Efek diTekan Tim Sukses, Kades Karang Anyar Nekat Berhentikan Dua Orang Perangkat Desa ?



Merangin | fokusinfo.com : Dua orang pemuda yang sebelumnya menjabat sebagai perangkat Desa Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat harus menelan pahitnya efek politik. Mereka diberhentikan sepihak atas dugaan adanya tekanan dari oknum tim sukses Kades terpilih, Syofwan. Akibatnya niat mereka ingin turut serta berperan membangun desa, dan rezeki gaji yang diterima selama ini otomatis terputus.

Dua pemuda itu adalah M Yogi Saputra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan & Pelayanan Kantor Desa Karang Anyar dan Wahyu Firmansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Umum dan Perencanaan Kantor Desa Karang Anyar.

‘’Sebelumnya kami pernah dipanggil oleh Pak Kades. Kala itu beliau mengatakan pusing, batinnya tertekan oleh sejumlah tim sukses. Hingga akhirnya terbitlah surat pemberhentian kami dari jabatan perangkat desa Karang Anyar,” Kata Yogi.

Merasa pemberhentiannya dilakukan sepihak dan tanpa dasar yang kuat, Yogi dan Wahyu menyampaikan protes. Mereka mengacu pada Permendagri nomor 67 tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri nomor 83 tahun 2015 diantaranya hingga saat ini usia mereka belum mencapai 60 tahun, tidak pernah dinyatakan sebagai terpidana, tidak berhalangan tetap, masih memenuhi persyaratan sebagai perangkat desa, tidak pernah mengajukan pengunduran diri dari perangkat desa.

‘’Surat keputusan Kepala Desa Karang Anyar nomor 6 tahun 2023 tentang pemberhentian  perangkat Desa Karang Anyar kami nilai bertentangan dengan Permendagri itu. Kami harap Kades segera mencabut surat keputusannya itu,”. Ungkap Wahyu.

Ditempat dan waktu terpisah, Kepala Desa Karang Anyar Syofwan dikonfirmasi membenarkan telah mengeluarkan surat pemberhentian kepada dua orang perangkat desa. Dia beralasan selain untuk penyegaran juga dua orang yang diberhentikan itu dinilai lalai melaksanakan tugas sebagai perangkat desa.

‘’Iya benar, yang jelas sudah koordinasi dengan Camat dan ada rekomendasi dari Camat. Bahkan persoalan ini pun sudah sampai ke Ombudsman, kami juga telah menjelaskannya. Itu hanya penyegaran dalam perangkat dan ada kelalaian mereka dalam melaksanakan tugas sebagai perangkat desa,” kata Syofwan

Syofwan juga mengakui sebelum dilakukan pemberhentian dirinya pernah memanggil Yogi dan Wahyu guna meminta pengertian. Namun terkait dengan adanya anggapan dirinya ditekan oleh tim sukses, Syofwan menyatakan hal seperti itu juga dialami oleh para kades lainnya.

‘’Benar saya pernah panggil mereka. Saya terangkan bagaimana posisi saya saat ini. Kalau soal tim sukses tentu adalah, desakan tim sukses saya rasa bukan saya saja yang mengalaminya, seluruh kades saya rasa juga mengalami hal serupa. Tapi yang jelasnya saya itu ingin ada penyegaran perangkat desa,” tutup Syofwan. (*)

Reporter : DedeRiskadinata

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com