• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Bangunan Mencurigakan Ditemukan di Desa Pulau Rengas



Fokusinfo.com | Merangin : Sebuah bangunan berbentuk seperti gudang ditemukan di Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat. Bangunan tersebut tersembunyi dari penglihatan jalan raya karena didepannya terdapat bangunan kandang ayam yang cukup besar.

Tidak banyak informasi yang media ini dapatkan dari warga sekitar. Mayoritas warga mengatakan tidak tahu secara pasti apa kagiatan yang terjadi didalam bangunan tersebut.

‘’Tidak tahu sayo bang, apo gawe orang didalam tu,” ujar warga yang tidak ingin dituliskan namanya.

Warga lainpun enggan memberikan keterangan. Mereka hanya mengatakan sering melihat mobil jenis pickup sering keluar masuk gudang pada waktu tertentu.

‘’Biasanya sore mobil pickup keluar dari gudang tu. Entah apa yang dibawa keluar, barang yang dibawa ditutup terpal,” ujar warga lainnya.

‘’Tapi yang jelas pada waktu-waktu tertentu ada orang didalam tu,” tambahnya.

Media ini berusaha mendekati bangunan yang diduga gudang tersebut. Terpantau kondisi gudang terkunci dan tidak ada satu orangpun penjaga di lokasi. (Redaksi)


Share:

Tagihan Koran Tak Dibayar, Istri Alm Uda Ef Gugat DPRD Merangin

Toni, SH & 3. Abu Djaelani, S.Sy, Kuasa Hukum Ade Elka saat mendaftarkan perkara ke PN Bangko. Kamis 15 Maret 2017.

Fokusinfo.com | Merangin : Bagi kalangan jurnalis di Merangin tentu tidak asing dengan sosok Almarhum Efrizen, yang panggilan akrabnya Uda Ef. Sejak 1997 Uda Ef ini berprofesi sebagai pemasok media koran baik ke kantor pemerintah ataupun ke instansi lainnya. DPRD Merangin adalah salah satu instansi yang menjadi pelangganan tetap Uda Ef.

Sejak 1997 hingga awal 2015 pembayaran tagihan koran lancar saja. Permasalahan terjadi saat Uda Ef menderita sakit hingga meninggal dunia pada akhir 2015. Sementara koran tetap dipasok ke DPRD hingga tahun 2016 oleh karyawan Uda Ef. Total tagihan koran 2015-2016 mencapai angka Rp.53juta.

Istri Alm Uda Ef, Ade Elka kepada media ini mengatakan sejak suaminya meninggal dirinya berusaha menemui dan menagih kepada Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin yang saat itu dijabat oleh Nasution dan bendaharanya Dharmawan tapi tetap tidak mau dibayarkan dengan alasan anggara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin mengalami devisit.

‘’ Bahkan Setelah Pak Sekwan (Nasution,red) tidak lagi menjabat saya tetap berulang kali menemui Sekwan yang baru untuk membicara hutang koran yang belum dibayarkan. Tapi  Pak Sekwan yang baru tetap tidak mau membayarkan dengan alasan tidak mau menanggung hutang tagihan pejabat sebelumnya,” Kata Ade Elka.

Ade Elka juga mengatakan dirinya pernah meminta bantuan pihak managament dari dua perusahaan media koran tempat suaminya bekerja untuk menagih langsung ke pihak DPRD Kabupaten Merangin dan oleh Bendahara DPRD Kabupaten Merangin dibayar sebesar Rp. 25.800.000,- (dua puluh lima juta delapan ratus ribu rupiah) dan sisa yang belum dibayar oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin  adalah  Rp. 27.200.000,- (dua puluh tujuh juta dua ratus ribu rupiah)

‘’Itu masih ada sisa Rp.27 juta yang belum dibayar. Bagi kami uang sejumlah itu sangat besar nilainya,” ungkap Ade

Karena telah berupaya maksimal namun sisa pembayaran koran belum juga dibayarkan pihak DPRD, Ade Elka menggandeng pengacara guna menggugat DPRD Merangin.

Salah seorang Kuasa Hukum Ade Elka, Toni SH kepada media ini menjelaskan gugatan yang diajukan kepada Pengadilan Negeri Bangko terhadap DPRD Merangin adalah gugatan Wanprestasi. Yang mana Tergugat (DPRD) tidak mau membayar sisa tagihan kepada Penggugat (Ade Elka) sebesar Rp. 27.200.000,-

‘’Penggugat telah melakukan segala upaya, namun kenyataannya Tergugat tetap tidak mau membayarnya, kelalaian ini menunjukkan bahwa Tergugat telah INGKAR JANJI atau telah melakukan WANPRESTASI dalam menyelesaikan kewajibannya kepada Penggugat,” kata Toni

Diinformasikan Toni, Surat gugatan telah resmi didaftarkan ke pengadilan Negeri Bangko dengan Nomor surat : 02/Pdt-GS-T&R/III/2018 berdasarkan surat kuasa khusus Nomor : 037/SK-Pdt/LBH-PK/II/2018 tertanggal 28 Januari  2018. Sementara itu Nomor Perkara yang telah diterima adalah : 01/pdt.GS/2018/PN.Bangko. (*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Diserang Informasi ‘Menyesatkan’, Al Haris Klarifikasi



Fokusinfo.com | Merangin : Jelang pilkada Merangin tidak sedikit ‘hantaman demi hantaman’ (black campaign) yang dilakukan orang orang tidak bertanggung jawab. Media sosial seperti fb (facebook) juga dimanfaatkan untuk melakukan black campaign yang bertujuan menjatuhkan figur calon Bupati Merangin.

Seperti yang terjadi pada Februari 2018 yang mana sebuah akun fb berinisial AK sempat menggoncangkan dunia perpolitikan Merangin. Kenapa bisa begitu? informasi yang media ini dapatkan akun AK menggunakan foto profil yang mirip dengan personal AK. Personal AK adalah salah seorang tokoh masyarakat dan memiliki latar belakang pendidikan yang cukup tinggi serta dari keluarga yang terhormat. Namun apakah benar personal AK yang mengendalikan akun AK, masih perlu ditelaah kembali.

Kehebohan yang dibuat akun AK adalah ketika terjadi percakapan akun AK dengan salah satu akun fb lainnya. Mungkin karena emosional sehingga akun AK lepas kendali dan tertulislah tudingan-tudingan yang dinilai merugikan salah satu calon Bupati Merangin dalam hal ini Al Haris.

Secara eksklusif, Al Haris mengklarifikasi kasus tersebut kepada media ini. Bahwa apa yang tertulis oleh Akun AK adalah tidak benar. ‘’Itu tidak benar semua yang dituduhkan,” kata Al Haris disela kesibukannya melantik tim pemenangan di kawasan Sungai Ulak Bangko beberapa waktu yang lalu.

Al Haris pun mengaku dirinya tenang saja karena apa yang dituduhkan tidak pernah terjadi. Namun untuk memberikan efek jera pihaknya telah mensomasi AK.

‘’Kita telah somasi dia. Dia juga telah minta maaf dan saya pribadi menerima dan memaafkannya,” ujar Al Haris

Masih dikatakan Al Haris, AK itu telah dianggap saudara olehnya. Bahkan orang tua AK telah dianggap ibu bagi Al Haris.

‘’Dulu kami potong kerbau dalam proses pengangkatan pengakuan keluarga itu. Saya mengaku anak terhadap orang tua AK. Jadi otomatislah AK itu saudara angkat saya,” terang Al Haris.

Al Haris juga berharap kepada masyarakat Merangin agar jangan terpancing dengan informasi yang belum diketahui kejelasannya. ‘’Saya harap masyarakat khususnya pendukung HaMas agar jangan mudah terpancing dengan isu-isu negatif,” singkatnya.

Akhirnya persoalan tersebut membuat tim advokasi HaMas bertindak dengan melaporkan dua akun fb kepada Panwaslu Merangin. Ironisnya akun fb AK tidak termasuk dalam yang dilaporkan. Hal itu disampaikan Ketua Tim Advokasi HaMas Alex Almeneri.

‘’Yang kami laporkan ke Panwaslu itu dua akun fb yaitu akun Andala Dewi dan Annisa Mayangsari. Kami duga telah memposting dan menyebarkan berita hoax. Akun fb AK tidak termasuk didalamnya karena sudah selesai dan tidak ada persoalan lagi,” kata Alex via telpon. (*)

Reporter : TopanBohemian

Share:

Meriah, Tim Pemenangan Nalim-Khafid Tabir Lintas Dikukuhkan



Merangin | Fokusinfo.com : Tim Pemenangan Nalim-Khafid yang terdiri dari Kordinator desa (Kordes), Kordinator Kecamatan (Korcam) dan Kordinator Pemilihan (Korlih) Kecamatan Tabir Lintas, dikukuhkan oleh Dr. Nalim, SH.MM didampingi Drs. Khafid Moein, MM yang juga Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin Priode 2018-2023.

Pengukuhan yang berlangsung meriah tersebut, berlangsung di lapangan bola Desa Mensango, Kecamatan Tabir Lintas, Selasa (13/3/18), dihadiri masa yang berasal dari berbagai desa dalam Kecamatan tersebut. Meski sempat diguyur hujan namun massa yang hadir tak ingin beranjak hingga kegiatan pengukuhan usai.

Edi Suratno dari Koalisi Partai Pengusung dalam pidato politiknya menegaskan, bukan tanpa alasan mendukung Nalim-Khafid dalam Pilkada di Merangin. Menurutnya, pasangan ini memiliki sifat jujur dan amanah sehingga partainya memutuskan untuk mendukung pasangan tersebut.

“Pak Nalim dan pak Khafid mereka orang yang menurut kami terbukti jujur dan amanah dan kami sangat berharap dapat membawa perobahan dan lebih baik lagi untuk Merangin kedepan, “katanya.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Agus Purnomo, menurutnya Nalim-Khafid mampu membawa Merangin lebih baik lagi. Untuk itu, kata Agus Purnomo Nalim-Khafid tidak ada pilihan lain harus menang dalam Pilkada mendatang di Merangin. “ Harga mati Nalim-Khafid harus menang, agar dapat membawa Merangin ini lebih baik lagi,” tegas Agus Purnomo.

Sementara Hendra Ledi sekretaris Partai Indonesia Raya (Perindo) mengingatkan seluruh pengusung, pendukung maupun simpatisan Nalim-Khafidh untuk tidak lengah. Apalagi lanjut Hendra, pemungutan suara untuk Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Merangin hanya menyisakan waktu tidak lebih dari tiga bulan lagi.

“Jangan lengah waktu yang tersisa hanya sekitar 90 hari lagi jelang Pilkada. Rangkul suara lawan untuk kemenangan Nalim-Khafid, “ tandasnya. (Redaksi)

Share:

Jelang Pilkada Hati-Hati Rombak Birokrasi

Foto Ilustrasi : Editing

Topan Bohemian
Pemimpin Redaksi Fokusinfo.com

Fokusinfo.com | Opini : Belakangan wacana akan adanya perombakan pejabat di Merangin oleh Pjs Bupati Merangin, Husairi terpampang disejumlah media. Alasan perombakan itu ditujukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang saat ini kosong. Namun yang menjadi polemik adalah adalah wacana mutasi / rolling jabatan yang dikaitkan dengan latar belakang pendidikan pejabat yang saat ini tengah menjabat pada instansi tertentu. Ditambah isu perombakan pejabat merupakan pesanan salah satu calon Bupati Merangin.

Sebagai seorang Pjs atau pejabat sementara, tentunya Husairi mengerti betul sebesar apa wewenang yang dimilikinya dalam menjalankan roda pemerintahan Merangin, mengingat statusnya adalah menerima dan menjalankan mandat.

Mengutip Pasal 34 ayat (3) UUAP (Undang-undang Administrasi Pemerintahan) 2014: ‘Plt atau Pjs melaksanakan tugas serta menetapkan dan/atau melakukan Keputusan dan/atau Tindakan rutin yang menjadi wewenang jabatannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan’. Diperjelas dengan  Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara, BKN No. K.26.30/V.20.3/99 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian. Tertera di surat tersebut,’Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan yang memperoleh wewenang melalui mandat tidak berwenang mengambil keputusan dan/atau tindakan yang bersifat strategis yang berdampak pada perubahan status hukum pada aspek organisasi, kepegawaian, dan alokasi anggaran”.

Lalu apa yang dimaksud dengan Keputusan dan/atau Tindakan yang bersifat strategis itu?  Menurut Penjelasan Pasal 14 ayat (7) UUAP 2014, yaitu Keputusan dan/atau Tindakan yang memiliki dampak besar seperti penetapan perubahan rencana strategis dan rencana kerja pemerintah. Sedangkan maksud ‘perubahan status hukum kepegawaian’ adalah melakukan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai’.

Lalu sebesar apa konsekuensinya jika benar benar terjadi mutasi sejumlah pejabat yang saat ini tenang duduk di ‘kursi empuk’ itu?

Meskipun ‘tidak ada’ korelasinya, perombakan dimasa Pilkada akan menciptakan emosional yang sensitif di masyarakat. Walaupun niatnya mulia namun seluruh ‘gerak-gerik’ seorang Husairi dapat dipastikan selalu disorot dan berpotensi dihubung-hubungkan pada politik sehingga netralitas terancam. Oleh karena itu  seyogianya Husairi meneruskan program tanpa ‘mengaduk-aduk’ personal didalamnya.

Meskipun wewenang merombak pejabat ‘dihalalkan’ dengan catatan berdasarkan Perda Perangkat Daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri (Permendagri Nomor 74 Tahun 2016 huruf e) namun seorang Pjs juga dituntut memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat (Permendagri Nomor 74 Tahun 2016 huruf b). Apa jaminannya pasca perombakan stabilitas pemerintahan akan aman-aman saja ?

Bicara soal Rencana strategis dan rencana kerja pemerintah menurut hemat saya merekat pada program seorang Bupati Definitif, Al Haris meskipun saat ini tengah cuti. Toh pada waktunya kelak dia akan kembali memimpin Merangin menghabiskan sisa jabatan dan melanjutkan program.

Al Haris selama pemerintahan yang dijalaninya tentu mengetahui sejauh mana elektabilitas seseorang yang diangkatnya menjabat jabatan tertentu. Itu karena sebagai Bupati Al Haris memiliki visi misi membangun dan harus dicapainya.

Sementara seorang pjs tidaklah memiliki visi misi kecuali menjalankan roda pemerintahan selama Bupati Definitif
melaksanakan cuti. (Visi misi yang saya maksudkan adalah visi misi yang diungkapkan ketika seseorang pilihan rakyat diamanatkan untuk memimpin).

Memutar sejarah, jika ‘mungkin’ dulu Al Haris ‘dibisikkan’ dalam penempatan figur mengisi jabatan-jabatan di pemerintahannya. ‘Pembisikan’ itu dikonotasikan sebagai opsi menuju penetapan hak prerogatif Al Haris memutuskan siapa-siapa saja yang diyakini mampu mewujudkan visi misinya membangun Merangin bisa tercapai. Lalu pertanyaanya siapakah yang ‘membisik’ dan ‘mendorong’ Husairi sehingga lahir wacana perombakan birokrasi di Merangin ?

Saat ‘berbisik’ itu tentu saja ada data yang dibawa, data manusia (pejabat) dan kinerja. Soal kinerja ini tentu sebelumnya ada penilaian. Siapa yang menilai kinerja dan akuratkah penilaiannya? Saat telah menemukan angka penilaian kinerja seseorang apakah dasar itu menjadikan landasan peletakan dan atau pembuangan (mutasi) jabatan seseorang? Saya harap tidak ada sentimentil dalam proses ini.

Sangat tidak masuk akal rasanya dalam hitungan bulan seorang Pjs mampu menilai kinerja seseorang. Meskipun Husairi mati-matian mengatakan telah mengetahui seluk beluk, karakter, kinerja manusia hingga 'peta jalan-jalan tikus' di Merangin. Jika itu terjadi tidak menutup kemungkinan Husairi kelak akan dipandang sebagai ‘perusak’ struktural birokrasi di Merangin yang sebelumnya telah tertata rapi.  

Tidak hanya itu, persoalan mutasi jelang pilkada bisa memicu protes bagi ASN yang terkena. Anggapan ada muatan politik sulit dibendung dan berpotensi berujung pada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Jika badan dan atau pejabat pemerintahan menang di PTUN, itu tentu baik. Jika ASN yang terkena mutasi tidak memperpanjang persoalan tentu tidak apa apa. Tapi jika pihak pemerintahan kalah maka sesuai pasal 71 ayat 5 UUAP 2014 ‘Kerugian yang timbul akibat Keputusan dan/atau Tindakan yang dibatalkan menjadi tanggung jawab Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan’.

Tafsiran saya, artinya bisa saja badan atau pemerintahan yang menanggung dan bisa juga pejabat individu menanggung kerugian. ASN bisa menuntut ganti rugi baik moril maupun materil. Tentu kita sama-sama tidak menginginkan Pjs Bupati Merangin dikejar kejar pejabat yang telah dimutasi guna meminta ganti rugi. (*)

Referensi :
1.       Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi 
          Pemerintahan
2.       Permendagri Nomor 74 Tahun 2016

Share:

Melantik Tim Pemenangan di Tabir Ilir. Al Haris Papar Kinerja Selama Memimpin Merangin



Merangin | Fokusinfo.com : Calon kuat Bupati dan Wakil Bupati Merangin nomor urut 2, Al Haris- Mahuri (HAMAS) kembali melaksanakan pelantikan tim pemenangan. Kali ini bertempat di Desa Ulak Makam Kecamatan Tabir Ilir, Senin 12-3-2018.

Seperti biasanya, antusias masyarakat yang hadir selalu tinggi hingga membuat panitia pelaksana kewalahan menampung jumlah warga yang hadir.

Dalam pidatonya Al Haris memaparkan progres pembangunan yang sudah sedang dan akan dilaksanakannya di kecamatan Tabir Ilir.

‘’Kurun waktu selama saya memimpin Kabupaten Merangin di periode pertama saya ini kira sudah membangun berbagai sarana dan prasarana untuk masyarakat di kecamatan Tabir Ilir ini yang pendanaannya baik yg berasal dari APBD Merangin. Provinsi maupun pemerintah pusat,” kata Al Haris

Dia mencontohkan pembangunan SD, Puskesmas, SMK dan lainnya yang kesemuanya itu bisa digunakan oleh masyarakat. ‘’Untuk jalan tahun ini kembali kita anggarkan untuk peningkatannya yang Insyaalloh bulan ini atau paling lambat bulan depan sudah mulai di kerjakan,” ungkapnya.

Sementara soal pembangunan jembatan di Desa Limau Manis yang selama ini sangat mengharapkannya. ‘’Alhamdulillah pemerintah pusat sudah menyetujui usulan kita dan sudah di anggarkan Rp.4,5 Milyar. Usulan pembangunan air bersih juga sudah disetujui untuk dibangun di Tabir Ilir ini dan insya alloh tahun ini sudah mulai dibangun. Begitu juga dengan listrik yg selama ini menjadi keluhan masyarakat kecamatan Tabir Ilir ini,” paparnya.

‘’Sekarang sudah bisa kita lihat bersama-sama sedang dalam pengerjaan jaringannya dan Insyaalloh tahun ini seluruh desa di kecamatan Tabir Ilir ini tidak ada lagi yang tidak dialiri PLN,” tambahnya.

Meski telah banyak membangun, namun diakui Al Haris semua itu belum memuaskan. Maka dari itu dirinya ingin menuntaskan segala pekerjaan yang belum terselesaikan.

‘’Saya ingin menuntaskan pekerjaan saya yaitu untuk menghitamkan ruas jalan kabupaten yang ada di Tabir Ilir ini. Untuk itu saya minta tolong dengan sanak saudaro yang ada di Tabir Ilir ini. Beri kesempatan lagi saya memimpin merangin ini agar niat saya itu bisa saya laksanakan,” harapnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Tabir Ilir H.Darwis dalam pidatonyo mengatakan Al Haris itu contoh pemimpin yg tidak pendendam yang patut di jadikan tauladan.

‘’Walaupun kalah telak pada pilkada tahun 2013 lalu. Dia tidak merasa dendam. Dia membangun daerah ini sebagai mana layaknya daerah lain yg memenangi dia. Ini jadi bukti untuk kita bahwa dia ini memang pantas untuk menjadi Bupati merangin kembali. Sudah sewajarnya kita membalas budi beliau dengan bersama memenangkan beliau di Tabir Ilir ini,” kata H Darwis.

Sementara itu Damsir Karim Direktur Media Centre HaMas kepada wartawan mengatakan ini pelantikan tim pemenangan yang ke 4 untuk dapil 2.

‘’Tim yang dilantik berjumlah 761 orang yg terdiri dari korcam. kordes. korlih. korlap. tim srikandi dan tim muda mudi Hamas yang berasal dari 7 desa yg ada di Kecamatan Tabir Ilir,” kata Damsir

Damsir juga menyatakan masyarakat yang datang selain dari pada tim yg di lantik juga warga di wilayah Tabir Ilir yang secara suka rela datang ke lokasi pelantikan ini berbaur dengan tim pemenangan dengan jumlah ribuan seperti yg bisa kita lihat bersama.

‘’Kami sangat terharu melihat sambutan masyarakat Tabir Ilir ini. Artinya Hamas memang benar dicintai oleh masyarakat,” tutup Damsir (Redaksi)

Share:

Asyik Sarapan Lontong Gulai Paku, Masyarakat Datang Beri Amanah Nalim Pimpin Merangin


Merangin | Fokusinfo.com : Minggu pagi, 11-3-2018 Dr H Nalim, calon Bupati Merangin nomor urut 3 mendatangi Pasar Bawah Bangko guna menyapa warga. Nalim yang didampingi istri Dra Hj Sukmajaya disambut antusias pedagang dan pembeli. Momen itupun dimanfaatkan Sukmajaya untuk berbelanja keperluan dapur.

Ada yang menarik saat Nalim beserta rombongan tengah sarapan Lontong Gulai Paku tiba tiba datang sejumlah warga yang menyatakan dukungan seraya memberikan amanah agar Merangin kembali dipimpin Nalim.

‘’Kami mau Pak Nalim kembali pimpin Merangin,” kata salah seorang warga yang belakangan diketahui bernama Sarifah.

‘’Ya benar, kalau dipimpin Pak Nalim insyaallah Merangin akan lebih bermartabat, lebih baik, Akhlak masyarakatnya lebih terjaga,” ujar warga lainnya seraya mengacungkan tiga jari tangan simbol agar memilih nomor tiga.

Melihat antusias warga akhirnya terjadi dialog. Masyarakat menyampaikan aspirasi kepada Nalim demi pembangunan Merangin yang lebih baik.

‘’Terimakasih kepada masyarakat. Insyaallah semua aspirasi pembangunan yang diharapkan masyarakat akan kami tampung dan realisasikan jika kelak terpilih menjadi pemimpin Merangin. Semua yang kami lakukan ini mulia dan ikhlas semata-mata kepentingan masyarakat banyak,” kata Nalim.

Sementara itu Direktur media center pasangan nomor Tiga, Nalim-Khafid, Selamet Edi Sucipto yang turut mendampingi kegiatan mantan bupati merangin 2018-2013 ini mengatakan, kedatangan Nalim guna melihat aktivas jual beli dan kondisi kebersihan pasar.

“Kehadiran pak Nalim di Pasar Bawah pagi ini untuk melihat kondisi pasar, apa keluhan pedagang maupun pembeli, seperti apa kondisi kebersihannya,” ujar Selamet.

Selanjutnya kata ketua DPC Perindo Merangin ini, jika masyarakat memberi amanah kepada pasangan nomor Tiga untuk memimpin Merangin periode kedepan, kandidatnya akan prioritaskan kenyaman bagi masyarakat pasar.

“Jika diberi amanah oleh rakyat, Pak Nalim akan buat pedagang dan pembeli nyaman dalam melakukan aktivitasnya dengan tata kelola yang baik,” tandas Selamet. (Redaksi)

Share:

Meski Diguyur Hujan. Masyarakat enggan Tinggalkan lokasi pengukuhan Tim Nalim-Khafid

Merangin | Fokusinfo.com : Para tim pemenangan Nalim-Khafid Jum'at (09/03/2018) memadati Desa Pulau Aro Kecamatan Tabir Ulu. Tidak hanya tim, para simpatisan Nalim-Khafid juga memadati lokasi pelantikan.

Meski dibawah guyuran hujan, para simpatisan dan tim tak bergeser dari lokasi kegiatan. Kedatangan Nalim-Khafid disambut dengan tarian sekapur sirih.

Disini Nalim-Khafid mengukuhkan Tim Pemenangan di Kecamatan Pulau Aro didampingi oleh pengurus partai pengusung. Bahkan gema dukungan dan ikrar perjuangan memenangkan Nalim-Khafid terus menggema. Sejumlah tokoh masyarakatpun bergantian mengobarkan semangat perjuangan kepada masyarakat untuk memenangkan Nalim-Khafid.

Hasan Ali,  Tomas Pulau Aro menyampaikan selaku orang tua di wilayah Tabir Ulu, ia sudah banyak berjumpa dengan masyarakat dan pemimpin Merangin. Dan saat ini atau yang ketiga Nalim bersama Khafid diyakininya akan menang di Pilkada Merangin. "Kalau  Ibu makan pindang, jangan lupo ubi tembako, kalau Tabir nak menang cukup di nomor tigo," ungkapnya.

Sementara itu,  Nalim didampingi Khafid menyampaikan dukungan dari masyarakat sudah masuk dari segala penjuru. Baik dari ninik mamak, tuan guru, tokoh masyarakat serta Ormas dan Organisasi Pemuda. Ini sebut Nalim menjadi kekuatan baginya untuk mewujudkan amanah masyarakat Merangin.
"Ini untuk Merangin lebih baik, kita akan berbuat maksimal. Infrastruktur jalan dari seling sampai ke Ngaol jadi prioritas. Dulu aspal baru sampai Muara Kibul, kedepan kita hitamkan sampai ke mudik," papar Nalim disambut antusias warga.

Tidak itu saja,  Nalim juga mengobarkan semangat perjuangan serta beberapa program menyentuh masyarakat langsung jika nantinya diamanahkan masyarakat memimpin Merangin. Dan, ia menyebutkan jika pemekaran Tabir merupakan hal wajib yang harus direalisasikan.

"Sekarang belum bisa karena moratorium Presiden. Jangan mau dibohongi dengan isu yang membuat terbuai. Pemekaran Tabir akan dan harus kita realisasikan. Saya maju di Pilkada karena hidayah dari Allah. Mari kita bersama seiring sejalan untuk menjadikan masyarakat dan Kabupaten Merangin ini Lebih Baik, " orasi Nalim yang disambut tepuk tangan dan yel yel dukungan kemenangan untuk Nalim-Khafid.  (Redaksi)

Share:

Rangkap Jabatan, Ketua KONI Merangin Diminta ‘Memilih’ Secara Terhormat.

Sumber Foto : facebook.
Merangin | Fokusinfo.com : Keolahragaan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan jasmani, rohani, dan sosial serta membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat.

Bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, prestasi, kualitas manusia, menanamkan nilai moral dan akhlak mulia, sportivitas, disiplin, mempererat dan membina persatuan dan kesatuan bangsa, memperkukuh ketahanan nasional, serta mengangkat harkat, martabat, dan kehormatan bangsa.

Maka dari itu untuk membinanya dibutuhkan jiwa kepemimpinan yang mumpuni serta terbebas dari ikatan yang riskan terjadinya keberpihakan.

Memimpin atau membina keolahragaan juga diperlukan figur yang sehat baik lahir maupun batin sehingga tujuan keolahragaan bisa tercapai dan nilai sportivitas serta disiplin memperkokoh pondasi manusia itu sendiri.

Sementara di Kabupaten Merangin, ketua KONI Merangin Selamet Edi Sucipto ternyata merangkap jabatan publik. Selain sebagai ketua KONI, Selamet juga ketua DPD salah satu partai di Merangin.

Ketua LSM Sapurata, Mirza SH mengungkapkan sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2005 Tentang Sistem keolahragaan nasional Pasal 40 berbunyi ‘Pengurus komite olahraga nasional, komite olahraga provinsi, dan komite olahraga kabupaten/kota bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik’.

‘’Selamet itu saat diangkat menjadi ketua KONI belum ada jabatan lainnya. Tapi belakangan menjabat sebagai ketua DPD salah satu Partai. Bertentangan dengan UU RI Nomor 3 tahun 2005. Semestinya secara jentelmen harus mundur dari ketua KONI,” kata Mirza.

Menurut Mirza jika Selamet meletakkan jabatannya dari ketua KONI maka itu adalah sikap yang terhormat sebagai warga negara yang mematuhi undang-undang.

‘’Jikapun cinta dengan jabatan KONI maka lepaskanlah jabatan ketua DPD Partai itu. Begitupun sebaliknya,” singkat Mirza.

‘’Intinya pilih salah satu. Jangan semuanya dipegang nanti kerjaan tidak fokus. Olahraga Merangin butuh perhatian ekstra agar lebih berprestasi,” tambah Mirza.

Sementara itu, Selamet Edi Sucipto belum dikonfirmasi media ini guna klarifikasi (*)

Reporter : TopanBohemian


Share:

'Yel-yel' HaMas Menang Menggema di Tabir


Merangin | Fokusinfo.com : Bertempat di Lapangan Dusun Kayu Batu, Tabir, Kamis (8/3/2018) lebih dari 2000 orang tim pemenangan Al Haris - Mashuri (Hamas) dalam kecamatan Tabir, resmi dilantik oleh Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Merangin nomor urut 2.

Tampak hadir pada acara itu mantan gubernur Jambi Hasan Basri Agus, dan ketua DPW PPP Provinsi Jambi Evi Suherman serta para pengurus partai pengusul seperti Golkar, Hanura dan Berkarya.

Sejumlah orasi politik disampaikan oleh tokoh masyarakat secara bergantian. Masyarakat yang hadir antusias mendengarkan, sesekali bersorak meneriakkan yel yel HaMas menang.

Salah seorang tokoh masyarakat Tabir, Ustads Solman dalam orasinya mengatakan memilih pemimpin harus memenuhi beberapa kriteria dan semua itu ada pada Al Haris.

‘’Dalam memilih pemimpin, pilihlah yang tidak dendam dengan lawan politiknya kemudian pilih pemimpin yang mampu membangun daerahnya, itu semua ada pada pak Al Haris,” ungkap Solman.

Sementara itu, sebelum melantik ribuan tim pemenangan, calon bupati Al Haris mengungkapkan keyakinannya terhadap tim yang ada dalam kecamatan Tabir dengan komitmen untuk memenangkan pasangan Hamas.

Dijumpai dilokasi acara pelantikan, direktur media center pasangan Hamas, Damsir Karim mengatakan jumlah massa yang hadir benar-benar membludak diluar perkiraanya.

‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Tabir yang begitu antusias, datang berbondong-bondong untuk menghadiri acara pelantikan ini, artinya pasangan ini memang dicintai rakyatnya di Tabir,”kata Damsir (Redaksi)


Share:

Pertemuan di Ruang Pola I, Panitia Sebut Sekda Larang Wartawan Meliput.



Merangin | Fokusinfo.com : Mungkin karena ada rasa kekhawatiran parcakapan bocor, Sekda Merangin, Sibawaihi disebut melarang wartawan meliput kegiatan di ruang pola I Kantor Bupati Merangi. Hal itu disampaikan salah seorang panitia acara, Kamis 8-3-2018.

Pantauan media ini, sejumlah wartawan yang ingin meliput acara dihadang panitia seraya mengatakan tidak boleh diliput karena acara internal pemerintahan.

‘’Tidak boleh masuk bang, pak Sekda bilang jangan ada wartawan yang masuk,” ungkap salah seorang panitia.

Adanya larangan ini tentu menyisakan pertanyaan. Media inipun berusaha mencari tahu acara apa sebenarnya yang tengah berlangsung di ruang pola I tersebut.

Beredar kabar, acara yang difasilitasi oleh Inspektorat kepada pihak kecamatan dan dihadiri Sekda Merangin itu terkait dengan banyaknya persoalan ‘carut-marut’ pengelolaan Dana Desa (DD) di Merangin.

Bahkan salah seorang sumber media ini memperlihatkan undangan yang mereka terima. Yang mana bunyinya ‘Menyikapi semakin banyaknya pengaduan masyarakat terhadap pengelolaan Dana Desa baik ke Aparat pengawasan Intern Pemerintah, APIP maupun ke aparat penegak hukum’.

Sementara itu, Sekda Merangin Sibawaihi maupun Inspektur Inspektorat Merangin, Khatam Tafsir hingga berita ini dipublikasikan, belum bisa dimintai klarifikasinya. (*)

Reporter : Mulyazar
Redaktur : TopanBohemian.

Share:

Di Tanah Kelahiran Nalim, Al Haris Lantik 763 Tim Pemenangan HaMas.


Merangin | Fokusinfo.com : Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin nomor urut 2, Al Haris dan Mashuri (HaMas), Rabu 7-3-2018 melantik ratusan tim pemenangan HaMas di Desa Muara Kibul, Tabir Barat. Meskipun Tabir Barat termasuk merupakan ‘tanah kelahiran’ salah seorang calon Bupati Merangin rival Al Haris yaitu Nalim, namun jumlah tim yang dilantik mencapai angka 763 orang. Sementara masyarakat yang hadir diatas seribu orang.

Tampak  hadir  dalam acara yang berlangsung hikmat itu tokoh masyarakat Provinsi Jambi yang sekaligus mantan gubernur jambi HBA. Dari partai politik ketua DPW PPP provinsi jambi Evi Suherman serta sejumlah tokoh masyarakat Merangin lainnya.

Dalam pidatonya Al Haris memaparkan berbagai hasil yg telah dicapai dan yang akan dilaksanakan kedepannya dalam membangun kabupaten Merangin, terkhusus untuk kecamatan Tabir Barat sendiri.

‘’Pada saat saya memegang jabatan Bupati Tahun 2013 lalu APBD Kabupaten Merangin ini hanya 900 Milyar. Atas usaha kita semua Alhamdulillah saat ini APBD kita sudah mencapai 1,4 triliun. Jadi selama kepemimpinan saya APBD Kabupaten Merangin sudah meningkat 500 milyar dari periode Bupati sebelumnya,” kata Al Haris disambut antusias warga yang hadir.

Menurut Haris, Meskipun uang APBD telah meningkat namun belumlah cukup untuk memeratakan pembangunan mengingat luasnya wilayah Merangin.

‘’Saya tahu betul kebutuhan mendesak yang diinginkan masyarakat. Namun haruslah bertahap,” tuturnya.

Dikatakannya aspirasi prioritas masyarakat adalah memuluskan jalan. Untuk itu dirinya memohon maaf belum bisa total membangun, namun pembangunan jalan tersebut akan diprioritaskan pada periode berikutnya.

Sementara itu, harapan masyarakat Tabir Barat khususnya wilayah terdalam yaitu dialiri listrik. Hal itu juga menjadi tugas yang diembannya selama menjabat sebagai orang nomor satu di Merangin. Dikatakannya dirinya telah beberapa kali menghadap direktur PLN wilayah Sumbagsel dan akan terlaksana pada 2018 ini.

‘’Alhamdulillah pemasangan aliran listrik akan dilaksanakan pada 2018 ini,” singkatnya

Tidak hanya itu, Al Haris juga telah mengupayakan ke Kementrian Kominfo meloby pelebaran jaringan telekomunikasi. ‘’2018 ini juga akan dibangun tower pemancar telekomunikasi di samping kantor Camat Tabir Barat,” tambahnya.

Sementara itu Direktur Media Centre HAMAS, Damsir Karim menngatakan pelantikan tersebut merupakan sesesuatu yang sangat spesial karena yang hadir melebihi kapasitas ruang yang tersedia.

‘’Kami tidak menyangka yang hadir lebih dari seribu orang ini. Apalagi wilayah ini basis atau tanah kelahiran Pak Nalim yang juga rival Pak Haris berkompetisi di Pilkada Merangin,” kata Damsir.

Dijelaskannya sebanyak 736 tim dilantik yang terdiri dari Korcam, Kordes, Korlih dan Korlap yang tersebar di 14 desa dan 36 TPS yg ada di kecamatan Tabir Barat.

‘’Kita sangat terharu melihat antusiasnya masyarakat Tabir Barat menghadiri acara pelantikan ini. Ini membuktikan kecintaan masyarakat kepada Pak Al Haris masih tinggi,” tutupnya. (Redaksi)

Share:

Gandeng Pengacara, Siti Fatimah Somasi Noti Fatonis


Merangin | Fokusinfo.com : Merasa telah ditipu oleh oknum PNS/ASN akhirnya Siti Fatimah menggandeng pengacara guna somasi Noti Fatonis (Oknum PNS/ASN yang dimaksud).

Baca juga : Merasa Tertipu, Seorang Warga ‘Kejar’ Oknum PNS Di Disdukcapil. Klik Disini

Keputusan Siti Fatimah mengingat selama ini merasa dipermainkan dengan janji-janji yang diberikan oleh Noti Fatonis, akan membayar kembali uang yang telah diserahkannya.

‘’Langkah ini saya ambil karena selama ini tidak ada itikad baik mengembalikan uang saya. Saya merasa telah menjadi pengemis. Padahal sebelumnya dia (Noti Fatonis) sangat menaruh hormat kepada saya. Sekarang saya diabaikan,” tutur Siti Fatimah.

Meski telah melancarkan somasi, Siti Fatimah masih membuka celah agar persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Sementara itu kuasa hukum Siti Fatimah, Toni SH dibincangi media ini menjelaskan somasi yang dilayangkan berbatas waktu hingga tanggal 10 Maret 2018.

‘’Bila tidak diindahkan maka dengan terpaksa kami akan menindak lanjuti persoalan ini secara hukum, baik pidana maupun perdata sesuai dengan bukti-bukti dan saksi-saksi yang kami miliki,” katanya.

Menurut Toni, ada kemungkinan persoalan tersebut meluas karena kasus pungutan liar PNS biasanya bukanlah terdiri dari satu orang saja melainkan dijalankan oleh beberapa orang.

‘’Jika kelak kasus ini jadi ke meja hijau, kemungkinan menjadi pintu pembuka siapa saja yang turut terlibat. Biasanya kasus semacam ini digerakkan oleh beberapa orang dan dengan jabatan yang beragam,” tutup Toni. (*)

Reporter : AdyLubis
Redaktur : TopanBohemian



Share:

Curah Hujan Tinggi, Jalan Ke Sekolah Seni Merangin Runtuh

Merangin | Fokusinfo.com : Akibat curah hujan yang tinggi melanda kota Bangko beberapa waktu yang lalu mengakibatkan sejumlah longsor skala kecil dibeberapa sudut kota Bangko.

Bencana itu juga dialami SSM (Sekolah Seni Merangin) yang beralamat di Keluarahan Pasar Atas Bangko. Jalan menuju sekolah itu longsor akibat tebingnya tergerus air hujan.

‘’Ya itu jalannya longsor, jika ingin melewatinya menggunakan sepeda motor harus hati-hati,” ungkap Beri, instruktur bidang seni teater di SSM.

Dikatakan Beri, akibat longsornya jalan menyulitkan siswa untuk latihan rutin di sekolah yang didirikan pada awal 2016 lalu itu.

Sementara itu Kepala SSM, Ade mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah kabupaten Merangin untuk membantu pembangunan jalan tersebut mengingat SSM didirikan guna memberikan ilmu kesenian kepada generasi muda Merangin.

‘’Ini sekolah seni pertama di Merangin. Didalamnya ada bidang musik, tari, seni rupa, teater. Siswanya juga tidak sedikit. Jadi sewajarnya ada perhatian dari Pemerintah Merangin agar fasilitas umum ini dibantu pembangunannya. Dan lagi legalitas SSM telah ada,” kata Ade. (*)

Reporter : Mansurdin
Redaktur : DedeRiskadinata

Share:

Merasa Tertipu, Seorang Warga ‘Kejar’ Oknum PNS Di Disdukcapil.

Merangin | Fokusinfo.com : Selasa, 6-3-2018 sekira pukul 10 pagi, kejadian heboh terjadi di kantor Disdukcapil Merangin. Pasalnya seorang warga yang belakangan diketahui bernama Siti Fatimah ‘mengejar’ seorang oknum PNS yang bertugas di kantor tersebut.

Peristiwa yang berlangsung dramatis itu menyita perhatian para pegawai kantor serta para masyarakat yang ada disekitar kantor. Pasalnya saat itu Fatimah dalam kondisi menangis terisak memperjuangkan haknya.

Dibincangi media ini, Fatimah mengaku merasa tertipu oleh oknum PNS tersebut terkait soal honorer Kategori 2 (K2) pada 2013 lalu, yang mana Fatimah dimintai uang sebesar Rp.75 juta guna meluluskannya menjadi PNS.

‘’Saya ini orang susah, jujur saja saya juga ingin jadi PNS. Ibu itu hubungi saya dan menjanjikan bisa mengurus saya menjadi PNS jika menyerahkan uang,” kata Fatimah, masih dalam sedu tangisnya.

Namun ternyata keberuntungan tidak teraih oleh Fatimah. Namanya tidak tercantum pada papan pengumuman kelulusan. Saat itu Fatimah tidak terlalu merasa khawatir, pasalnya sebelum menyerahkan uang terlebih dahulu oknum PNS tersebut berjanji akan mengembalikan uang yang telah disetor jika Fatimah tidak lulus.

‘’Dia janji akan kembalikan uang tersebut utuh jika saya tidak lulus,” singkat Fatimah

Masih diceritakan Fatimah, sejak diketahui dirinya tidak lulus maka sejak itulah Fatimah menagih janji oknum PNS tersebut untuk mengembalikan uang yang telah diserahkan itu. Namun seiring waktu berjalan hingga saat ini belum ada pengembalian dari Oknum PNS tersebut.

Sementara itu, Kabid Kependudukan Muhammad Saman mengakui kejadian tersebut dan berharap kasus yang menimpa bawahannya itu bisa lekas selesai.

‘’Saya baru tahu persoalan ini. Saya harap bisa terselesaikan dengan baik,” singkat M Saman. (*)

Reporter : AdyLubis
Redaktur : TopanBohemian


Share:

Langkah HaMas Kian Mantap. Tim Pemenangan Dapil II diLantik Kali Pertama.



Merangin | Fokusinfo.com : Kecintaan masyarakat kepada Al Haris merata diseluruh pelosok Merangin. Hal itu terlihat pada sejumlah pelantikan tim pemenangan yang dilaksanakan oleh Al Haris – Mashuri selama beberapa waktu ini.

Tak terkecuali pada pelantikan tim pemenangan HaMas (Haris-Mashuri) yang dilaksanakan di desa Muara Delang kecamatan Tabir Selatan, hampir seribu orang memadati sebuah aula tempat pelantikan.

Direktur media center HaMas, Damsir Karim kepada sejumlah awak media mengatakan pelantikan di Tabir Selatan merupakan untuk pertama kalinya diwilayah Dapil II.

‘’Ini adalah pelantikan pertama di wilayah Dapil II. Tidak beda dengan pelantikan diwilayah lain, pelantikan disini terdiri dari Korcam, Kordes, Korlap dan Korlih ditambah dengan tim muda mudi HaMas,” kata Damsir.

Menurut Damsir, dengan kekuatan tim yang besar dan militan tersebut diharapkan mampu meraup suara yang banyak diwilayah dapil II tersebut.

‘’Kita berkeyakinan akan memenangkan pertarungan nanti di wilayah ini seperti pada Pilkada sebelumnya,” harap Damsir.

Sementara itu Calon Bupati Merangin, Al Haris dalam sambutannya mengatakan bahwa tim pemenangan yang dilantik ini merupakan ujung tombak dalam berjuang untuk memenangkan Pilkada di Kecamatan Tabir Selatan.

‘’Tim yang baru dilantik ini adalah ujung tombak dalam berjuang untuk memenangkan Pilkada khususnya di Kecamatan Tabir Selatan ini. Untuk melanjutkan pembangunan ini kita harus menang karena apa yg telah saya perbuat untuk Tabir Selatan ini belumlah selesai seperti apa yg kita harapkan dan kita cita-citakan. Mengingat waktu yg begitu singkat dan dana yg terbatas,” kata Al Haris.

‘’Semua yang dibangun akan bertahap, jadi kelanjutan pembangunan ada di periode selanjutnya,” tambah Al Haris.

Haris juga mengatakan salah satu pembangunan yang masih tergantung adalah pembangunan jalan rabat beton. Diinformasikan Al Haris pembangunan tersebut belum selesai namun haruslah bertahap.

‘’Insyaallah kedepannya pembangunan jalan rabat beton akan dilanjutkan. Semoga apa yang kita sama-sama rencanakan ini bisa terwujud,” pungkas Al Haris diamini oleh tim yang datang. (Redaksi)


Share:

Kontinu ‘Ekstra Power’, Al Haris Resmi Lantik Tim Garuda

Merangin | Fokusinfo.com : Dukungan demi dukungan terus mengalir pada pasangan Al Haris – Mashuri (HaMas) untuk memenangkan Pilkada Merangin. Seperti yang terjadi pada minggu malam (4-3-2018) di kediaman Rauf dikawasan Sungai Ulak Bangko. Puluhan orang dibawah bendera tim Garuda (Gabungan Rakyat Untuk Dukung Al Haris) resmi dilantik sendiri oleh Al Haris.

Hadir dalam acara itu sejumlah tokoh masyarakat Merangin,  para Srikandi Pemenangan HaMas dan masyarakat lainnya.

Pentolan sekaligus ketua Garuda, Mulyadi SE mengatakan keseriusan tim untuk memenangkan Al Haris telah melalui observasi, pertimbangan dan proses yang panjang sehingga melahirkan dukungan final dan ‘militatif’.

‘’Kami mengamati seluruh gerakan kandidat calon bupati dan calon wakil bupati Merangin. Hingga akhirnya mengerucut pasti kepada pasangan Al Haris – Mashuri nomor urut 2,” kata Mulyadi penuh semangat.

Menurut Mulyadi, dari tiga pasangan calon tersebut hanya Harislah yang visioner untuk membangun Merangin. Selain itu bukti pembangunan selama memimpin, kentara di masyarakat.

‘’Selama ini pembangunannya sudah teruji dan terbukti. Jadi sangat wajar bila Al Haris meneruskan kembali pembangunan tersebut agar Merangin bisa lebih maju,” tutur Mulyadi seraya sesekali mengangkat dua jarinya.

Sementara itu Al Haris usai melantik melanjutkan kata sambutan yang ditujukan khusus kepada tim Garuda. Dirinya mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Tim Garuda dan berharap agar tim bisa bekerja optimal untuk pembangunan Merangin kedepannya.

‘’Saya berterimakasih atas sambutan ini. Saya percaya tim Garuda ini merekat asa keikhlasan dan hati yang tulus untuk mendukung perjuangan demi Merangin yang lebih mantap kedepannya,” kata Al Haris lalu disambut antusias serta yel yel ‘HaMas menang’ oleh para undangan yang hadir.

Haris juga berpesan kepada tim untuk ekstra berjuang terutama mengatasi berbagai permainan isu yang berkembang di Masyarakat dengan maksud menjatuhkan karakter dirinya. Haris juga meminta para tim agar tetap mengedepankan sikap santun dalam berpolitik.

‘’Jika ada yang menghujat atau menghembuskan isu-isu negatif, tolong lekas diluruskan. Sebagai tim yang terhormat selayaknya kita memberi contoh politik yang santun,” pungkas Al Haris. (Redaksi)

Share:

Kisah Pilu Di Kerinci, Penyakit Kanker Menyerang Abdul Karim Si Miskin Yang Butuh Bantuan. Jangankan Untuk Berobat, Makan Saja Mengharapkan Uluran Dari Tetangga




 
 
 photo Abdul Karim dan Sang Ibu



KERINCI Fokusinfo-  Kisah menyedihkan datang dari Desa Sungai Abu, Kec. Air Hangat Timur, Kab. Kerinci. Abdul Karim (42), sudah dua tahun mengidap penyakit kanker rahang. Saat ini kondisi beliau sangat mengenaskan, Penyakit kanker yang dideritanya kini semakin parah dan membesar tiap hari.
Ketika dijumpai di kediamannya, pihak keluarga mengaku pasrah dengan dengan penyakit yang dideritanya. Hal ini dikarenakan semua harta benda telah habis tejual dan keluarga tidak memiliki dana lagi untuk menutup biaya operasi, jangankan untuk berobat makan saja butuh uluran tangan tetangga.
Semenjak beberapa tahun lalu, Karim telah ditinggal oleh istrinya dikarenakan istrinya tidak mau menerima kondisinya. Kini Karim tinggal bersama ibunya (Daniah) yang sudah usia lanjut. Karena usianya sudah mencapai 70 tahun, membuat Daniah tidak sanggup lagi bekerja untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya. keluarga kecil ini semata-mata menunggu uluran tangan dari tetangga dan warga sekitar.
Menurut Keterangan Rafli salah satu keluarga,  saat ini Karim hanya menjalani pengobatan Alternatif di daerah setempat. “hanya pengobatan ini yang bisa dilakukan oleh keluarga dikarenakan mahalnya biaya operasi ditambah lagi dengan tidak ada kartu BPJS miliknya.
            Disamping itu harapan dari pihak keluarga, semoga pemerintah juga bisa memberi bantuan untuk pengobatan si Karim, terutama pada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Instansi terkait lainnya, mau berobat tidak memiliki dana, sementra kondisinya semakin parah, jika tidak cepat ditanggapi justru berbahaya pada nyawa si Karim.
“kami dari pihak keluarga sangat mengharapkan perhatian dan bantuan  dari Bapak Bupati Kerinci, Gubernur Jambi dan para Dermawan yang mau membantu biaya pengobatan saudara kami  Abdul Karim yang kian hari penyakit kangker yang dideritanya semakin parah” ungkap pihak keluarga
   Kepala Desa Sungai Abu Suhartono Membenarkan kejadian yang dialami Abdulkarim yang mengidap penyakit Kanker sudah dua tahun tapi tidak memiliki dana untuk Berobat, bahkan dari pihak Pemerintahan Desa Sungai Abu meminta sumbangan dana kepada warga seadanya dan di serahkan kepada pihak keluarga, itupun sangat minim tidak cukup untuk biaya pengobatan.ungkap Suhartono.
Reporter : Rizki Ade Putra
Editor : Mansur
Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com