Aduh, Udah Ketangkap Basah di Talak lagi.

Terjadi di Batanghari

Fokusinfo.com-BATANGHARI : Berakhir Sudah Kisah Asmara Sepasang kekasih RI (36), Warga Desa Peninjauan dan ZB (34), warga desa Buluh kasap. Kedua sepasang kekasih yang diduga telah menjalin hubungan asmara beberapa bulan tersebut di pergoki oleh warga desa Buluh kasap kec. Maro sebo ulu, Senin (11/10), pukul 23.00 wib. Kini Kedua Sepasang kekasih yang juga diketahui Masing-masing telah memiliki Istri dan suami.
  Awal mula kejadian tersebut pukul 21.00 Wib  SB (37) , menemukan sang istri tidak berada dirumah, sang suami yang juga sudah lama menaruh curiga terhadap sang istri untuk mencari tahu pada warga apa yang telah di lakukan sang istri hingga pukul 22.10 WIB sang istri juga belum pulang . SB pun Mendapatkan informasi dari warga  sekitar,  Bahwasanya sang istri pergi bersama pria yang tidak dikenal sama sekali oleh warga, Sang suami pun meminta kepada warga sekitar untuk menyelidiki sang istri untuk mengungkap kebenaran warga tersebut.
 Malam pun terus berlarut, tepat pada pukul 22.50 WIB  sang suami dan warga pun  melihat ZB diantar salah seorang pria yang tidak dikenal,  Sang suami dibantu Warga yang sedang berada dilokasi pun langsung mempergokinya  terjadilah  cekcok antar Waga dan pria tersebut. tapi disela cekcok Pria tersebut juga tidak mengakui bahwasanya ada hubungan Asmara dengan ZB, Pria tersebut malah berdalih mengatakan bahwasanya ia hanya sebagai tukang ojek yang mengatar ZB pulang, Namun pria itu kaget,  ZB yang telah panik pun langsung mengakui bahwasanya mereka ada hubungan asmara bersama sang pria.SB suami ZB Langsung memuncak kemarahannya, ZB  pun langsung di talak tiga oleh suaminya. Takut terjadinya amukan warga, Kedua pasangan kekasih tersebut langsung di bondong ke rumah kepala desa untuk diselesai kan secara adat. di  "Kita sedang nongkrong dipinggir jalan, kami kaget Zb istri SB kok diantar sama cowo yg kami juga tidak mengenalnya. Kami pun langsung mempergok kedua orang itu. Takut warga ngamuk kami langsung baw kerumah kepala desa." Ungkap salah seorang warga ke awak media FIj.
  M. Zuhri Selaku Kades Buluh Kasap mengatakan,  Benar adanya Kejadian tersebut, kedua pelaku sudah kita selesai kan secara adat. "Yang Laki-laki kita denda secara adat cuci kampung berupa uang 4 juta rupiah,  Sedangkan Yang perempuan kita usir dari kampung, karena itu memang sudah aturan dan adat di desa kita." Ungkapnya (Satria)

Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com