Keluarga Korban Minta Rp.4 Juta. Pihak Sekolah Dinilai Lepas Tangan

Merangin | fokusinfo.com : Dugaan kelalaian oknum guru terjadi di SDN 43 Guguk I Kecamatan Renah Pembarap. Akibat kelalaiannya menyebabkan terjadinya pengeroyokan kepada seorang siswa oleh siswa lainnya.

Atas peristiwa itu terjadilah perundingan antara keluarga siswa korban dengan keluarga siswa diduga pelaku, di kantor sekolah. Seraya menyatakan telah mengantongi hasil visum, keluarga siswa korban meminta Rp.4.Juta dengan ‘bahasa’ harga diri.

Baca Juga : Ditinggal Oknum Guru Untuk Makan. Seorang Siswa Dikeroyok Siswa Lainnya

Keluarga siswa diduga pelaku yang berjumlah delapan orang tidak keberatan dengan permintaan keluarga siswa korban. Namun mereka menyayangkan tidak adanya peran serta mediasi dari pihak sekolah padahal perundingan dilakukan di kantor sekolah.

Dar, salah seorang keluarga siswa diduga pelaku menilai pihak sekolah lepas tangan, sementara waktu dan tempat kejadian di sekolah. Apalagi peristiwa itu terjadi karena oknum guru pergi pulang untuk makan saat jam sekolah berlangsung.

‘’Saya pribadi tidak keberatan dengan permintaan keluarga korban karena uang Rp.4 juta itu bila dibagi delapan maka kami dikenakan Rp.500ribu perorang. Yang mengganjal itu bagaimana dengan yang lain. Sementara Pak Kepala Sekolah dalam perundingan tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya,” kata Dar.

Menurut Dar, bijaksananya pihak sekolah menjadi penengah dalam perundingan itu mengingat tidak semua keluarga siswa diduga pelaku, memiliki ekonomi kehidupan yang berkecukupan.

‘’Kejadian di sekolah, dalam waktu sekolah. Saat perundingan tidak ada kata-kata penyejuk dari pihak sekolah. Apa namanya ini,” tutur Dar.

‘’Kami orang bawah ini tidak mau masalah ini diperpanjang. Apalagi pihak mereka (korban) menyatakan telah mengantoni hasil visum. Kami malas berurusan dengan hukum,” tambahnya.

Sementara itu disambangi dikediamannya kepala SDN 43 Simpang Guguk, Saidina tersirat membenarkan telah terjadinya peristiwa itu, namun tidak mau berkomentar lebih banyak. ‘’Saya anggap persoalan itu sudah selesai. Saya tidak mau komentar. Saya ini capek baru pulang dari ladang,” ketus Saidina. (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian

Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com