• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Proyek Septic Tank Komunal, Seorang Warga Akui Beli Pipa Sendiri



Merangin | Fokusinfo.com : Sejumlah warga yang bertempat tinggal di Lorong Masurai RT 13 Kelurahan Pasar Atas Bangko belakangan mengeluhkan aroma tak sedap yang menyebar di wilayahnya. Usut punya usut rupanya aroma tak sedap itu berasal dari sebuah proyek pipanisasi Septic Tank Komunal yang diduga bernilai lebih dari Rp.400 juta.

Ironisnya, meskipun dana terbilang cukup besar salah seorang warga mengaku membeli sendiri pipa dan sambungan pipa yang menuju ke rumahnya. Pembelian pipa sendiri itu dilakukan karena pipa yang disediakan oleh pelaksana proyek, telah habis.

‘’Ya saya beli sendiri pipa yang menuju ke rumah saya. Kata mereka pipa habis. Jadi agar proyek lekas selesai maka saya beli sendiri pipanya pakai uang pribadi,” ungkap warga yang enggan disebut namanya.


Menurut warga itu, bukan saja dia yang membeli pipa sendiri namun ada tetangganya juga membeli pipa sendiri. ‘’Bukan hanya saya, saya duga tetangga juga ada yang beli pipa sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, pihak pelaksana proyek septic tank belum bisa dimintai keterangan atas persoalan ini. Nomor handphone beberapa person diduga terkait dengan pihak pelaksana proyek tiba-tiba bernada menolak panggilan, ketika dihubungi redaksi.(*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Jika Permintaan Tidak Terpenuhi 2018, 43 juta suara terancam Golput Saat Pilpres 2019 Nanti, Ada Apa?



Photo Burhan Saat Mengadakan Orasi dijakarta

Fokusinfo – Melalui aksi orasi di Jakrata yang dilakukan pada tanggal 24 September 2018 sebanyak 173 daerah yang menuntut pemerintah untuk melakuakan percepatan Pemekaran daerah dan Percepatan pembentukan otonomi baru sebnayak 173 daerah yang tergabung dalam satu Forum.

Menurut Burhan yang mengaku selaku Pengurus Forum  komunikasi Nasional percepatan pembentukan daerah otonomi baru se Indonesia sekaligus selaku Sekretaris Pemekaran Tabir Raya, aksi tersebut diakibatkan masyarakat merasa kecewa terhadap kepemerintahan Jokowi Dodo.

“berkas tersebut sudah sampai di meja presiden sebenarnya tinggal Bapak Jokowi  teken Peraturan pemerintah sebagai tindak lanjut Undang-undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, kalau bapak jokowi dodo teken sebelum Pilpres dari 173 daerah dengan mata pilih 43 juta siap dukung untuk kemenagan Bapak Jokowi Dodo, jika Bapak Joko Widodo berjanji Akan Menanda Tangani setelah Pilpres Kami akan Beralih Arah dan atau Kami Golpot”. Ungkap Burhan

Hal tersebut di ungkapkan dalam komfirmasi Pers di kantor bupati merangin kepada  awak media, di samping itu dia menjelaskan juga pengusulan pemekaran dan percepatan pembentukan Otonomi daerah baru sudah berjalan tahun kelima, sampai saat ini belum ada kejelasan, kalau bisa dibilang kami selaku masyarakat yang mengharapkan pemekaran memang sangat kecewa dengan kepemerintahan Bapak Jokowi. Jelas Burhan

 “sudah berjalan lima tahun kami dari tim pengusulan pemekaran tabir raya ke pepemerintah Pusat, sampai saat ini berkasnya  mentok di meja Bapak Presiden RI, pada hal Cuma nunggu tandatangan  Peraturan pemerintah sebagai tindak lanjut Undang-undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah oleh Bapak Jokowi Dodo”. Ungkap Burhan

Reporter :Dede Riskadiata


Share:

Proyek Septic Tank Komunal, Diduga KSM Hanya Sebagai Kedok

Ilustrasi : TopanBohemian
Merangin | Fokusinfo.com : Sejumlah warga yang bertempat tinggal di Lorong Masurai RT 13 Kelurahan Pasar Atas Bangko belakangan mengeluhkan aroma tak sedap yang menyebar di wilayahnya. Usut punya usut rupanya aroma tak sedap itu berasal dari sebuah proyek pipanisasi Septic Tank Komunal yang diduga telah dikerjakan oleh Karang Taruna.

Sejatinya proyek yang bernilai lebih dari Rp.400 juta itu bersifat swakelola dalam artian pelaksanaan pekerjaan yang direncanakan, dikerjakan dan diawasi sendiri oleh masyarakat sekitar.

Kerancuan mengaplikasikan sistim swakelola pada proyek tersebut terletak pada personil ataupun keanggotaan dalam KSM (Kelompok Swakelola Masyarakat) yang dibentuk untuk menopang pengerjaan proyek. Yang mana KSM diduga hanya digunakan sebagai kedok pelaksanaan, sementara yang melaksanakan proyek disebut sejumlah pihak adalah karang taruna.

Baca Juga : Organisasinya Disebut-sebut, Bendahara Karang Taruna Angkat Bicara

Kepala Lingkungan Pasar Atas Bangko, Ali Akbar mengatakan sebagai anggota KSM dirinya maupun warga lorong masurai lain tidak dilibatkan penuh selama proses pengerjaan proyek berlangsung.

‘’Kami tidak dilibatkan. Kami hanya diundang rapat, lalu pengerjaan proyek dilaksanakan. Hingga akhir proyek selesai kami tidak bekerja apa-apa. Tepatnya kami tidak tahu harus mengerjakan apa. Itu karena mereka tidak memberi tahu kami apa yang mesti dikerjakan. Semua mereka yang kerjakan,” kata Ali Akbar.

Sebagai warga yang baik, Ali Akbar mengatakan jika dalam proses pengerjaan itu dirinya diberi tanggung jawab maka akan dilaksanakan dengan optimal.

‘’Bila ada tugas ya tolong disampaikan. Itukan proyek swakelola. Kami ini punya juga tenaga dan pemikiran demi suksesnya proyek dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Bukan seperti yang terjadi saat ini, proyek malah mengganggu kenyamanan masyarakat,” tuturnya.

Ali akbar menduga telah terjadi manipulasi data dalam proyek tersebut. Yang mana nama-nama warga diduga hanya dimanfaatkan oleh pelaksana untuk persyaratan administrasi mendapatkan, mengerjakan dan mencairkan dana proyek.

‘’Mungkin nama-nama kami ini dijualnya,” Dugaan Ali Akbar. (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Organisasinya Disebut-sebut, Bendahara Karang Taruna Angkat Bicara



Merangin | Fokusinfo.com : Sejumlah warga yang bertempat tinggal di Lorong Masurai RT 13 Kelurahan Pasar Atas Bangko belakangan mengeluhkan aroma tak sedap yang menyebar di wilayahnya. Usut punya usut rupanya aroma tak sedap itu berasal dari sebuah proyek pipanisasi Septic Tank Komunal.

Informasi terbaru hasil investigasi media ini di lapangan, sejumlah warga mengatakan proyek yang diduga bernilai lebih dari Rp.400 juta itu dikerjakan oleh Karang Taruna.

Merasa nama organisasinya disebut-sebut ada didalam sistim pengerjaan proyek, Bendahara Karang Taruna Merangin, Alkusairi angkat bicara.

Baca juga :  Polemik Proyek Septic Tank Komunal. Karang Taruna Terlibat ? Klik Disini

‘’Itu yang mengerjakan KSM (Kelompok Swakelola Masyarakat). Bukan karang taruna,” kata Alkusairi atau biasa disapa Kusoi

Meski demikian Alkusairi tidak menampik adanya anggota karang taruna yang berperan didalam pengerjaan proyek yang belakangan telah menjadi polemik tersebut.

‘’Didalam KSM itu ada warga sekitar, ada anak-anak karang taruna. Pokoknya gabung lah,” ungkapnya.

Alkusairi juga mengaku setelah proyek selesai dikerjakan ada warga yang mengadu kepadanya soal pencemaran udara yang dihasilkan dari proyek tersebut.

‘’Memang dulu ada warga yang bilang kepada saya bahwa diwilayah itu tercium bau yang tidak sedap,” tuntasnya.(*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Polemik Proyek Septic Tank Komunal. Karang Taruna Terlibat ?

Merangin | Fokusinfo.com : Sejumlah warga yang bertempat tinggal di Lorong Masurai RT 13 Kelurahan Pasar Atas Bangko belakangan mengeluhkan aroma tak sedap yang menyebar di wilayahnya. Usut punya usut rupanya aroma tak sedap itu berasal dari sebuah proyek pipanisasi Septic Tank Komunal.

Informasi terbaru hasil investigasi media ini di lapangan, sejumlah warga mengatakan proyek yang diduga bernilai lebih dari Rp.400 juta itu dikerjakan oleh Karang Taruna.

Seperti diungkapkan Matip, pensiunan TNI yang bertempat tinggal di lorong masurai. Dikatakannya informasi yang diterimanya proyek tersebut dikerjakan oleh Karang Taruna.

Baca juga :  Proyek Septic Tank Komunal. Warga Dijanjikan Bahwa Limbah Yang Keluar, Bersih Klik Disini

‘’Sepengetahuan saya proyek tersebut dikerjakan oleh Karang Taruna. Tapi saya tidak tahu Karang Taruna Kabupaten atau Karang Taruna Pasar Atas,” kata Matip.

Dugaan proyek dikerjakan oleh Karang Taruna diamini oleh Ali Akbar, Kepala Lingkungan Pasar Atas Bangko yang hadir saat diadakan rapat di musholla membicarakan proyek tersebut.

‘’Kita bukan bicara oknum personal karang taruna. Namun nama organisasi karang taruna sempat disebut oleh seorang bernama Hermanto pada rapat di musholla lorong masurai. Soal status jabatan Pak Hermanto dalam proyek itu saya lupa. Yang jelas dia salah seorang pembicara kala itu. Salah satu point yang dibicarakannya adalah proyek tersebut adalah proyek milik karang taruna,” beber Ali Akbar.

Sementara meskipun tidak gamblang menerangkan, Hermanto  menganggap wajar bila proyek tersebut dikerjakan oleh Karang Taruna.

‘’Wajarlah proyek itu dikerjakan oleh Karang Taruna. Itu proyek swakelola masyarakat. Karang Taruna juga bagian masyarakat. Dan lagi pengurusnya adalah warga pasar atas,” ungkap Hermanto ketika ditemui di salah satu ruang kantor Dinas PUPR Merangin, beberapa waktu lalu. (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Proyek Septic Tank Komunal. Warga Dijanjikan Bahwa Limbah Yang Keluar, Bersih

Merangin | Fokusinfo.com : Sejumlah warga yang bertempat tinggal di Lorong Masurai RT 13 Kelurahan Pasar Atas Bangko belakangan mengeluhkan aroma tak sedap yang menyebar di wilayahnya. Usut punya usut rupanya aroma tak sedap itu berasal dari sebuah proyek pipanisasi Septic Tank Komunal (baca WC. Red).

Matip, Seorang warga lorong Masurai mengatakan sebelum proyek dibangun dirinya beserta warga lainnya diberikan sosialisasi apa yang dimaksud dengan proyek Septic Tank Komunal tersebut. Dari situ warga dijanjikan bahwa proyek tersebut sangat bermanfaat untuk warga. Juga diklaim limbah yang dikeluarkan akan steril karena melalui beberapa penyaringan.

Baca juga : Sejumlah Warga Lorong Masurai Keluhkan Aroma Tak Sedap  Klik Disini

Namun nyatanya tidak demikian. Matip mengaku kecewa dan menganggap proyek tersebut tidak bermanfaat namun membawa mudarat bagi warga.

‘’Awalnya kami diberikan informasi bahwa limbah yang dihasilkan itu steril. Tidak ada bau. Tapi coba lihat sekarang, saya rasa ayam pun tidak mau minum air limbah itu,” kata Matip.

Sebagai orang awam Matip tidak begitu memahami apakah proyek tersebut telah dilaksanakan sesuai petunjuk tekhnis. Namun dia beranggapan suatu proyek pemerintah tentu saja telah melalui proses pengamatan dan uji coba lengkap dengan spesifikasi standar dengan berbagai pertimbangan.

‘’Saya tidak tahu apakah memang begitu yang seharusnya dikerjakan. Tapi bila dilihat hasilnya saya rasa ada kekeliruan sehingga merugikan masyarakat,” tuturnya.

Masih dikatakan Matip, sejumlah warga yang merasa dirugikan saat ini telah memotong pipa proyek septic tank komunal tersebut dan kembali menggunakan septic tank pribadi seperti sedia kala.(*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Sejumlah Warga Lorong Masurai Keluhkan Aroma Tak Sedap

Merangin | Fokusinfo.com : Sejumlah warga yang bertempat tinggal di Lorong Masurai RT 13 Kelurahan Pasar Atas Bangko belakangan mengeluhkan aroma tak sedap yang menyebar di wilayahnya. Usut punya usut rupanya aroma tak sedap itu berasal dari sebuah proyek pipanisasi Septic Tank Komunal (baca WC. Red).

Matip, Seorang warga kepada media ini mengatakan sebelum dibangun proyek pipanisasi tersebut wilayah mereka steril dari bau-bauan. Tapi setelah adanya pembangunan proyek terseut mulai tercium bau-bau tak sedap.

‘’Kami jadi tidak nyaman. Apalagi saat sedang makan tiba-tiba ada angin yang membawa bau-bauan tersebut membuat kami jadi hilang selera makan,” ungkapnya.

Masih dikatakan Matip, menurutnya aroma tak sedap itu bisa saja tidak tercium bila proyek dilaksanakan dengan profesional. Faktanya dilapangan tidak sedikit sambungan pipa yang dikerjakan asalan sehingga menjadi bocor dan aromanya mencemari udara.

‘’Lama-lama kami bisa kena penyakit bila terus saja mengalami situasi seperti ini. Lihat tuh sambungan pipa banyak yang asal sambung,” kata Matip sembari menunjuk lokasi proyek pipanisasi tersebut.

Pantauan media ini di lapangan memang ada sejumlah sambungan pipa yang tidak rapi. Juga terlihat lelehan air yang keluar dari sambungan pipa tersebut. (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Berdasarkan Printah Bupati, Kabag Hukum Adakan Sosialisai Pengamanan Aset Daerah



Photo Firdaus Selaku Kabag Hukum Saat mengadakan sosilasi pengamanan aset daerah

Merangin Fokusinfo – Baru baru ini Peraturan Bupati Merangin (Perbup) tentang ketertiban umum yang berpedoman Peraturan Daerah (Perda) No 3 tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum, yang disahkan oleh bupati merangin pada tanggal 2 oktober 2018 sudah  wajib dilaksanakan.

Berdasarkan perintah bupati merangin kepada Kabag Hukum sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten merangin untuk mengadakan sosialisasi penegakan Peraturan Daerah Tentang Pengamanan Aset .
Selaku moderator dalam Sosialisasi tersebut Firdaus selaku Kabag Hukum Setda Kabupaten Merangin yang dimotori Akmal Zen selaku Kasat Pol PP Kabupaten Merangin yang bertempat di aula kantor Sat Pol PP Kabupaten Merangin Kamis (22/11), dihadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersipat teknis, diantaranya M. Zubir Selaku Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, Depi Selaku Kabid Aset, Salahudin Kepala Dinas Kesehatan, Muzakir Kabid Cipta Karya Perwakilan dari Dinas PUPR Kabupaten Merangin
.
Menurut Firdaus Selaku Kabag Hukum, sosialisai  tentang pengamanan Aset Daerah memang sangat penting, soalnya sangat berdampak positif dan pemahaman dalam kontek pelaksanaan Peraturan Daerah tentang pengamanan Aset daerah.
Disamping itu ungkap Firdaus, bapak Bupati Merangin tidak mau kecolongan terkait Aset – aset Daerah yang dikuasai pihak lain, dan menggantisipasi terjadinya peluang sengketa.

 “ Bapak Al Haris tidak mau ada aset – aset daerah yang dikuasi pihak yang tidak berwenang, apa lagi sampai menimbulkan sengketa” ungkap Firdaus

Hal Senada disampaikan Akamal Zen Selaku Kasat Pol PP Merangin, dengan adanya perintah bupati melalui Bapak Firdaus selaku Kabag Hukum  mengatakan, memang sangat penting kita untuk menjaga Aset daerah dengan adanya sosialisasi penegakan Peraturan Daerah Tentang Pengamanan Aset daerah menambah pemahaman kita dalam aturan tersebut.

Reporter : Gondo wirawan
Share:

Bupati Merangin Menginstruksikan Saat Rapat Pendataan Aset Daerah Yang Berpotensi Sengketa Perdata












 Photo Rapat Pendataan Aset Daerah Yang Berpotensi Sengketa Perdata

Merangin Fokusinfo – Menindak lanjuti terbentuknya Peraturan Bupati Merangin (Perbup) tentang ketertiban umum yang berpedoman Peraturan Daerah (Perda) No 3 tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum, yang disahkan oleh bupati merangin pada tanggal 2 oktober 2018 beberapa hari yang lalu.
Setelah diundangkan Perbup Tentang Ketertiban Umum langkah awal dari Pemerintah Kabupaten Merangin melakukan rapat penataan aset daerah yang berpotensi sengketa perdata (13/11), yang bertempat dikantor Bupati Merangin.
Dalam rapat tersebut dipimpin lansung oleh Al haris Bupati Merangin, yang dihadiri dari Kodim 0420 Sarko Mayor Inf Edi Arman.Sh, Plh Sekda Merangin Hendri Madalef, Kapolsek Bangko Akp Sitaurus, Kasat Pol PP Akmal Zen, dan seluruh perwakilan dari SKPD Pemkab Merangin.
Menurut Firdaus selaku Kabag Hukum Pemkab Merangin dengan terbentuknya Perbup tentang ketertiban umum yang sudah disahkan oleh bupati merangin pada tanggal 2 Nopember 2018, melalui pedoman Perbup tersebut kami melakukan Rapat Pendataan Aset Daerah Yang Berpotensi Sengketa Perdata.
“ alhamdulillah Perbub tentang ketertiban umum sudah di sahkan  oleh Bapak Bupati Merangin pada tanggal 2 nopember saat ini tinggal pelaksanaannya yang terutama melakukan penataan aset Daerah yang berpeluang sengketa perdata”. ungkap Firdaus.
Melalui rapat tersebut Bupati Merangin Al Haris menyampaikan sekaligus memberi Instruksi untuk seluruh Pejabat yang berada di Pemkab Merangin, Berdasarkan Pasal 296 Peraturan Daerah Kabupaten Merangin  No 5 tahun 2017 tentang pengelolaan Barang Milik Daerah , dengan ini menegaskan
Pengamanan Barang Milik Daerah Yang Berada Dalam Penguasaannya, pengamanannya Di Maksud Meliputi, Pengamanan Fisik, Pengamanan Administrasi, dan Pengamanan Hukum
Agar setiap pejabat yang dimaksud Pasal 296 Peraturan Daerah No 5 Tahun 2017 wajib melaksanakan pengamanan Fisik, Administrasi, dan Hukum terkait Aset daerah.Ungkap Bupati
Disamping itu Al Haris Menegaskan, Masing – masing Opd harus menyerahkan data – data  aset yang berpotensi sengketa perdata yang berada dibawah penguasaannya kebagian hukum sekretariat daerah Kabupaten Merangin.
Yang terakir Bupati Merangin Menyampaikan Dalam hal ada aset yang sengketa dengan pihak ketiga, agar diselesaikan secara non Legitasi (diluar pengadilan) terlebih dahulu.Tutup Al Haris
Reporter Gondo Wirawan


Share:

Polemik PLTBg, Bupati Akui Lalai & Klaim Kementrian ESDM bertanggung jawab

Foto & Editing : TopanBohemian

Merangin | Fokusinfo.com : ‘Terbengkalai’nya proyek Bangunan Hibah barang milik negara untuk Pemerintah Kabupaten Merangin berupa PLTBg (Pembangkit Listrik Tenaga Biogas) Kapasitas 1 MW yang terletak di Desa Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat rupanya berbuntut pada temuan hilangnya sejumlah fasilitas yang ada disitu.

Bupati Merangin menganggap kejadian tersebut karena kurangnya komunikasi antara pemkab dengan kementrian. ‘’Komunikasi antara Pemkab dan Kementrian mungkin kurang baik sehingga mereka tidak menyerahkan ke kita dan kita pun lalai menjaga,” ungkap Al Haris, beberapa waktu yang lalu disalah satu restoran di Merangin.

Meski demikian Al Haris tetap bersikukuh bukan murni kesalahan Pemkab Merangin mengingat proyek PLTBg belum diserahterimakan ke Pemkab Merangin.

Baca Juga : Pemkab Dinilai Ulung Melobi, ‘Manggai’ Menjaga Klik Disini

‘’Saya juga kecolongan disini. Kalau saja waktu itu mereka bilang Pak tolong dijaga, maka kita pemkab akan menjaga. Fikir saya mereka sudah ada yang jaga rupanya tidak ada,” terang Al Haris.

Al Haris juga mengklaim pihak kementrian ESDM lah yang kelak akan mengganti apa saja yang hilang tersebut. ‘’Memang salah mereka makanya timnya turun ke Merangin beberapa waktu yang lalu siap mengganti, karena memang aset mereka itu,” tutup Al Haris. (*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Polemik PLTBg. Pemkab Dinilai Ulung Melobi, ‘Manggai’ Menjaga



Merangin | Fokusinfo.com : ‘Terbengkalai’nya proyek Bangunan Hibah barang milik negara untuk Pemerintah Kabupaten Merangin berupa PLTBg (Pembangkit Listrik Tenaga Biogas) Kapasitas 1 MW yang terletak di Desa Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat yang berbuntut pada temuan hilangnya sejumlah fasilitas yang ada disitu, disentil oleh Mirza, SH. Ketua LSM Sapurata.

Menurut Mirza, adanya temuan sejumlah komponen PLTBg yang hilang tak lepas dari kelalaian Pemkab Merangin.

‘’Kami akui Pak Bupati itu ulung melobi pusat. Namun yang disayangkan ketika bantuan diberikan tidak dijaga dengan baik sehingga peristiwa itu terjadi. Bahasa kami didusun itu ‘manggai menjago’,” kata Mirza.

Baca Juga : Sejumlah Komponen PLTBg Merangin, Hilang Klik Disini

Dikatakan Mirza, logikanya ketika proyek telah selesai dikerjakan dan juga berlokasi di Merangin, bijaksananya ada pihak keamanan yang ditempatkan di lokasi proyek untuk menjaga mengingat properti tersebut bernilai puluhan milyar.

‘’Semestinya ya dijaga dari awal. Walaupun informasi yang kami dapat proyek tersebut belum serah terima dari pusat kepada pemkab Merangin. Toh nanti PLTBg itu juga untuk masyarakat Merangin yang menikmatinya,” tutur Mirza.

Tidak hanya PLTBg, Mirza juga menyentil lemahnya Pemkab Merangin menjaga fasilitas umum yang didirikan di Merangin. Seperti kawasan Jam gento, Gedung Olah Raga di Jalur Kodim, Kawasan Taman Batu, hingga kawasan taman kota yang saat ini dibangun ruko.

‘’Sudah banyak dana yang dikucurkan untuk pembangunan Merangin baik bersumber dari APBD, APBN maupun hibah. Sayang jika tidak ada pemeliharaan yang baik,” tutup Mirza

Sementara itu, Bupati Merangin Al Haris dikonfirmasi terkait hilangnya sejumlah komponen PLTBg menjelaskan, secara sistimatis dan administrasi PLTBg belum serah terima kepada Pemkab Merangin sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

‘’Aset itu masih milik kementrian. Dalam teori pemerintahan sepanjang saya belum tandatangan artinya itu masih dibawah pengawasan kementrian pusat. Jadi Pemkab tidak bisa berbuat banyak,” Kata Bupati. (*)

Reporter : TopanBohemian.

Share:

Sejumlah Komponen PLTBg Merangin, Hilang


Merangin | Fokusinfo.com : ‘Terbengkalai’nya proyek Bangunan Hibah barang milik negara untuk Pemerintah Kabupaten Merangin berupa PLTBg (Pembangkit Listrik Tenaga Biogas) Kapasitas 1 MW yang terletak di Desa Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat rupanya berbuntut pada temuan hilangnya sejumlah fasilitas yang ada disitu.

Pjs Direktur BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Merangin, Baharuddin dikonfirmasi mengakui ada sejumlah fasilitas yang hilang di PTLBg tersebut yang menyebabkan pembangkit listrik itu hingga saat ini tidak bisa difungsikan.

‘’Ya memang ada saat kami cek lapangan, ada beberapa komponen yang hilang. Paling banyak itu tembaga, ada juga beberapa alat yang lainnya seperti jaringan power listrik,” ungkap Baharuddin.

Baca Juga : Kondisi Bangunan PLTBg Hibah Pemerintah Pusat di Merangin, ‘Terbengkalai’  Klik Disini

Diinformasikan Baharuddin, atas kejadian itu pihaknya telah melaporkan temuan tersebut kepada pemerintah Merangin untuk dilaporkan kembali ke pusat. Tak tanggung tanggung, hasil kalkulasi pihak BUMD properti yang hilang angkanya mencapai lebih dari Rp.2 Milyar.

‘’Karena jumlah komponen yang hilang hingga Rp.2 Milyar lebih maka kami laporkan ke Pemkab untuk diteruskan ke kementrian ESDM pusat. Bahkan orang pusat telah datang ke Merangin beberapa waktu yang lalu mengecek kondisi PLTBg,” katanya.

Baharuddin berharap kedepannya PLTBg bisa segera difungsikan guna melayani aliran listrik khususnya bagi masyarakat sekitar PLTBg. Selain itu juga bisa menjadi salah satu sumber PAD Merangin.(*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Kehadiran Hesti Haris Obati Rasa Kekecewaan Warga Pada Pembukaan Event Turnamen Voli HaMas Cup 2018.

Merangin | Fokusinfo.com : Acara pembukaan turnamen voli putri, HaMas cup 2018 yang diselenggarakan di BTN Puri Kencana I Waskita Karya, Senin 5 November 2018 seyogianya di buka langsung oleh Bupati Merangin, Al Haris.
Namun karena suatu hal Al Haris tidak dapat menghadiri acara dan mengamanatkan tugas tersebut kepada kepala Kesbangpol Merangin.

Sejumlah warga merasa kecewa karena event tersebut tidak dihadiri oleh Bupati Merangin, sementara mereka telah menyusun aspirasi yang hendak disampaikan kepada Al Haris saat menginjakkan kaki di area turnamen. Tidak hanya itu, event juga dimaksudkan untuk merayakan kemenangan Pasangan HaMas sebagai pemimpin Merangin saat ini.

Namun kekecewaan tersebut terobati, lantaran dipertengahan pertandingan antara club voli Damkar dan club voli Simpang Parit, Hj Hesti Haris yaitu Istri Bupati Merangin Al Haris tiba dilokasi acara.

Pantauan media ini, tampak Hesti Haris berbaur dengan masyarakat memberikan semangat kepada kedua club untuk bertanding secara suportif.

Baca juga :  Di ‘Lumbung Suara’ HaMas, Haris Maupun Mashuri Tak Hadiri Pembukaan Event Turnamen Voli HaMas Cup 2018

Ketua RT 21 Kelurahan Pasar Atas Bangko, Bastian mengungkapkan syukurnya atas kehadiran Hesti Haris. Menurut Bastian, dengan kehadiran Hesti Haris tersebut telah mengobati rasa kekecewaan yang ada.

‘’Alhamdulillah Ibu Bupati datang, tolong ambil fotonya ya,” singkat Bastian tersenyum.

Bastian juga mengatakan dirinya memaklumi ketidak hadiran Bupati dalam event tersebut karena ada kegiatan negara yang lebih penting. Dia berharap dalam rentang pertandingan kelak Al Haris bisa mampir menonton atau bahkan bermain voli di lapangan yang dibangun dari swadaya masyarakat itu.

‘’Ini rentang waktu pertandingan diperkirakan 21 hari. Dalam masa itu kami harap Pak Bupati bisa menyempatkan hadir di acara. Atau setidak-tidaknya nanti pada penutupan Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati sendirilah yang menyerahkan hadiah dan pialanya,” harap Bastian.(*)

Reporter : TopanBOhemian



Share:

Di ‘Lumbung Suara’ HaMas, Haris Maupun Mashuri Tak Hadiri Pembukaan Event Turnamen Voli HaMas Cup 2018

Merangin | Fokusinfo.com : Acara pembukaan turnamen voli putri, HaMas cup 2018 yang diselenggarakan di BTN Puri Kencana I Waskita Karya, Senin 5 November 2018 seyogianya di buka langsung oleh Bupati Merangin, Al Haris.
Namun karena suatu hal Al Haris tidak dapat menghadiri acara dan mengamanatkan tugas tersebut kepada kepala Kesbangpol Merangin.

Pantauan media ini, sejak pukul 15.00 wib masyarakat mulai berdatangan ke area turnamen. Jumlah warga dari berbagai lapisan itu terus bertambah hingga pembukaan dan selama pertandingan turnamen berlangsung.

Namun yang tidak dapat dibendung adalah kekecewaan karena ketidakhadiran Al Haris maupun Mashuri. Pasalnya event tersebut juga bermaksud mensyukuri atas kemenangan pasangan HaMas saat Pilkada beberapa waktu yang lalu, dan di wilayah tersebut juga termasuk merupakan lumbung suara HaMas.

‘’Terus terang saya kecewa Pak Bupati ataupun Pak Wakil Bupati tidak datang pada event ini. Sementara kami disini dulu mayoritas memilih mereka,” ungkap seorang warga yang hadir.

Sementara itu Hendri Maidalef, Kepala Kesbangpol Merangin dalam sambutan sekaligus membuka event mengatakan ketidakhadiran Bupati karena ada rapat di DPRD Merangin. Dia juga mengungkapkan pesan Bupati yang mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah turut serta mensukseskan Pilkada Merangin yang damai.

‘’Pak Bupati juga meminta kepada masyarakat agar turut serta berperan mewujudkan dan mendukung pembangunan Merangin Mantap 2023,” kata Maidalef.(*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Puncak Perayaan HAN 2018 di Merangin Meriah, Jamilah Terharu


Fokusinfo.com | Merangin : Puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2018 yang digelar di halaman depan Kantor Bupati Merangin kemarin (24/10), berlangsung meriah dan spektakuler.

Acara dibuka Bupati Merangin H Al Haris, dihadiri Bunda PAUD Merangin Hj Hesti Haris, Wakil Bupati (Wabup) H Mashuri beserta ibu dan sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Merangin.

‘’Saya sangat memberikan apresiasi terhadap sederetan acara peringatan HAN 2018, yang puncak acaranya diperingati hari ini. Melalui acara ini berbagai kreativitas anak bisa ditampilkan,’’ujar Bupati.

Sementara itu Wabup dalam sambutannya, juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Diknas Merangin yang dianggap telah sukses menjalankan kegiatan tersebut dengan baik.

‘’Pemkab Merangin akan selalu berkomitmen untuk mensejahterakan tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Merangin ini. Kami minta kepada seluruh tenaga pendidik agar mendidik anak-anak dengan baik dan benar,’’pinta Wabup.

 Sebab lanjut wabup, anak adalah figur yang belum mengetahui seluk beluk masalah dan hal-hal negatif yang ada di tengah-tengah masyarakat.  Wabup ajak memberikan tinta positif kepada anak-anak, agar sejak kecil sudah terbiasa dengan kehidupan yang baik dan benar.

Adanya teknologi yang luar biasa sekarang ini lanjut wabup, anak-anak umur empat tahun saja sudah bisa menggunakan handphone. Tekhnologi tidak bisa dicegah, tetapi mari diberi proteksi kepada anak-anak agar tidak terjerunus.

Melalui berbagai lomba yang digelar pada perayaan HAN 2018, wabup mengajak seluruh peserta bisa mengambil berbagai pelajaran dari sejumlah bidang lomba terserbut.

‘’Selamat hari anak nasional tingkat Kabupaten Merangin tahun 2018, semoga terwujud anak Indonesia yang genius (gesit, empati, berani, unggul, sehat),’’ujar Wabup didampingi Wakil Bunda PAUD Merangin Hj Nurhaida Mashuri.

Sementara itu Bunda PAUD Merangin Hj Hesty Haris pada acara yang dimeriahkan dengan pawai dan karnaval itu, mengajak para orang tua untuk membahagiakan anak-anaknya.

‘’Anak-anak kita harus diberikan haknya dari berbagai bidang, terima kasih ke pada pemerintah melalui Diknas, sudah memperhatikan kemajuan anak-anak kita. Kegiatan ini bisa dilaksanakan tiap tahunnya,’’ujar Bunda PAUD Merangin ini. 

Sementara itu Jamilah, Ketua Panitia menggungkapkan keharuannya karena acara bisa terlaksana dengan sukses dan peserta yang hadir diluar dugaan melebihi jumlah yang diperkirakan.

''Alhamdulillah acara sukses. Pak Bupati Pak Wakil Bupati dan Ibu Bupati hadir dalam acara. Peserta yang hadir juga membludak diluar perkiraan kami panitia," kata Jamilah. (*)

Reporter : Mansurdin
Share:

PT BPD Jambi Ajak Masyarakat Pahami Makna & Arti Peringatan Hari Oeang Ke-72



Merangin | Fokusinfo.com : Dalam rangka memperingati hari oeang yang ke-72 pada 30 Oktober 2018 dari kementerian keuangan Republik Indonesia, PT Bank Pembangunan Daerah Jambi Cabang Bangko, mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di Merangin untuk memahami makna dan arti peringatan Hari Oeang tersebut.

‘’Peringatan hari Oeang itu adalah bentuk penghormatan dan sebagai tanda bahwa hari ini 72 tahun yang lalu, pertama kali berlakunya Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia,” kata Zulfikar.

Disela kesibukan aktivitasnya, pimpinan PT BPD Jambi cabang Bangko, Zulfikar SE kepada media ini menambahkan pihaknya memiliki peran sebagai mitra pemerintah sekaligus motor percepatan pembangunan daerah khususnya di Merangin.

‘’Untuk itu kami sangat berharap dari semua elemen masyarakat merangin untuk bisa bekerja sama mendukung program PT Bank pembangunan daerah Jambi cabang bangko,” harapnya.

Sejumlah program dari BPD Jambi diantaranya aplikasi mobile banking. Yang mana aplikasi ini akan mempermudah proses transaksi nasabah dengan pihak Bank, serta menghindari resiko yang tidak diinginkan.

‘’Aplikasi mobil banking dapat dibuka di kantor BPD jambi cabang Bangko dan perwakilan cabang terdekat. Adanya aplikasi ini untuk mempermudah proses transaksi dan menghindari hal - hal yang tidak di inginkan,” terangnya.

Zulfikar juga mengingatkan untuk mewaspadai dengan marak nya peredaran uang palsu di kalangan masyarakat. ‘’Untuk itu dengan adanya kita membuka aplikasi mobile banking melalui Bank Pembangunan daerah jambi cabang bangko untuk mempermudah dan aman untuk bertransksi sebagai sarana pembayaran yang sah,” tambahnya. (*)

Reporter. : Mansurdin
Redaktur : TopanBohemian

Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com