Polemik Desa Pelangki. Misteri Uang Rp.35 Juta Terbongkar ?

Foto : ist
Merangin | fokusinfo.com : ‘Drama’ Misteri uang Rp.35 juta yang belakangan ini santer disebut oleh Kepala Desa Pelangki Kecamatan Batang Masumai, Azwar akhirnya terbongkar sendiri oleh Kades itu.

(silahkan klik link ‘Baca Juga’ pada tiap pemberitaan terkait Desa Pelangki, untuk mengetahui perjalanan kasus ini, red)

Meskipun belum mengarah pada pembuktian, namun pengakuan Kades cukup membuat sedikit demi sedikit misteri uang tersebut kemana arahnya. Sebelumnya Azwar terus memberikan keterangan yang berbelit-belit atas uang  Rp.35 juta tersebut seperti dijadikan silpa, disetor ke bank, dikembalikan ke kas desa namun selalu menolak saat dimintai menunjukkan bukti. Apalagi ketika pihak inspektorat menyebut tidak ditemukan silpa di Desa Pelangki, kala itu Azwar tetap berkelit.

Namun temuan terbaru saat tim investigasi turun kembali ke desa pelangki. Saat melihat papan informasi tidak terlihat adanya dana silpa, persis seperti yang diutarakan oleh inspektorat Merangin.

Baca juga : Inspektorat tak temukan silpa Rp.35 juta di Desa Pelangki 

Dimintai tanggapannya, akhirnya Azwar mengaku menyerah. Dia menganalogikan kedudukannya seperti ketimun yang berhadapan dengan durian saat mengatakan uang Rp.35 juta diberikan kepada oknum Kejari Merangin.

‘’Jadi begini, apa yang terjadi terjadilah. Dana itu diambil oleh Kejari semuanya,” singkat Azwar pasrah.

Menurut Azwar pihaknya dipaksa memberikan uang Rp.35 juta dengan ‘jaminan’ spj desa yang ditahan oleh oknum kejari.

‘’Kami dipaksa memberikan uang itu karena spj kami juga ditahan. Namun bukan saya yang memberikan. Uangnya dikumpul sama Pak camat.Tiap sebentar Hp pak camat tu bunyi katanya ditelpon oleh orang Kejari. Pak camat pun saya lihat jadi gelisah. Awalnya pak camat tidak mau tapi karena didesak terus akhirnya Pak Camat dengan berat hati mengantarkan uang tersebut ke Kejari,” terang Azwar.

Sementara itu Kajari Merangin, Haryono membantah tudingan Kades Pelangki, Azwar. Menurut Haryono tudingan itu fitnah.

‘’Tidak ada itu. Coba buktikan bila memang ada. Itu fitnah dan kami siap memperkarakan tudingan ini,” kata Haryono diruang kerjanya. Selasa 24 september 2019. (*)

Reporter : Tim
Redaktur : TopanBohemian





Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com