Masyarakat Awam Temukan Sejumlah Kerusakan Jembatan Desa Pulau Aro

Tabir Ulu | Fokusinfo.com : Diduga belum genap berumur satu tahun, sebuah jembatan di Desa Pulau Aro Kecamatan Tabir Ulu mendapat sorotan dari sejumlah warga. Ironisnya warga yang dimaksud adalah masyarakat awam yang tidak mengerti tekhnis namun bisa menemukan sejumlah kerusakan di badan jembatan, termasuk beronjong disekitaran lokasi jembatan.

‘’Kalau tidak salah jembatan ini dibangun pada pertengahan tahun 2019. Melihat kondisinya saat ini kami ragu bisa bertahan lama. Terus terang kami kecewa,” kata Rudi Hartono, tokoh pemuda setempat.

‘’Tidak perlu orang tekhnis yang menilai proyek ini. Orang awam seperti kami saja bisa melihat beberapa kerusakan karena memang kentara,” singkatnya.

Menurut Rudi, kerusakan yang tampak jelas adalah penempatan kayu sebagai lantai jembatan, yang mana kualitas kayu tidak bagus. ‘’Kayunya sudah banyak yang retak dan kelihatan lapuk. Kalau kayu yang berkualitas tentu akan tahan lama,” tuturnya.

Tidak hanya kayu, Rudi beserta rekannya juga menyorot bangunan beronjong di bawah jembatan yang diduga berfungsi untuk menahan pondasi jembatan dari penggerusan air sungai. Namun saat ini kondisi beronjong terlihat rusak. Tanah yang berada di belakang beronjong banyak yang telah runtuh.

‘’Semestinya posisi beronjong sebagai penahan tanah dari gerusan air, maksud saya air sungai itu didepan beronjong. Tapi saat ini air malahan berada di belakang beronjong. Tanah yang semestinya ditahan oleh beronjong banyak yang runtuh.” ungkapnya.

Rudi Hartono juga menyoroti pihak perencanaan yang menetapkan membangun jembatan di wilayah itu. Sementara menurut warga sekitar kondisi tanah di wilayah itu rentan tergerus air sungai.

 ‘’Bisa saja mereka berargumen runtuhnya tanah karena faktor bencana alam. Sesederhana itukah ? Bagaimana dengan kredibilitas pihak perencanaan ? Kan semestinya mereka telah mengetahui kondisi tanah di sungai itu rentan longsor dan pihak perencanaan itu pasti tahu konstruksi bangunan yang cocok untuk kondisi lapangan yang seperti itu sehingga bangunan yang dikerjakan mampu mengantisipasi bencana,” pungkasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, media ini masih terus berupaya memastikan apa nama perusahaan kontraktor, konsultan perencanaan dan pengawasan proyek tersebut.(*)

Reporter : HirianHidayat
Redaktur : TopanBohemian

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com