• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Polres Merangin Siap Pelajari, Polemik Kontraktor Setor Rp.150 Juta Akan Meluas ?


Fokusinfo.com | Merangin : Polemik 15 oknum kontraktor Anggota Gapensi yang diduga telah menyetor uang sejumlah Rp.150 Juta kepada Mustarhadi (saat ini menjabat sebagai Kepala UPTD Alat Berat Dinas PUPR Merangin) berkemungkinan akan meluas. Pasalnya Polres Merangin mulai akan mempelajari kasus tersebut.

Kapolres Merangin, AKBP Aman Guntoro, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Sandy Mutaqin Pranayudha,SIK mengatakan pihaknya siap akan segera mempelajari kronologis kasus tersebut.

‘’Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan penyelidikan kasus ini,” Ungkap Sandy, Senin 30 Oktober 2017 di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, tindakan terlebih dahulu mempelajari kasus tersebut mengingat dirinya baru ditugaskan di Merangin. ‘’Saya baru dengar berita ini. Kebetulan saya baru ditugaskan dan baru satu minggu masuk, jadi saya akan gali dulu informasinya,” tutur Sandy.

Terkait dengan jumlah nominal uang yang tertera, Sandy mengaku jumlah tersebut cukup besar. ‘’Wah ini besar juga nilainya,” singkat Sandy.

‘’Yang jelas kasus ini dalam waktu dua sampai tiga hari akan kami pelajari dulu, perkembangannya akan segera kami sampaikan,” tutupnya.

Sementara itu Mustarhadi untuk dimintai konfirmasi dan klarifikasinya sulit dihubungi, ditelpon tidak diangkat dan di SMS tidak dibalas. Begitupun dari pihak kontraktor mulai membungkam. (*)

Reporter : Ady Lubiz | Silvie
Redaktur : Topan Bohemian




Share:

Polemik 15 Anggota Gapensi Setor 150 Juta. F-BPM Terus Pantau Perkembangan.


Fokusinfo.com | Merangin : Polemik 15 oknum Anggota Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Kabupaten Merangin yang telah menyetor uang Rp.150 juta kepada Mustarhadi (Saat ini menjabat sebagai kepala UPTD Alat Berat Dinas PUPR, red) rupanya menjadi perhatian bagi F-BPM (Forum Bersama Peduli Merangin).

Masroni, Koordinator FBPM menyatakan persoalan itu harus segera diklarifikasi mengingat polemik tersebut telah menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat. 

‘’Itu isu sudah berkembang dan jadi konsumsi publik. Saya sendiri penasaran kemana akhir drama polemik ini,” ungkap Masroni.

Masroni mengklaim Mustarhadi adalah salah seorang yang dekat dan berposisi di lingkar ‘Istana’ (sebutan Rumah Dinas Bupati, red). Sehingga secara perlahan menggiring opini di masyarakat tindakan Mustarhadi ada dugaan keterkaitan dengan pejabat tinggi lainnya.

‘’Dia orang dekat istana, wajar jika ada yang punya fikiran tindakan Mustarhadi ada yang mengarahkan. Tapi tentu untuk membuktikan itu ya pengadilanlah tempatnya,” kata Masroni.

Sementara 15 oknum kontraktor yang diduga telah menyetorkan uang, Masroni menantang agar segera melakukan tindakan untuk menyelesaikan perkaranya. ‘’Saya dapat informasi para kontraktor itu anggota Gapensi. Dalam pemberitaan yang saya baca tidak pernah satu nama berani muncul, hanya inisial. Itu apa, jika memang merasa dirugikan ya harus siap pasang badan. Omongan saja yang besar, mau melakukan demo lah. Cuma gertak saja, apa buktinya,” tegas Masroni.

Pria hitam manis itu juga mendesak agar aparat hukum lebih sensitif terhadap pemberitaan yang bisa memicu konflik horizontal maupun vertikal terhadap pemerintahan.

‘’Aparat hukum juga bijaksananya lebih peka. Jika ada isu yang menyinggung atau diduga bisa memicu gesekan terhadap kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Sudah sewajarnya turun, panggil itu orang-orangnya, periksa. Jangan cuma tunggu laporan,” desak Masroni.(*)

Reporter : Topan Bohemian

Share:

Praktisi Hukum : 'Kontraktor Yang Merasa Dirugikan, Silahkan Tempuh Jalur Hukum'




Fokusinfo.com | Merangin : Polemik 15 oknum Anggota Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Kabupaten Merangin yang telah menyetor uang demi mendapatkan proyek kepada Mustarhadi ditanggapi oleh salah seorang praktisi hukum di Merangin, Toni.

Demi Proyek, Diduga 15 Kontraktor Setor Rp.150 juta Baca Klik Disini

Dibincangi media ini diruang kerjanya, Toni menyebut kasus tersebut bisa masuk dalam ranah pidana dan perdata. ‘’Itu bisa masuk dalam ranah perdata sekaligus pidana,” ungkap Toni.

Dijelaskannya, Ranah pidana yaitu dugaan penipuan dan penggelapan sejumlah uang atau barang. Sementara ranah perdata adalah ingkar janji /wansprestasi.

‘’Secara garis besar, jadi uang atau barangnya sekarang posisinya dimana. Dan saat penyerahan uang atau barang tentu ada janji-janji yang disepakati. Nah kasus ini muncul tentu saja besar kemungkinan karena ada salah satu pihak yang ingkar janji,” terangnya.

Sekretaris GAPENSI Akui Ada Pertemuan. Terkait Dugaan 15 Kontraktor Setor Rp.150 juta Baca Klik Disini

Toni juga menyatakan, saat ini masyarakat termakan oleh statemen pernyataan ‘siapa yang memberi dan menerima akan terkena’. Namun sejatinya setiap kasus bisa muncul karena ada ketidak sesuaian dengan kesepakatan awal sehingga mengakibatkan salah satu diantara pihak yang berikrar merasa dirugikan. (*)


Reporter : Topan Bohemian
Share:

Animo Tanam Sawit Tinggi, Disnakbun Salurkan Bibit Bersubsidi

Fokusinfo.com | Merangin : Kabupaten Merangin telah menjadi salah satu daerah pertanian kelapa sawit. Pergerakan ekonomi masyarakat pun dewasa ini sedikit banyak tergantung dengan komoditi ini.

Animo masyarakat khususnya petani, menanam kelapa sawit antusiasnya tinggi. Selain menjanjikan peningkatan ekonomi, juga didukung dengan letak geografis dan iklim yang memungkinkan kelapa sawit tumbuh subur.

Merespon animo masyarakat yang tinggi untuk menanam kelapa sawit itu, Pemerintah Daerah Merangin melalui Disnakbun (Dinas Peternakan dan Perkebunan) menyalurkan bibit sawit bersertifikat dan memenuhi standar kepada masyarakat dengan harga yang lebih murah alias disubsidi.

Kabid (Kepala Bidang) Perkebunan, Disnakbun, Marzuan Saputra kepada media ini mengatakan meskipun bibit sawit berstatus subsidi namun kualitasnya memenuhi standar bibit sawit umum.

‘’Sebelum kami menyalurkan bibit bersubsidi itu terlebih dahulu melakukan penyeleksian awal hingga akhir dengan melibatkan pihak BP2MB (Badan Pengawas Peredaran Mutu Benih). Jadi insyaallah kualitas bibit tidak kalah dengan bibit yang dijual umum,” kata Marzuan.

Menurut Marzuan, kebutuhan bibit sawit bersubsidi di Kabupaten Merangin sangat tinggi dan jauh melampaui target yang telah di tentukan oleh pemerintah daerah. ‘’Bisa dilihat dari jumlah permohonan permintaan bibit sawit bersubsidi yang mencapai 90 ribu batang. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya,” tutur Marzuan.

Masih dikatakan Marzuan, untuk mencukupi permintaan bibit, maka pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Sementara hasilnya ada penambahan sebanyak 20 ribu batang bibit.

‘’Kalau tidak ada halangan 20 ribu batang akan disalurkan kepada petani pada akhir bulan oktober ini,” Singkatnya.

Dijelaskannya, dengan adanya program subsidi bibit sawit tersebut otomatis akan membantu para petani mencukupi lahan tanam yang dipunya. Pasalnya jika diumum harga bibit sawit berkisar Rp.40 ribu perbatang maka bibit sawit dari Disnakbunhanya berkisar Rp.20 ribu perbatang.   

‘’Setidaknya petani bisa berhemat uang membeli bibit,” ungkapnya.

Kedepannya Marzuan berharap agar para petani khususnya petani sawit bisa memilih bibit yang berkualitas serta memiliki sumber asal yang jelas.

‘’Bibit sawit yang kami sediakan merupakan benih yang telah ditetapkan serta berlabel dan bersertifikat dari Pemerintah” tutupnya.(*)

Reporter : Mansurdin
Redaktur : Topan Bohemian.

Share:

Kapolres Sebut Pengemudi Kena Tilang Sering Bohong


Fokusinfo.com | Merangin : Maraknya kendaraan bermotor yang kena tilang terakhir ini tak lepas dari kegigihan pihak Polres Merangin dalam hal ini Satlantas menggelar razia kepada pengemudi yang membandel.

Saat terkena razia juga tidak sedikit pengemudi yang berbohong melontarkan alasan alasan tertentu dengan harapan petugas mau membebaskannya.

Kapolres Merangin, AKBP Aman Guntoro secara eksklusif kepada media ini mengatakan saat ini para petugas tidak akan mudah tertipu dengan muslihat atau alasan para pengemudi yang tidak lengkap baik itu kendaraan maupun surat-suratnya.

‘’Kita itu belajar dari pengalaman, yang mana banyak masyarakat pengemudi yang kena tilang beralasan macam-macam dengan tujuan dibebaskan dari sanksi tilang. Saat ini alhamdulillah para petugas melaksanakan tilang sesuai prosedur, tidak bisa dirayu lagi,” ungkap Aman

Dijelaskannya, modus tipu yang biasa dilontarkan para pengemudi yang terkena tilang adalah buru-buru, hendak ke rumah sakit, hendak tugas, kendaraan pinjaman dan lainnya.

‘’Bahkan ada juga pengemudi yang menangis ketika kena tilang. Mungkin minta dikasihani petugas,” tambahnya.

Aman juga menegaskan, saat ini jika terkena tilang maka kendaraan turut serta ditahan. Hal itu guna memberikan efek jera kepada pengemudi. Selain itu juga menegakkan disiplin melengkapi atribut kendaraan.

‘’Contohnya pengemudi kena tilang karena kaca spionnya tidak terpasang. Nah jika yang ditilang hanya suratnya saja maka saat pengemudi itu berlalu dari tempat razia otomatis kendaraan yang dikendarai juga tidak menggunakan kaca spion. Jadi ya harus lengkapi dulu itu atribut kendaraannya, baru bisa kita lepaskan,” terangnya.

‘’Nanti pasca kena tilang tiba-tiba yang bersangkutan kecelakaan, ya bisa saja petugas yang dituding atau disalahkan membiarkan pengendara tersebut. Makanya demi kemudahan bersama, petugas melaksanakan tugasnya dan pengemudi yang kena tilang juga harus melengkapi kendaraan juga surat suratnya,” tambah Aman.

Masih dikatakan Aman, Undang-undang  juga menegaskan bahwa pengendara yang melanggar aturan lalu lintas itu wajib ditegur atau di kenakan sanksi. ‘’Akan tetapi banyaknya pengemudi yang bandel atau mungkin ceroboh. Padahal undang-undang itu dibuat untuk kepentingan dan keselamatan pengemudi juga,” tutup Aman.

Reporter : Ady Lubis / SILVIA
Redaktur : Dede Riskadinata

Share:

Hadiri Undangan Di Luar Kota, Diduga Oknum Camat Pungut Biaya Dari Kades.

Fokusinfo.com | Merangin : Kabar menggelitik berhembus di tengah masyarakat khususnya wilayah Kecamatan Pamenang Barat. Isu yang berkembang diduga terkait dengan keberangkatan Camat Pamenang Barat ke Bandung menghadiri undangan wisuda pejabat tinggi Merangin.

Diduga untuk memenuhi biaya transportasi dan akomodasi perjalanan menuju Bandung, Camat memungut sejumlah uang dari para kades, yang dibungkus rapi dengan sebutan sumbangan alakadarnya.

Kepada media ini, salah seorang kades meng-amin-i informasi tersebut. Dirinya mengaku telah menyetor sejumlah uang kepada Camat sebelum keberangkatan Camat ke Bandung.

‘’Persisnya uang itu digunakan untuk apa saya tidak tahu. Yang jelas sebelum Pak Camat berangkat, sudah saya serahkan,” kata Kades itu.

Menurut Kades, penyerahan uang kepada Camat hanya sebatas sumbangan sukarela. Tidak ada patokan nominalnya. Dia juga menyatakan tidak ada paksaan untuk menyumbang.

‘’Memang tidak ada paksaan, nominalnya juga sukarela. Tapi apa berani tidak menyumbang ?, tentu lah kami merasa tidak enak hati,’’ tutur Kades.

Sementara Camat Pamenang Barat, Safarudin membantah informasi tersebut. Menurutnya itu hanya isu belaka. ‘’Itu tidak benar. Tidak ada Kades yang sumbang uang keberangkatan saya. Saya juga berangkatnya dengan group camat,” Kata Safarudin.

Ketika ditanyakan apakah Safarudin menggunakan uang pribadi untuk biaya keberangkatan tersebut seperti yang digadang-gadangkan sejumlah kalangan dan sempat menjadi polemik di Merangin belakangan ini. Safarudin tidak menjawab dengan tegas.

‘’Ooo tidak tidak, pokoknya waktu itu saya hanya ikut group kami rombongan sesama camat berangkat ke Bandung,” tutupnya.(*)

Reporter : Mulyazar
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Jumlah Siswa Terus Meningkat, SDN 255 Sungai Kapas Butuh Ruang Baru.

Fokusinfo.com | Bangko : Terus meningkatnya jumlah siswa yang mendaftar di SDN 255 Sungai Kapas Kecamatan Bangko memaksa pihak sekolah harus memberlakukan sistim dua ‘shift’ untuk KBM (Kegiatan Belajar Mengajar).

Kepala SDN 255, Julianto kepada media ini menjelaskan saat ini ada 390 orang siswa yang menimba ilmu disekolah yang dipimpinnya, sementara ruang untuk proses KBM hanya tersedia 8 kelas.

‘’Kami memberlakukan sistim shift atau pembagian jadwal KBM. Ada yang masuk pagi dan siang,” ungkap Julianto.

Menurut Julianto penambahan ruang sangat diperlukan mengingat kedepannya populasi penduduk di Desa Sungai Kapas bisa saja terus meningkat.

‘’Kemajuan zaman tentu dibarengi dengan peningkatan populasi penduduknya. Maka kami berpendapat dari saat ini mempersiapkan fasilitas pendidikan kepada generasi penerus bangsa itu,” terangnya.

Melalui media ini, Julianto berharap kepada Pemerintah Kabupaten Merangin khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bisa memperhatikan kondisi sekolah.

‘’Kami harap pihak Dinas Pendidikan bisa mengalokasikan dana untuk pembangunan gedung baru untuk sekolah kita ini. Itu kan demi kepentingan bersama,” tutupnya.(*)

Reporter : Mulyazar
Redaktur : Dede Riskadinata


Share:

Masyarakat Desa Tambang Baru Uncapkan Terima Kasih Mendapat Program Prona sebanyak 1500 sertipikat tahun2017




 
 ptoto Sahril Bersama Warga Desa Tambang Baru

Bangko fokus.com – Ribuan warga Desa Tambang Baru Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin , sangat berterima kasih sekali dengan diadakannya program nasional agraria (prona-red) oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Merangin Propinsi Jambi.
“Dengan adanya program prona ini, kami masyarakat merasa terbantu untuk membuat sertifikat tanah tentunya dalam pemberkasan, hingga proses pembuatannya, “ujar Sahril Tokoh pemuda Desa Tambang Baru.
Menurutnya, dulu dirinya pernah membuat sertifikat tanah saudaranya, tapi dalam kepengurusannya sangat sulit, dan ada saja kekurangannya, selain itu jarak yang harus kita tempuh ke kantor BPN sangat jauh.
“Kami sangat berterima kasih sekali kepada Kepala Desa Tambang  Baru Bapak A.Harahap yang telah memperjuangkan agar masyarakat khususnya di Desa Tambang Baru, mendapatkan program pembuatan sertifikat melalui Prona, “terangnya.
Dia menambahkan, karena dirinya dan warga sudah dibantu dalam pembuatan sertifikat Prona oleh pihak Desa Tambamng Baru, dirinya bersama warga yang lain tentunya sangat berterima kasih sekali akan hal itu.
“Rasa terimakasih warga itu kemungkinan relatif dengan adanya program sertifikat Prona ini, dan kami warga khususnya saya, siap membantu pihak Panitia Desa yang menjadi panitia untuk bolak-balik kantor BPN, dalam pengajuan pembuatan sertifikat Prona,” ungkapnya.
Sementara itu Warga yang lain mengatakan. Kami warga semua sangat gembira, bahwa tanah dan rumah kami memiliki sertifikat. Sehingga kami tidak lagi bingung atas kekuatan hukum atas tanah dan rumah kami asal usulnya kaplingan yang berasal dari satu sertifikat.
”Dengan diadakannya program Prona dari BPN Kab.Merangin melalui Desa Tambang Baru kami berterimakasi . Kami sangat mengerti dan tidak berkeberatan bila nanti kami memberikan tanda ucapan terima kasih kepada Panitia Desa ” kata Peserta Prona.
Menurut Tangggapan A. Harahap selaku Kepala Desa Tambang Baru, mengaku bangga dan  berjalan lancar program Sertipikat Prona Didesanya, program ini dinilai tepat sasaran dan mendapat dukungan dari masyarakat.
“program Prona Didesa Tambang Baru tahun 2017 sebanyak 1500 Sertipikat  berjalan sesuai harapan, dan kami memproritaskan bagi warga yang ekonomi mengeha kebawah, dengan adanya program ini Warga desa tambang baru sudah memiliki legalitas tanah yang sah “, katanya Kepada Fokusinfo.com
Dikatakannya tujuan prona adalah memberi pelayan pendaftaran tanah pertama kali dengan proses yang sederhana, mudah, cepat dan murah dalam ranggka mempercepat pendaftaran tanah. Prona merupakan salah satu wujut dan upaya Pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejah teraan masyarakat golongan ekonomi lemah sampai menengah. Ungkap A.Harahap.

Reporter: Mansurdin

Share:

Bertahun-tahun Tak Bayar Hutang, Istri Ketua DPRD Merangin Diperdatakan

Fokusinfo.com | Merangin : Kepiawaian Hj. Fatmawati yang merupakan istri ketua DPRD Merangin, Zaidan Ismail, mengelak dari membayar hutang akhirnya berujung pada meja hakim.

Adalah Hj Sri Rezeki, Ketua Koperasi Serba Usaha Al Hidayah yang memperdatakan Fatmawati lantaran hutang sebesar Rp.50 juta pada 12 Desember 2012 lalu hingga sekarang belum dibayar oleh istri Zaidan Ismail itu.

Sidang  perdata kasus tersebut dipimpin Hakim Bungaran Pakpahan SH Bertempat di Pengadilan Negeri (PN), Bangko, Kamis 12 Oktober 2017. Namun sayangnya sidang terpaksa ditunda pada kamis 19 Oktober 2017 karena tergugat, Fatmawati tidak hadir dalam persidangan.

Usai sidang, Penasehat hukum Sri Rezeki, Toni Irwan Jaya SH menjelaskan peristiwa hutang piutang terjadi pada 12 Desember 2012 dengan jaminan sertifikat sebidang tanah.

‘’Bukti kwitansi terlampir, juga ada jaminan sertifikat tanah yang atas nama tergugat,” kata Toni

Menurut Toni, tergugat Hj Fatmawati berjanji akan membayar hutangnya tersebut paling  lambat 12 Februari 2013. Dan sesuai peraturan koperasi, tergugat pun berjanji akan membayar bunga atas pinjaman tersebut sebesar 5 persen/bulan atau Rp 2,5 Juta/bulan.
‘’Antara dua pihak ini sudah menyepakatinya,” singkat Toni

Masih dikatakan Toni. Saat jatuh tempo, bukannya membayar hutang terhadap penggugat Hj Sri Rezeki, namun justru pada Februari 2013 tergugat Hj Fatmawati meminta sertifikat tanah tersebut terhadap penggugat Hj Sri Rezeki,  dengan alasan sertifikat tanah tersebut ingin dijual, agar bisa membayar hutang terhadap penggugat Hj Sri Rezeki.

"Sejak adanya pertukaran sertifikat itulah persoalan ini muncul. Fatmawati tidak pernah membayar hutangnya sementara koperasi memiliki aturan. Klien kami juga sebelumnya telah berupaya mengingatkan, menagih, somasi baik lisan maupun tulisan namun tidak ada tanda-tanda itikad baik untuk membayar,” terang Toni.

‘’Karena hutang tak kunjung dibayar, akhirnya klien kami membawa ke renah hukum. Tapi tadi tergugat tidak hadir jadi sidang ditunda dan akan digelar kembali pada kamis pekan depan,” tambah Toni.

Hingga berita ini dipublikasikan, Hj Fatmawati dalam hal kasus ini sebagai tergugat, masih belum berhasil dikonfirmasi. Juga ketua DPRD Merangin, belum bisa dihubungi. (*)

Reporter : Topan Bohemian

Share:

GAPENSI Harap Pemkab Prioritas Kontraktor Lokal

Fokusinfo.com | Merangin : Terjadinya kisruh 15 kontraktor dengan Mustarhadi bahkan hingga menjadi polemik beberapa pekan ini, seharusnya bisa dihindari. Asalkan pemerintah lebih memfokuskan pemberian proyek kepada kontraktor lokal.

Hal itu diungkapkan ketua GAPENSI (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Kabupaten Merangin, Radius beberapa waktu yang lalu ketika dibincangi fokusinfo.com.

Menurut Radius, saat ini telah banyak bermunculan kontraktor-kontraktor baru yang menggantungkan nasib berdiri perusahaannya kepada pemerintah melalui proyek baik yang dananya bersumber dari APBD maupun APBN.

‘’Bijaksananya pemerintah itu memprioritaskan perhatian kepada kontraktor lokal. Jika telah terpenuhi baru mendatangkan kontraktor dari luar daerah,” katanya

Kedepannya Radius berharap kepada siapapun kelak yang terpilih menjadi pemimpin di Merangin bisa mendayagunakan perusahaan lokal untuk mengerjakan proyek-proyek yang ada di Merangin.

‘’Saya berharap siapapun kelak jadi Bupati, bisa lebih memperhatikan kontraktor lokal. Jumlahnya sekarang tidak sedikit, butuh perhatian. Insyaallah saat ini kualitas kinerja kontraktor kita juga memenuhi standar,” tutup Radius. (*)

Reporter : Mansurdin
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Anggota Panik, Ketua GAPENSI Tak Tinggal Diam

Fokusinfo.com | Merangin : Kepanikan 15 kontraktor anggota GAPENSI (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Kabupaten Merangin yang telah menyetor uang total Rp.150 Juta kepada ‘M’ (Mustarhadi, red) tetapi belum juga ada kejelasan mendapakan proyek, rupanya telah diketahui oleh ketua Gapensi Merangin, Radius.

Dibincangi media ini, Radius mengaku telah berusaha membantu dengan cara menanyakan langsung kepada Mustarhadi untuk mengetahui apa penyebab belum terpenuhinya proyek yang telah dijanjikan.

‘’Sudah saya hubungi saudara Mustarhadi beberapa kali,” kata Radius.

Namun informasi terakhir, dikatakan Radius dirinya diberitahukan persoalan tersebut telah menemukan titik terang antar dua pihak.

‘’Saya diberitahu anggota, dalam waktu dekat ini persoalan akan segera terselesaikan,” Ungkapnya.

Radius menambahkan, sebenarnya dirinya tidak mengetahui persis persoalan tersebut sejak awal. Namun karena yang bermasalah adalah anggotanya maka sebagai ketua dirinya harus turut serta berperan membantu.

‘’Saya tahunya juga sejak persoalan ini mencuat di sejumlah media. Jadi walau bagaimanapun saya akan membantu anggota saya itu,” tutup Radius (*)

Reporter : Mansurdin
Redaktur : Topan Bohemian

Share:

Terpilih Jadi Kades, Sarman Komitmen Rangkul Warga Membangun Desa Mampun Baru

Sarman (tengah) bersama jurnalis fij
Fokusinfo.com | Pamenang Barat : Desa Mampun Baru kecamatan Pamenang Barat adalah salah satu desa yang melaksanakan Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) serentak pada 7 Oktober 2017 lalu di Merangin

Dari empat calon Kades, Sarman terpilih menjadi pemenang Kades Mampun Baru dengan perolehan suara 1799 lebih.

Ditemui di rumah pribadinya, Sarman mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin Desa Mampun Baru tersebut.

‘’Terimakasih atas kepercayaan masyarakat yang memilih saya sebagai Kades di Desa Mampun Baru ini,” kata Sarman.

Menurut pria satu istri itu, kemajuan Desa Mampun Baru akan bisa lebih cepat terwujud jika ada peran sarta masyarakat, tokoh masyarakat, alim ulama dan berbagai elemen masyarakat untuk bersama mendukung program yang kelak akan direalisasikan.

‘’Demi kemajuan Desa ini, tentu saja peran serta seluruh elemen masyarakat dibutuhkan. Yang mana dukungan, saran, kritik yang membangun. Itu diperlukan untuk segera direalisasikan,” ujarnya.

‘’Kami akan rangkul seluruh elemen Masyarakat baik yang memilih kami maupun yang tidak, yang pasti kami berusaha akan mensejahterakan Mampun Baru ini kedepan lebih baik lagi, dan lebih terbuka dalam mengelola Dana Desa bersama masyarakat, Lembaga Adat, Karang Taruna maupun Lembaga-lembaga yang lain nya yang ada di Desa kami ini’’ tutup Sarman.(*)

Reporter : Duo Adi, Mul

Redaktur : Mansurdin
Share:

Pasca Wacana Kontrakor Akan Demo. ‘M’ Dua Hari Tak 'Ngantor' ?

Fokusinfo.com | Merangin : Isu para kontraktor yang telah menyetorkan uang sebanyak Rp.150 juta akan melakukan demo, mungkin saja hanya sebatas wacana mengingat emosi para kontraktor yang meluap karena terus dijanjikan proyek.

‘Janji ke Janji’ Proyek, Kontraktor di Merangin Wacanakan Demo ? baca Klik Disini

Guna mendapatkan berita berimbang, media ini sengaja mendatangi kantor dimana M ditugaskan sebagai salah seorang pegawai di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kabupaten Merangin.

Namun upaya media ini bertemu dengan M untuk konfirmasi dan atau klarifikasi, pupus. Pasalnya M disebut dua hari tidak masuk kantor.

‘’Dua hari ini beliau tidak masuk kantor, saya juga tidak tahu dimana saat ini posisinya berada,” ungkap salah seorang staf yang tidak ingin namanya ditulis. 

''Tapi dak tahu juga ya, siapa tahu nanti sore dia masuk ke kantor," tambah staf itu.
(*)

Baca selengkapnya di Koran Fokus Info Jambi Edisi 34

Reporter : Mansurdin

Redaktur : Topan Bohemian
Share:

Memberdayakan BUMDes, Desa Pulau Tujuh Rencanakan Produksi Air Mineral Kemasan


Fokusinfo.com | Pamenang Barat : Meskipun saat ini hanya bersifat wacana, namun program Desa Pulau Tujuh Kecamatan Pamenang Barat untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kemakmuran warga desanya, mereka memiliki program untuk memproduksi air mineral kemasan.

Program yang dipelopori oleh Kades Pulau Tujuh, Supriyatno itu bukan lah tanpa dasar. Mengingat saat ini desa yang mata pencarian penduduknya adalah petani sawit itu memiliki empat sumber mata air yang higienis dan siap untuk diminum.

‘’Insyaallah, kami punya program membangun pabrik pengolahan dan produksi air minum kemasan. Itu didukung dengan letak geografis dan juga saat ini kami memiliki 4 buah sumur bor yang airnya baik dan higienis,” tuturnya.

Selain itu, pembangunan dan produksi air mineral kelak, dikatakan Supriyatno untuk menggairahkan kembali aktifnya BUMDes (BADAN USAHA MILIK DESA) di desa itu.

‘’Kalo untuk Bumdes terus terang saja Di Desa kami belum berjalan dengan optimal. Makanya produksi air mineral nanti kami harap bisa menopang kelangsungan dan perkembangan BUMDes,” harapnya.

Supriyatno juga berharap kepada masyarakat desa yang dipimpinnya untuk bersama mendukung program yang akan dilaksanakan. Hal itu tentu saja untuk kemajuan dan kemakmuran desa Pulau Tujuh.

‘’Kami juga tidak bisa bekerja sendiri. Perlu peran serta masyarakat. Setidak-tidaknya mendukung program yang telah disepakati,” Pungkas Supriyatno.(*)

Reporter : Duo Adi

Redaktur : Dede Riskadinata
Share:

Di Desa Pulau Tujuh, ADD Gairahkan Pembangunan


Fokusinfo.com | Pamenang Barat : Dengan menggelontorkan Dana Desa (DD) tahun 2017 sebesar 60 persen, berbagai kegiatan pembangunan fasilitas umum di Desa Pulau Tujuh Kecamatan Pamenang Barat mulai bergairah.

Pantauan media ini, sejumlah pembangunan seperti Drainase, MCK, lapangan voli, bangunan gedung Aula telah berdiri di desa tersebut.

Di temui di ruang kerjanya Kepala Desa Pulau Tujuh, Supriyatno yang di dampingi Kepala Dusun mengatakan pembangunan tersebut bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

‘’Alhamdulilah untuk ADD 2017 ini kami sudah pergunakan untuk pembangunan  DRAENASE Sebanyak 4 paket, MCK, Lapangan Voli, Penimbunan lokasi Pasar ,” katanya.

Tidak hanya itu, pihak desa juga membangun Gedung Aula Kantor Desa yang kelak dapat dipergunakan untuk aktifitas maupun kegiatan yang bermanfaat lainnya.

‘’Mengingat Kantor Desa kami sangat sempit sekali, untuk itu kami sengaja menambah lagi bangunan kantor Desa Pulau Tujuh ini yaitu aula. Jadi jika ada kegiatan desa yang membutuhkan ruang ekstra besar, aula ini bisa dimanfaatkan,” tutupnya.(*)

Reporter : Duo Adi

Redaktur : Dede Riskadinata
Share:

‘Janji ke Janji’ Proyek, Kontraktor di Merangin Wacanakan Demo ?


Fokusinfo.com | Merangin : Masih ingat kasus 15 orang kontraktor yang telah menyetorkan uang dengan total Rp.150 juta kepada salah seorang diduga kepercayaan petinggi Merangin, berinisial M ? baca Klik disini

15 orang kontraktor tersebut tergabung dalam anggota Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Kabupaten Merangin. Tempat transaksi penyerahan uang dan pengakuan sekretaris Gapensi akan adanya pertemuan tersebut, baca Klik disini

Ternyata proyek yang dijanjikan hingga sekarang belum ada kepastiannya. Salah seorang anggota Gapensi yang tergabung dalam 15 orang yang telah menyetor uang mengatakan kegelisahan dirinya dan rekan yang lain sudah tak terbendung lagi.

‘’Kami sering melaksanakan pertemuan untuk menyelesaikan persoalan ini. Tapi tidak juga menemukan titik temu. Intinya proyek terus dijanjikan, tapi hingga saat ini belum ada kepastiannya,” kata kontraktor yang tidak ingin namanya dituliskan.

Diceritakannya, saat rapat internal yang sering mereka laksanakan tersebut pernah terbersit untuk melakukan aksi demonstrasi kepada pemkab Merangin guna mendesak agar persoalan yang mereka alami lekas diselesaikan.

‘’Ada wacana demo itu dari rekan-rekan kepada Pemkab. Bahkan sempat dibahas apa saja yang menjadi dasar melakukan demo. Dan saat itu mayoritas dari kami sepakat, tinggal tunggu keputusan bulat saja lagi,” ungkapnya

Kenapa timbul wacana demo ke pemkab ? kontraktor itu menyebut, ...

Baca selengkapnya di Koran Fokus Info Jambi Edisi 34.

Reporter : Topan Bohemian

Share:

Program ‘Membangun Desa Membangun’ di Desa Simpang Limbur Sukses Terlaksana

Kades Helmi Bersama Salah seorang warga Desa Simpang Limbur berfose di depan gedung perpustakaan

Fokusinfo.com | Pamenang Barat : Sejumlah bangunan fasilitas umum di desa Simpang Limbur Kecamatan Pamenang Barat telah selesai dibangun. Pantauan media ini, sejumlah bangunan seperti posyandu, perpustakaan, box culvert hingga jalan tampak berdiri kokoh mencengkram bumi Desa Simpang Limbur.

Kades Simpang Limbur, Helmi Saputra mengatakan pembangunan tersebut bersumber dari dana ADD TA 2017 yang diperuntukkan untuk kesejahteraan, kesehatan, peningkatan ekonomi dan sumber informasi.


‘’Alhamdulillah kami telah merampungkan sejumlah pembangunan di Desa Simpang Limbur ini. Bersumber dari ADD Tahun Anggaran 2017, dan sesuai dengan RAB juga tepat  jadwal yang telah ditentukan,” ungkap Helmi.

Dirinya berharap, kedepannya seluruh fasilitas umum yang telah dibangun itu bisa dimanfaatkan khususnya bagi masyarakat Desa Simpang Limbur dengan maksimal.

‘’Masih banyak lagi yang akan kita bangun demi tercapainya program ‘Membangun Desa Membangun’. Kami perangkat desa mengharapkan agar bangunan yang ada ini bisa digunakan atau dimanfaatkan olah warga. Itu semua demi kemajuan Desa Simpang Limbur,” tutupnya. (*)

Reporter : Duo Adi
Redaktur : Dede Riskadinata


Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com