Stempel DPMD pada Kwitansi Bintek Siskeudes, Ladani Sebut Pegawainya Kurang Paham

Merangin | Fokusinfo.com : Permasalahan awal yang memicu konflik antara Kades Pulau Rengas, Barlep dengan pihak DPMD (Dinas Pemberdasyaan Masyarakat & Desa) adalah temuan Barlep pada selembar kwitansi. Yang mana dalam kwitansi itu tertera sejumlah uang yang diperuntukkan pada kegiatan Bintek Siskeudes. Yang jadi persoalan adalah adanya cap stempel DPMD pada kwitansi serta atas nama seseorang yang belakangan diketahui salah seorang pegawai di DPMD.

Barlep yang terkenal vokal itu sempat mengunggah kwitansi tersebut ke akun FB (Facebook) diduga miliknya. Yang mana Barlep mempertanyakan apa dasarnya DPMD mengelola keuangan desa yang bersumber dari APBDes.

‘’Siapa yang berkuasa yang mempunyai kekuasaan pengelolaan keuangan dia yang bertanggung jawab dia yang belanja. Belanja itu adalah barang dan jasa tidak bisa dengan kuitansi seperti itu,” Kata Barlep.

Baca Juga : Bintek Siskeudes 2018 Tanpa TPK. M Ladani ‘Mengamini’ Klik disini

M Ladani, Kadis DPMD Merangin ketika dikonfirmasi atas temuan Kwitansi itu mengatakan dirinya tidak pernah memerintahkan pegawainya untuk menerima uang. Namun bila ada pihak yang menitipkan, bagi Ladani tidak masalah.

‘’Prinsipnya saya tidak pernah memerintahkan pegawai terima uang. Tapi inikan ada orang yang minta tolong titip, jadi silahkan. Toh kelak uang itu langsung diserahkan ke penyelenggara,” ujar Ladani.

‘’Kwitansi saya tidak pernah perintahkan terima atas nama DPMD. Karena ini memang bukan uang DPMD. Soal stempel itu mungkin kekurangan pemahaman anak-anak (pegawai). Sebenarnya tidak boleh menggunakan stempel itu,” tambah Ladani. (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com