PM, Oknum Kades di Tabir Barat Nyatakan Siap Mundur. Ketahuan Manipulasi Data ?


fokusinfo.com | Merangin :
Isu publik tak sedap menimpa kepada PM, seorang yang menjabat sebagai Kepala Desa aktif sekaligus Kepala Desa terpilih di salah satu desa di Kecamatan Tabir Barat Kabupaten Merangin. Dia diduga telah melakukan manipulasi data dalam pencalonan Kepala Desa serentak tahun 2022.

Baca juga : Terkuak Dugaan Manipulasi Data Oleh Oknum Kades di Tabir Barat

Manipulasi data yang dimaksud adalah merubah tanggal kelahiran sehingga usia PM lebih tua satu tahun dari semestinya. Diduga kuat hal itu dimaksudkan untuk memuluskan persyaratan dirinya agar bisa maju pada Pilkades pada 2016 silam. Sayangnya, data yang dimanipulasi tersebut turut pula digunakan untuk persyaratan Pilkades tahun 2022 sehingga kasus ini mencuat ke publik.

Analisis media ini dari pengamatan berkas dokumen yang diterima dari sumber informasi, bila merujuk pada lembar berkas yang bertuliskan kelahiran Air Liki 15 Agustus 1992 maka PM berusia 24 tahun pada 2016, sementara syarat pencalonan kades minimal berusia 25 tahun.

Kuat dugaan PM sengaja melakukan manipulasi itu dengan tujuan agar usianya menjadi 25 tahun. Soalnya terbaca dalam berkas salinan KK (Kartu Keluarga), KTP bahkan Akta Kelahirannya yang baru, dikeluarkan (diterbitkan) pada tahun 2016 oleh Dukcapil Merangin yang kala itu dibawah kepemimpinan A Hamidi, IH ST sekaligus orang yang menandatangani dokumen tersebut. Dalam salinan dokumen-dokumen itu tertulis PM kelahiran Padang Pinang pada tanggal 15 Januari 1991.

Dari berbagai sumber informasi, pada umumnya Nomor Induk Kependudukan (NIK) berisikan informasi kode Provinsi, Kota/kabupaten, kecamatan dan tanggal kelahiran. Sementara dalam kasus ini, NIK PM terbaca ******150892****, berbeda dengan tanggal kelahiran yang tertulis pada KTP, KK dan Akta Kelahiran yang baru diterbitkan pada 2016 itu.

PM, dikonfirmasi tersirat mengakui apa yang telah dilakukannya. Meski tak bicara banyak namun PM bersikap jentelmen. Dia menyatakan siap berhenti dari jabatan Kades.

‘’Bila soal ini jadi masalah, saya berhenti jadi kades juga tidak apa-apa,” singkatnya. (*)

Reporter : GondoIrawan
Redaktur : TopanBohemian
Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com