Sekwan Merangin Amir Tamsil balik mempertanyakan pertanyataan Umi Salamah. Pasalnya sejak pergantian keanggotaan DPRD Merangin, belum pernah dilaksanakan proses pelelangan.

‘’Darimana dasarnya mobil dinas tersebut bisa dimiliki oleh beliau. Soalnya belum ada kita lakukan pelelangan. Dan lagi bukti kepemilikian kendaraan bukan saja STNK, tapi juga BPKB. Setahu saya BPKB kendaraan dinas disimpan di BPKAD,” tutup Amir Tamsil.(*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com