• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Warga Pertanyakan Legalitas Anggota BPD Sungai Ulas Garap Proyek Desa


Muara Siau | fokusinfo.com :
Nasution, anggota BPD Desa Sungai Ulas Kecamatan Muara Siau mendapat sorotan warga lantaran belakangan ini ketahuan mengerjakan proyek desa berupa pembuatan pagar masjid di desa itu.

Dugaan terjadi unsur nepotisme mencuat berdasarkan bahwa Nasution adalah menantu dari Mustardin, Kepala Desa Sungai Ulas.

‘’Saat rapat di Kantor Desa beberapa pekan lalu ada salah seorang tokoh masyarakat yang mempertanyakan kenapa bisa salah satu anggota BPD mengerjakan proyek desa. Dan kepala desa tidak menjawabnya. Setahu kami itu tidak boleh. tupoksi BPD itu kan salah satunya mengawasi, masak dia yang mengerjakan dia pula yang mengawasi,” ungkap seorang narasumber media ini.

‘’Proyek itu tidak ada papan mereknya jadi masyarakat tidak tahu sumber dana dari mana, siapa PTK nya, berapa anggarannya, berapa volume yang dikerjakan. Dan yang lebih penting adalah penjelasan dari Kades bagaimana bisa proyek tersebut jatuh ke tangan Nasution yang di desa ini menjabat anggota BPD dan masih aktif,” tambah narasumber itu.

Ketua BPD Sungai Ulas, Mudi Saidi dikonfirmasi membenarkan seorang anggota BPD yang dipimpinnya  mengerjakan proyek pagar masjid. Dia klaim telah menegur namun tidak digubris.

‘’Ya itu benar, tapi saya sudah tegur yang bersangkutan. Sudah pula saya jelaskan tupoksi sebagai anggota BPD. Tapi yang bersangkutan tidak mau dengar, dia terus saja bekerja,” singkat Mudi Saidi.

Kepala Desa Sungai Ulas, Mustardin dikonfirmasi menganggap aktivitas tersebut tidak bermasalah. ‘’Tidak apa-apa, tidak ada masalah siapapun yang mengerjakan proyek tersebut,” kata Mustardin.

Jawaban Mustardin diperkuat dengan pernyataan pendamping Desa Sungai Ulas, Sahril. Menurut Sahril yang mengerjakan proyek tersebut merupakan Nasution secara individu (pribadi) nya, bukan sebagai lembaga BPD.

‘’Bila dia mengerjakan proyek dibawah naungan BPD maka tidak boleh. Ini kan dia sebagai pribadinya, jadi tidak apa-apa,” tegas Sahril. (*)

Reporter : Tim

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Serap Tenaga Kerja, Usaha Pertambangan Milik Kempleng Gurat Sumbangsih Ke Pemerintah ?


Merangin | fokusinfo.com :
Baru tiga bulan bekerja sebagai penambang emas di salah satu wilayah di Kabupaten Merangin, Mamat warga asal Pati Jawa Tengah, telah berhasil mengirimkan uang jutaan untuk keluarganya di Jawa.

Kepada media ini, Mamat mengaku dirinya beserta puluhan tenaga kerja lainnya sengaja didatangkan dari Jawa oleh seorang bernama Kempleng, untuk melakukan aktivitas pertambangan emas di Merangin.

‘’Tiga bulan yang lalu kami dibiayai hingga bisa tiba di Merangin, rombongan yang bersama saya ada 60 orang. Kami dibagi tugas mengoperasikan 10 unit mesin dompeng milik Pak Kempleng di dua lokasi,” kata Mamat.

Mamat menceritakan, sebelumnya dirinya hanya bekerja serabutan di daerah asalnya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirasa kesulitan. Namun setelah bergabung menjadi karyawan Kempleng, perlahan ekonomi keluarganya mulai stabil. Mamat mengenal Kempleng karena satu daerah. Kesaksian Mamat, Kempleng merupakan orang yang sukses di daerahnya itu sehingga tidak sedikit orang yang ingin mengikuti jejak Kempleng.

‘’Kami, khususnya saya sangat berterimakasih kepada Pak Kempleng telah memberikan pekerjaan ini. Alhamdulillah selama ini selesai timbang, saya sering mengirimkan uang kepada keluarga. Paling tinggi sebesar Rp.10 juta. Tapi pernah juga saya tidak kirim saat pertambangan tidak mendapatkan emas, namun Pak Kempleng mananggulanginya,” cerita Mamat bersyukur.

Baca Juga : 7 Set Mesin Dompeng Beroperasi di Tambang Baru. Nama ‘Kempleng’Disebut-sebut.

Meski demikian, Mamat juga menyadari aktivitas yang mereka lakukan itu tanpa mengantongi izin dari pihak terkait, sehingga kegiatan itu kerap menjadi buruan para penegak hukum. Dalam konteks itu Mamat mengatakan semua yang terjadi di lapangan tidak lah tanggung jawab Kempleng, tapi adalah tanggung jawab para pekerja itu sendiri.

‘’Tidak ada jaminan dari Pak Kempleng apabila kami tertangkap para penegak hukum. Kami menyadari itu. Ya anggaplah resiko pekerjaan. Yang jelas harus selalu waspada saat bekerja,” ungkapnya.

Menurut pengamatan Mamat selama melakukan aktivitas pertambangan, dari 1 set mesin dompeng milik Kempleng bisa memperoleh rata-rata 10 gram emas perhari. Berdasarkan itu, analisis media ini, bila 1 unit mendapat 10 gram emas dikalikan 10 unit mesin dompeng maka dalam satu hari usaha pertambangan milik kempleng bisa mendapatkan 100 gram atau 1 ons emas. Harga emas paling bawah saat ini Rp.800 ribu / gram. Jadi bila dikalikan dengan 1 ons emas maka dalam satu hari Kempleng mampu mencetak uang Rp.80 juta yang artinya dalam satu bulan Kempleng bisa menyedot 3 kg emas dan meraup uang dari perut bumi Merangin hingga Rp.2,4 milyar. (*)

Reporter : TimInvestigasi

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Rumdis SDN 33 Sungai Ulak Diduga Dirobohkan Oknum Warga


Merangin | fokusinfo.com :
Salah satu aset SDN 33 Sungai Ulak berupa satu unit bangunan Rumah Dinas (Rumdis) diduga telah dirobohkan oleh sejumlah oknum warga.

Pantauan media ini di lokasi, tampak bangunan tersebut sengaja dirobohkan dan diduga akan didirikan bangunan baru karena disekitarnya terdapat material bangunan.

‘’Yang merobohkan bukanlah pihak sekolah, melainkan warga. Informasinya warga itu klaim yang punya lahan,” kata seorang sumber informasi yang tidak ingin namanya ditulis.

Sementara itu, Kepala SDN 33, Rina mengakui terjadinya tindakan tersebut. Namun dirinya belum dapat menjelaskan secara terperinci mengingat baru menjabat di sekolah tersebut.

‘’Ya memang salah satu rumah dinas dirobohkan. Tapi apa alasannya sehingga berani bertindak seperti itu, kami belum tahu,” singkat Rina. (*)

Reporter : SiefronHadi

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Jelang HUT PGRI, Gerakan Guru Coba ‘Tumbangkan’ Kepsek Terjadi Di SMPN 10 Merangin


Merangin | fokusinfo.com :
Menjelang peringatan HUT PGRI ke-76 Tahun 2021, terhitung 28 orang guru SMPN 10 Merangin malah berupaya menolak kinerja Yusdani selaku Kepala Sekolah (Kepsek) mereka.

Penolakan ditorehkan melalui ‘Surat Pernyataan Penolakan Kepala Sekolah’ diatas lembaran kertas dengan kop sekolah, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin. Surat penolakan tertanggal 14 November 2021 tersebut mengatas namakan Guru dan TU, dilengkapi dengan dibubuhi tandatangan para guru.

Tidak hanya itu, penolakan juga dibarengi dengan aksi mogok mengajar pada Jumat 19 November 2021 yang berakibat para siswa terlantar.

Alasan penolakan seperti yang tertera didalam surat pernyataan adalah selama menjabat, guru menganggap kepsek kerap bersikap otoriter dan arogan sehingga membuat suasana sekolah menjadi kurang kondusif dan tidak nyaman. Kepsek juga disebut kerap melakukan intimidasi dan ancaman kepada TU dan sejumlah guru dalam melaksanakan tugasnya. Terjadinya nepotisme dan tebang pilih dalam penerapan disiplin, dan Kepsek dianggap tidak tranparan dalam pengelolaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

‘’Selama dalam kepemimpinan Ibu Yusdani kondisi sekolah jadi kurang nyaman bagi kami. Sehingga kami merasa sulit optimal melaksanakan kewajiban mengajar,” kata seorang guru yang mengaku turut menanda tangani surat pernyataan tersebut. (*)

Reporter : HirianHidayat

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Persiapan Hari PGRI ke-76 di Merangin, Optimal


Merangin | fokusinfo.com :
Ketua PGRI Kabupaten Merangin, M Zubir melalui bendahara, Sri Ratna Dewi (SRD) mengatakan kesiapan menyambut HUT PGRI ke-76 di Merangin telah optimal

‘’Pertemuan demi pertemuan telah kami laksanakan untuk membahas acara puncak HUT PGRI ke-76. Persiapan pelaksanaan berbagai kegiatan melibatkan guru, maupun stakeholder pendidikan lainnya,” kata SRD.

Dia juga menerangkan sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, diantaranya adalah penyelenggaraan seminar. Sementara lokasi puncak HUT PGRI akan berpusat di Kantor Bupati Merangin pada tanggal 25 November 2021.

‘’Rangkaian kegiatan telah juga dilaksanakan oleh tiap pihak kecamatan untuk memeriahkan HUT PGRI ini. Setelah itu tanggal 25 November seluruh perwakilan kecamatan akan bergabung di kabupaten. Diperkirakan berjumlah 300 orang,” terang SRD.

Sementara itu wakil ketua PGRI Kabupaten Merangin, Ngatijo berharap acara dapat berlangsung dengan lancar.

‘’Yang jelas dimasa pandemi ini, kami menghimbau kepada para undangan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Kita doakan ya semoga acaranya berjalan dengan lancar,” tutup Ngatijo. (*)

Reporter : SiefronHadi

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Rekonstruksi Jalan Simp Tata - Lbk Bangkar Disorot Publik


Sarolangun | fokusinfo.com :
Pembangunan jalan rigit beton yang menghubungkan Simpang Tata – Lubuk Bangkar Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun mendapat sorotan warga. Pasalnya jalan yang baru dibangun itu saat ini kondisinya telah terlihat keretakan di beberapa titik.

Pantauan media ini, tertera di papan informasi proyek yang nilai kontraknya Rp. 873 jutaan tersebut dilaksanakan (dikerjakan, red) oleh  CV Arma Jaya Mandiri, sementara CV Nawrizza Cipta Consultant bertindak sebagai pengawas dalam proyek yang sumber dananya dari APBD Kabupaten Sarolangun Tahun 2021 itu.

‘’Tidak perlu ‘orang ahli’ untuk menilai proyek ini. Orang awam pun seperti saya bisa melihat langsung banyak keretakan pada badan jalan. Padahal ini baru dibangun loh,” ujar seorang warga mengaku bernama Hen yang kebetulan melintas di jalan tersebut beberapa waktu lalu.

‘’Saya yakin, dengan kondisi itu jalan akan cepat rusak. Semoga saja ada perbaikan agar masyarakat dapat lebih lama menikmati fasilitas jalan yang dibangun,” kata Firdaus, warga sekitar.

Hak jawab pihak perusahaan dan pihak pemerintahan terkait, masih dalam proses upaya konfirmasi oleh media ini. (*)

Reporter : SiefronHadi

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Progres Usulan TORA oleh SPI, Tim KLHK Turun Lapangan


Merangin | fokusinfo.com :
Perjuangan DPC SPI (Serikat Petani Indonesia) Merangin memperjuangkan kepastian hukum para petani yang menggarap kawasan hutan produksi dan TNKS, sepertinya akan mulai membuahkan hasil yang positif. Jumat, 12 November 2021 tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) turun langsung ke lokasi atas usulan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang diusulkan oleh DPC SPI Merangin pada awal 2018 silam.

Tim yang hadir terdiri Dit.PKTHA, Ditjen PKTL, Balai Pemantapan Kawasan Hutan wilayah XIII, Dinas Kehutanan Provinsi, KPHP (Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi), dan Dinas PUPR Merangin.

Kunjungan tim tersebut guna memastikan keberadaan masyarakat yang menggarap kawasan Hutan baik Hutan Produksi maupun TNKS berdasarkan Nawacita jokowi untuk merealisasikan 9 juta hektar tanah dan juga masuk dalam proritas pada tahun 2021 sesuai dengan SK KSP No. 01B / Ta 2021 Tim penyelesaian konflik agraria dan penguatan kebijakan Reforma agraria.

‘’Alhamdulillah, setelah sekian lama melalui berbagai proses lengkap dengan segala rintangan. Hasilnya hari ini, kami ucapkan terimakasih kepada tim dari Kementrian telah berkunjung ke lokasi usulan SPI Merangin.  Ada tiga lokasi yang sudah dikunjungi yaitu kawasan Rumah Hitam, Dusun Padang Inai dan belakang Nilo Dingin. Ini adalah kunjungan tim pendahuluan yang melihat langsung keberadaan petani yang menggarap kawasan hutan,” kata Ketua DPC SPI Merangin, Muhammad Zen.

Menurut Zen, dengan turunnya tim dari kementerian tersebut membuka harapan besar para petani khususnya bagi anggota SPI untuk mendapatkan legalitas dalam penggarapan lahan pertanian.

‘’Meskipun baru awal namun ini adalah kemenangan terbesar bagi petani karena lebih dari 20 tahun petani berladang tanpa mendapatkan kepastian Hukum. Yang jelas kami pengurus DPC SPI Merangin tetap berkomitmen penuh mengurus, memperjuangkan dan mengawal langkah ini,” tutup Zen. (Redaksi)

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Bayu Akui Pemilik 3 Ekskavator & Pembeli Lahan Hibah TKD Untuk Madrasah | Aktivitas Diduga PETI di Desa Bukit Bungkul


Merangin | fokusinfo.com :
Lokasi aktivitas diduga PETI (Pertambangan Tanpa Izin) di Desa Bukit Bungkul Kecamatan Pamenang Selatan dekat dengan jalan lingkungan desa tersebut.

Bisa dikatakan setiap orang yang melewati jalan lingkungan itu pasti akan mengetahui bahwa didalam perkebunan ada suatu aktivitas. Nama Bayu warga Desa Lantak Seribu Kecamatan Renah Pamenang disebut-sebut pemilik usaha pertambangan yang diduga ilegal itu.

Baca Juga : Tersirat Kades Bukit Bungkul Tak Berdaya | Aktivitas Diduga PETI di DesaBukit Bungkul

Dikonfirmasi, Bayu membenarkan alat berat jenis ekskavator itu adalah miliknya. Dia juga mengakui bahwa ekskavator tersebut digunakan untuk aktivitas pertambangan.

‘’Benar itu alat saya, ada tiga tapi yang satunya sedang rusak,” singkat Bayu.

Bayu juga mengaku sebagai orang yang membeli lahan yang bersumber dari TKD (Tanah Kas Desa) yang dihibahkan untuk Madrasah di Desa Lantak Seribu.

‘’Ya saya membelinya. Tapi dari lahan itu kembali separuh modal saja tidak,” tutupnya. (TimInvestigasi)

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com