Terendus Media, Gudang Diduga Pemasok Alat Berat Aktivitas PETI di Merangin



Merangin | fokusinfo.com : Sebuah gudang yang terletak di Simpang Empat Mentawak Kecamatan Nalo Tantan Kab Merangin diduga berkaitan dengan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Informasi yang media ini peroleh dari sejumlah sumber, didalam gudang tersebut tersimpan alat alat berat berupa jenis Ekskavator yang bisa disewa atau rental oleh siapapun tanpa harus mengetahui kegunaannya untuk apa.

Pantauan media ini di dalam gudang terlihat puluhan unit ekskavator merek CAT diparkir siap beroperasi. Merek Sumi Tomo juga tersedia.

Lia, seorang pegawai bagian admin mengatakan gudang dan isinya tersebut dimiliki oleh seorang bernama Acai warga Pekan Baru. Melalui Lia, terbongkarlah bahwa alat-alat berat di tempat itu bisa dirental untuk aktivitas PETI dengan harga Rp.80 juta perbulan.

‘’Yang kami punya saat ini merek CAT. Bisa disewa untuk apa saja termasuk PETI. Biayanya Rp.80 juta, boleh dibayar awal Rp.45 juta sisanya harus dilunasi ketika telah beroperasi selama 10 hari,” kata Lia.

Lia juga membocorkan saat ini ada 8 unit ekskavator dirental untuk aktivitas PETI. Perental bernama Mat Jambi yang beroperasi di kawasan Ngaol, Hapis pegawai camat beroperasi di kawasanTelentam, Topan beroperasi di wilayah Pematang kibul.

‘’Beroperasi di wilayah Air Liki juga ada. Pokoknya alat berat tersebut main di kecamatan Tabir Barat,” ungkap Lia.

Sementara itu Acai hingga berita ini dipublikasikan belum dapat dikonfirmasi baik melalui sambungan telpon maupun pesan aplikasi WA. Informasi yang media ini peroleh Acai tengah berada di Pekan Baru. Media siap memberikan ruang hak jawab maupun hak koreksi terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan artikel pemberitaan ini. (*)

Reporter : TimRedaksi

Redaktur : TopanBohemian

Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com