• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Normalisasi Sungai di Desa Lantak Seribu Oleh Bos PETI Akan Berbuntut ?


Fokusinfo.com |Merangin : Niat baik Bos penambang Emas Tanpa Izin (PETI) melakukan normalisasi sungai di Desa Lantak Seribu Kecamatan Renah Pamenang rupanya akan berbuntut panjang. Pasalnya salah satu Aliansi Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Indonesia akan segera membuat laporan kepada Polres Merangin terkait komitmen Polres melakukan upaya pemberantasan PETI.

Wakil Ketua DPC Aliansi BPAN Kabupaten Merangin, Asmadi kepada media ini mengatakan, upaya normalisasi sungai Lantak Seribu oleh Bos PETI dinilai hanya modus lepas tangan dari persoalan perusakan lingkungan.

‘’Kami nilai itu cuma akal-akalan para BOS PETI itu saja, membangun pencitraan ditengah masyarakat agar tidak disalahkan,” kata Asmadi.

Menurutnya, dengan dilaksanakan normalisasi itu maka terbukalah tabir siapa-siapa saja yang selama ini telah melakukan kegiatan PETI di Desa Lantak Seribu.

‘’Ini persoalan serius. Mungkin selama ini pihak berwajib kesulitan mencari siapa dalang pemain PETI di Lantak Seribu. Nah ini sudah ada orangnya,” ungkap Asmadi.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah melakukan pemenuhan berkas dan data yang akan dijadikan lampiran dalam surat laporan kelak.

‘’Kita tengah mempersiapkan berkas-berkas dan datanya, termasuk screenshot dari media online. Nanti kami lampirkan dalam surat laporan. Dalam minggu ini lah,” tuturnya.

Sementara itu, Kades Lantak Seribu Samono ketika media ini konfirmasi mengakui memang ada upaya normalisasi sungai yang dananya diberikan oleh Bos PETI. ‘’Itu memang Bos PETI yang membiayai,” kata Samono.(*)

Wartawan : Supriyadi
Redaktur : TopanBohemianNormalisasi Sungai di Desa Lantak Seribu Oleh Bos PETI Akan Berbuntut ?

Fokusinfo.com |Merangin : Niat baik Bos penambang Emas Tanpa Izin (PETI) melakukan normalisasi sungai di Desa Lantak Seribu Kecamatan Renah Pamenang rupanya akan berbuntut panjang. Pasalnya salah satu Aliansi Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Indonesia akan segera membuat laporan kepada Polres Merangin terkait komitmen Polres melakukan upaya pemberantasan PETI.

Wakil Ketua DPC Aliansi BPAN Kabupaten Merangin, Asmadi kepada media ini mengatakan, upaya normalisasi sungai Lantak Seribu oleh Bos PETI dinilai hanya modus lepas tangan dari persoalan perusakan lingkungan.

‘’Kami nilai itu cuma akal-akalan para BOS PETI itu saja, membangun pencitraan ditengah masyarakat agar tidak disalahkan,” kata Asmadi.

Menurutnya, dengan dilaksanakan normalisasi itu maka terbukalah tabir siapa-siapa saja yang selama ini telah melakukan kegiatan PETI di Desa Lantak Seribu.

‘’Ini persoalan serius. Mungkin selama ini pihak berwajib kesulitan mencari siapa dalang pemain PETI di Lantak Seribu. Nah ini sudah ada orangnya,” ungkap Asmadi.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah melakukan pemenuhan berkas dan data yang akan dijadikan lampiran dalam surat laporan kelak.

‘’Kita tengah mempersiapkan berkas-berkas dan datanya, termasuk screenshot dari media online. Nanti kami lampirkan dalam surat laporan. Dalam minggu ini lah,” tuturnya.

Sementara itu, Kades Lantak Seribu Samono ketika media ini konfirmasi mengakui memang ada upaya normalisasi sungai yang dananya diberikan oleh Bos PETI. ‘’Itu memang Bos PETI yang membiayai,” kata Samono.(*)

Wartawan : Supriyadi
Redaktur : TopanBohemian


Share:

Kades Lubuk Bumbun Tagih Janji Bupati, Salam & Fendi Beraksi


Fokusinfo.com | Merangin : Merasa kerap dijanjikan perbaikan jalan namun kenyataannya belum juga terealisasi, Kepala Desa Lubuk Bumbun, Amrun menagih janji Bupati Merangin H Al Haris, S.Sos MH.

Amrun mengatakan telah enam kali dijanjikan oleh Bupati akan segera memperbaiki jalan Lubuk Bumbun ke Margo Tabir, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan merealisasikannya.

‘’Sudah enam kali kami dijanjikan. Tapi belum ada sinyal perbaikan,” ungkap Amrun beberapa waktu yang lalu.

Menurut Amrun, saat ini kondisi jalan yang menghubungkan Lubuk Bumbun – Margo Tabir itu parah. Untuk kendaraan roda empat hanya bisa dilalui oleh kendaraan yang memiliki spesifikasi tertentu.

‘’Cuma mobil doubel gardan saya yang bisa menempuh jalan itu,” tuturnya.

Amrun berharap ada perhatian dari pemerintah dalam hal ini Bupati Merangin untuk segera merealisasikan janjinya. Karena saat ini ada 352 jiwa di desa itu yang menginginkan akses jalan mulus.

Keluhan warga yang dikoarkan oleh Kades Lubuk Bumbun, Amrun itu terdengar juga oleh H Salam, HD. SHi dan Herman Efendi, ST MM. Kepedulian Salam dan Fendi terhadap nasib warga itu direalisasikan dengan memberikan pelayanan servis jalan yang rusak.

Informasi yang media ini dapatkan, Salam berkolaborasi dengan Fendi bahu membahu memperbaiki jalan tersebut dengan pembagian alat berat didatangkan oleh Salam sementara Fendi menyediakan minyak operasional.

‘’Semoga dengan adanya perbaikan jalan ini para warga khususnya masyarakat desa Lubuk Bumbun bisa memanfaatkannya dengan baik. Ini semua kami kerjakan dengan ikhlas, semata-mata kepedulian kami terhadap nasib warga merangin yang berada di pelosok,” ungkap Fendi.

Salam, melalui salah seorang tim ‘Merangin KAYA’ mengatakan mereka tidak ada niat mendahului pemerintah terkait bantuan perbaikan jalan tersebut. Namun lebih pada dorongan nurani, jiwa sosial serta kepedulian terhadap masyarakat.

‘’Kegiatan ini bukan bermaksud melecehkan pemerintah. Pak Haji Salam itu jiwa sosialnya tinggi. Tidak rela jika ada masyarakat yang kesulitan. Apalagi terkait dengan perekonomian, karena jalan ini akses mereka menjual hasil kebun.
Sementara sekarang ini kita kan sudah merdeka,” ungkap tim.

Dia juga mengatakan kedepannya akan terus dilaksanakan perbaikan titik-titik jalan rusak di Merangin, namun diprioritaskan terhadap jalan yang termasuk dalam urgensi kemasyarakatan. ‘’Itu semua menggunakan dana pribadi pak Haji,” pungkasnya. (TopanBohemian)

Share:

Sekda Merangin Gelar Reuni Bagian Umum

• H Sibawaihi: Mereka  Inilah yang Buat Saya Sukses


Fokusinfo.com | Linggau : Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Merangin H Sibawaihi pada Jumat (30/3), menggelar acara reuni pegawai di Bagian Umum Setda Merangin tahun 2003-2005.

Acara berlangsung meriah di Rumah Makan Mang Engking Lubuk Linggau itu, kental bernuansa kekeluargaan. Acara yang dihadiri sekitar 40 orang tersebut, benar-benar mampu berfungsi sebagai ajang silaturahmi.

‘’Sudah sangat lama kami yang dulu satu kantor, senang susah bersama-sama, sekarang bisa kumpul kembali. Semua pegawai Bagian Umum Setda Merangin inilah yang membuat saya sukses,’’ujar Sekda yang dulu Kabag Umum Setda Merangin.

Ditegaskan Sekda acara tersebut tidak sedikitpun berbau politik, tujuan semata acara yang dihadiri Asisten III Setda Merangin H Hambali yang dulu Kusubbag Kepegawaian Umum itu, hanya ingin bersilaturahmi.

Pada acara yang juga dihadiri Ferdi Sekretaris Dispenda Merangin yang dulu Kasubbag Tata Usaha dan Kabag Humas Thoher yang dulu ADC bupati tersebut, sebagai ungkapan terimakasih Sekda membagikan door price.

Menariknya acara itu, tidak hanya dihadiri para pegawai yang
saat ini masih bertugas atau yang sudah menjadi pejabat tinggi, tapi  juga pegawai yang telah memasuki masa pensiun.

Sebelum jamuan makan siang itu, Sekda dan rombongan disambut Sekda Kota Lubuk Linggau, Sumsel H A Rahman Sani dan Kadis Pariwisata H Lutfi di Masjid Agung Kota Lubuk Linggau, untuk Shalat Jumat. (advertorial)

Sumber : HumasMerangin

Share:

H Al Haris: Tahun ini Merangin Bakal Raih WTP


Fokusinfo.com | Merangin : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin berpeluang besar, meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam keberhasilan pengelolaan Akuntansi Keuangan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin H Al Haris, usai menutup acara Jambore TP PKK Merangin 2017 di pelataran Kantor BPMPD Merangin pada Jumat malam (31/3).

Dari hasil koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Jakarta baru-baru ini jelas bupati, Pemkab Merangin dianggap mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (goodcorporategovernance) dengan melakukan reformasi di bidang pengelolaan keuangan negara.

Salah satu tolak ukur bisa diraihnya penghargaan WTP itu tegas bupati, yakni keberhasilan mengimplementasikan akuntasi pemerintah berbasis akrual tahun 2016, sesuai dengan amanat UU nomor 17 Tahnun 2013 tentang Keuangan Negara dan PP Nomor  71 Tahun 2010 tentang standar akuntasi pemerintah.

Penerapan berbasis akrual terang bupati, akan menyediakan informasi keuangan yang lebih komprehensif, dari laporan sebelumnya yang hanya sekedar berbasis kas, sehingga dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya ekonomi untuk sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Bupati bersama-sama dengan rekan-rekan birokrasi di jajaran Pemkab Merangin, kedepannya akan terus melakukan pembenahan, terutama dalam model input dan impact keuangan sehingga laporan keuangan Pemkab Merangin akan lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Diakui bupati, selama ini tertundanya diraih WTP terganjal masalah asset di sejumlah Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Namun persoalan asset di OPD itu, secara bertahap segera rampung penanganannya.

 “Untuk kedepannya terutama SDM dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset akan kami siapkan dalam berbagai pendidikan, terutama dari pembelajaran akrual, selain itu kami juga akan melibatkan bendahara dan pengurus aset di setiap SKPD agar pengetahuan dan pemahaman mereka semakin bertambah,” jelas Bupati.(advertorial)

Sumber : HumasMerangin

Share:

Bupati Tutup Jambore PKK Merangin 2017

Fokusinfo.com | Merangin : Setelah berlangsung selama tiga  hari, Jambore Tim Penggerak (TP) PKK tingkat Kabupaten Merangin 2017 pada Jumat malam 31 Maret 2017 secara resmi ditutup Bupati Merangin H Al Haris.

Acara penutupan event tahunan tersebut berlangsung meriah di pelataran Kantor BPMPD Merangin, menampilkan berbagai kreasi lagu dan tari yang dibawakan apik utusan PKK dari 24 kecamatan secara bergiliran.

‘’Saya sangat salut dengan kerjasama semua pihak atas suksesnya acara ini. Jambore TP PKK merupakan ajang silaturahmi dan memupuk kebersamaan serta pembinaan para kader,’’ujar Bupati.

Seluruh kegiatan PKK lanjut bupati, mencakup seluruh kebutuhan keluarga yang tidak terkaver oleh aktivitas Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Tak heran bila PKK merupakan garda depan pembangunan.

‘’Banyak program pembangunan yang tidak terjangkau pengerjaannya oleh OPD, kemudian dikerjakan oleh TP PKK Merangin, mulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa. Ini sangat membantu sekali,’’terang Bupati.

Ketua TP PKK Merangin Hj Hesti Haris menerangkan, ada sebanyak 17 kegiatan lomba yang digelar dalam waktu tiga hari tersebut. Alhamdulillah semua kegiatan lomba itu berlangsung lancer.

‘’Meskipun dengan waktu yang terbatas, 17 kegiatan lomba itu tuntas digelar. Melalui Jambore PKK ini, banyak ilmu dan pengetahuan baru yang didapatkan para kader. Jadi pembinaan kader melalui Jambore ini akan terus dilakukan,’’ujar Hj Hesti.

Wakil Ketua TP PKK Merangin Hj Emy Khafid menambahkan, selain melombakan berbagai program PKK pada 17 lomba itu, pada Jambore TP PKK kali ini juga melombakan berbagai kreasi gembira.

‘’Jadi pada Jambore TP PKK Merangin ini, kami menggali berbagai potensi para kader PKK utusan dari 14 kecamatan. Jambore ini guna mempersiapkan Jambore TP PKK tingkat Provinsi Jambi yang digelar pada Mei mendatang,’’ujar Hj Emy Khafid.

Sudah tiga tahun berturut-turut jelas Hj Emy Khafid, TP PKK Kabupaten Merangin berhasil menjadi juara pertama pada Jambore TP PKK tingkat Provinsi Jambi. Gelar juara umum itu akan terus dipertahankan pada Jambore tahun ini.

Ketua panitia Jambore TP PKK Merangin 2017 Hj Syamsibar Sibawaihi menjelaskan, Jambore TP PKK kali ini diikuti sekitar 500 orang peserta. Setiap TP PKK kecamatan mengutuskan 20 orang kader.

‘’Peserta ditambah 50 orang kader dari TP PKK kabupaten dan seluruh kepala desa beserta ibunya juga dilibatkan. Kami yakin ilmu dan pengalaman yang didapat pada Jambore ini akan sampai ke kader PKK di tingkat desa,’’ujar Hj Syamsibar.

Sementara itu, sukses merebut juara pertama pada Jambore TP PKK yang sebelumnya dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein pada Rabu (29/3) itu, adalah TP PKK Kecamatan Bangko Barat.

Sedangkan TP PKK Kecamatan Margo Tabir mampu menempatkan pada posisi kedua dan TP PKK Kecamatan Tabir Timur harus puas diperingkat ketiga. Untuk juara umum Jambore TP PKK Merangin 2017 diraih Kecamatan Bangko Barat.(advertorial)

Sumber : HumasMerangin

Share:

PIPJ Gelar Seminar Nasional Problematika Informatika


Fokusinfo.com | Jambi : Saat ini perkembangan dunia tekhnologi informasi tidak bisa dibendung lagi. Mau tidak mau dan atau sadar tidak sadar manusia diarahkan menikmati, memanfaatkan, menggantungkan diri pada kondisi itu.

Tujuan perkembangan tekhnologi informasi itu tentu saja untuk memanjakan manusia dalam segala hal, terutama memperoleh informasi yang cepat. Namun tidak ada jaminan informasi yang beredar di dunia tekhnologi informasi khususnya dunia maya itu akurat, utuh, perspektif ataupun konstruktif.

Memanfaatkan perkembangan tekhnologi untuk kebaikan sama kapasitasnya dengan pemanfaatan untuk keburukan. Kepiawaian mengemas informasi oleh oknum-oknum membuat tidak jarang berbagai informasi yang beredar malah menjerumuskan dan atau menyesatkan.

Hal ini jika disepelekan dikhawatirkan akan merubah paradigma umum di masyarakat. Pengawinan ideologi, paham ataupun opini pihak yang tidak bertanggung jawab yang bisa saja menimbulkan provokatif, distortif dan tentu saja berimbas pada keutuhan NKRI.

Berangkat dari itulah sebuah organisasi kepemudaan, Pergerakan Indonesia Provinsi Jambi (PIPJ) mengadakan Seminar Nasional dengan tajuk Problematika Informatika yang bertema ‘Urgensi Bangsa Terhadap Provokasi, Distorsi & Hoax Dalam Menjaga Keutuhan NKRI’.

Seminar yang dilaksanakan di gedung BPMPP Provinsi Jambi pada Sabtu, 01 April 2017 itu diikuti oleh 200 lebih peserta dari berbagai kalangan seperti OKP, Ormas dan organisasi Kemahasiswaan.

Seminar Pergerakan Indonesia ini di buka langsung oleh staf ahli Gubernur H. Tagor mulia. Turut hadir perwakilan dari Walikota, Diknasprovinsi, Komeninfoprov, KNPI, korem, Polda dan sejumlah tokoh lainnya. Sementara Pemateri Seminar diberikan kehormatan kepada Polda, Kominfo dan Korem.

Ketua Pergerakan Indonesia Provinsi Jambi, Ade sadria yang juga merupakan salah seorang putra terbaik Merangin mengajak kaula muda se provinsi Jambi untuk lebih teliti sebelum menyerap berita yang disuguhkan. Apalagi saat menyebarkan informasi tersebut ke berbagai media sosial.

‘’Jangan telan mentah-mentah informasi yang beredar di dunia maya apalagi sumbernya tidak jelas. Harus teliti terlebih ketika berniat menyebarkan informasi ke media sosial lainnya. Bisa jadi bumerang bagi kita,” kata pria hitam manis itu.

Menurut Ade, kecermatan memilih dan memilah informasi sangat penting karena dengan begitu otomatis akan menyelamatkan masyarakat umum yang gemar dengan informasi-informasi yang bombastis.

‘’Biasanya isu-isu yang sifatnya bombastis itu digemari masyarakat. Jika berulang-ulang dipublikasikan tentu pandangan orang umum isu tersebut benar,” ungkapnya.

Dicontohkan Ade, isu yang saat ini beredar adalah kasus penculikan anak. Masyarakat dirundung ketakutan, keresahan hingga akhirnya mengganggu rutinitas, berimbas juga pada perekonomian khususnya bagi keluarga yang profesinya serabutan atau swasta. Kekhawatiran yang tinggi mengakibatkan para orangtua lebih memilih menjaga anak daripada bekerja. Ujungnya perekonomian negara terganggu, keamanan negara tersentil.

‘’Intinya kita khususnya para pemuda yang telah terbiasa memanfaatkan media sosial agar lebih selektif, cermat menerima informasi apalagi sampai membagikan informasi tersebut. Kroscek dulu kebenarannya baru disampaikan. Menjaga keutuhan NKRI bisa dimulai dari hal-hal yang mungkin dianggap sepeli ini,” pungkas Ade Sadria, pemuda yang saat ini setia dengan lacak di kepala itu. (TopanBohemian)

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com