Kasi Pontren Kemenag Merangin Akui Peristiwa Kasus Dana PIP di Pontren Al Barokah, Ada.

Merangin | fokusinfo.com : Abdul Aziz Kasi Pontren Kemenag Merangin dikonfirmasi membenarkan peristiwa kasus dana PIP di Pontren Al Barokah memang pernah terjadi. Namun dirinya tidak paham substansi maupun kronologis kasus tersebut.


''Saya tidak tahu apa masalah sebenarnya dalam kasus itu. Yang jelas pihak Kanwil Jambi juga sudah tahu. Terbukti dengan mereka tidak dapat lagi mengajukan dana PIP," kata Abdul Aziz di ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.


Abdul Aziz juga menginformasikan, bukan saja dana PIP yang tidak diterma oleh Pontren Al Barokah, dana BOS juga tidak diterima lantaran terjadi konflik internal di badan yayasan pesantren itu.


Baca juga : Santri di Pontren Al Barokah diSebut Tak Akan 'Lagi' Terima Dana PIP


''Saya belum dapat laporan resmi. Isunya mereka telah pindah dari alamat pesantren di desa Langling. Jadi ada sebagaian santri yang tinggal di pesantren lama dan sebagaian juga ada yang ikut pesantren dengan alamat baru. Menjelang itu selesai maka dana BOS di pesantren itu diStop dulu," terang Aziz.


Terkait hak santri yang terganjal menerima dana PIP lantaran dugaan kesalahaan lembaga, Abdul Aziz menyayangkannya. Meski demikian Abdul Aziz menyatakan tidak dapat memaksa apabila pihak pontren tidak ingin mengambil dana tersebut. Bahkan dia bilang di Merangin ada beberapa Pontren yang memang sengaja tidak mengajukan dana BOS.


''Kami juga tidak dapat memaksa apabila ada pontren yang tidak mengambil dana PIP atau dana dana lainnya dari pemerintah. Bahkan ada beberapa pontren yang sengaja tidak mau ambil dana BOS, mereka beralasan telah dapat mencukupi operasionalnya," ungkap Abdul Aziz.. 


Analisis media ini dari beberapa sumber informasi dan sejumlah artikel, Pontren Al Barokah bukanlah salah satu lembaga yang tidak menginginkan dana dari Pemerintah, setidak-tidaknya pada saat Pontren tersebut masih beroperasi di Desa Langling. 


Sementara itu, pimpinan pontren Al Barokah yang disebut sebut bernama Ibnu Khaldun tidak berada di tempat ketika media ini berupaya konfirmasi. 


''Pak Ustadz sedang ke dusun, melayat," jawab santri itu, Selasa (28/11) di Pontren (*)


Reporter | Redaktur : TopanBohemian

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com