Malam-malam Boncengi Seorang Janda, AA Warga Limbur Seberang Kena Hajar

AA didampingi Ayahnya saat menceritakan kronologis peristiwa yang dialaminya kepada awak media, senin 19 september 2022


Merangin | fokusinfo.com : Nasib sial dialami oleh AA (27) warga Limbur Seberang. Gara gara dirinya memboncengi R seorang wanita yang disebut-sebut berstatus janda, AA harus menerima sejumlah bogem mentah dari J yang disebut-sebut adalah paman R. R dan J disebut-sebut adalah warga Jelatang.

Kepada media ini AA menceritakan pada kamis malam dua pekan lalu dirinya dihubungi oleh R yang meminta dijemput dari Desa Kroya untuk diantar ke Desa Jelatang. AA mengabulkan permintaan itu. Dirinya pun memacu kendaraan roda duanya ke Desa Kroya untuk menjemput R.

AA dan R berboncengan pada malam itu dengan tujuan ke Desa Jelatang. Namun ditengah perjalanan mereka dihadang oleh dua orang lelaki yang belakangan diketahui berinisial J dan W. Merasa kenal dengan orang yang mencegat AA pun menghentikan kendaraannya.

‘’Belum sempat saya turun dari motor, saya sudah ditinju oleh J. Saya ingat 4 kali kena tinju hingga saya jatuh dari motor,” kata AA.

‘’Saat posisi saya tersungkur kepala saya diinjak pakai kaki kanan oleh J lalu saya ditendang beberapa kali hingga akhirnya saya bisa berdiri melepaskan diri dari serangan J,” sambung AA.

Tidak sampai disitu, AA mengatakan J sempat mengeluarkan sebilah pisau yang ditujukan ke arahnya dibarengi dengan kalimat ancaman, namun dapat dihalangi oleh W.

‘’Dalam kondisi telinga yang berdengung samar-samar saya dengar W menyuruh saya naik ke atas motor untuk diantarkan ke Polsek Pamenang. Kata W kepada saya, situasi tidak aman makanya saya harus diantar ke Polsek, dan saya mengikuti,” cerita AA.

Apa yang dikatakan W sepertinya tidak meleset. Soalnya dalam perjalanan menuju Pamenang W dan AA bertemu dengan Kakak lelaki R. Dalam keadaan panik AA langsung melompat dari boncengan sepeda motor lalu lari ke dalam perkebunan sawit.

‘’Saya dikejar oleh Kakak R. Saya langsung lari sembunyi ke perkebunan sawit di area itu. Rasa takut kena pukul mengalahkan rasa takut gelap malam. Cukup lama saya sembunyi di situ, begitu saya amati situasi aman saya langsung telpon ayah saya minta dijemput,” cerita AA.

Atas peristiwa itu AA mengaku telah melaporkannya ke Polsek Pamenang untuk ditindak lanjuti. (*)

Reporter : GondoIrawan

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com