FKIK Unja Laksanakan Refreshing Praktek Pemantauan Status Gizi bagi Kader Posyandu di Desa Tangkit


fokusinfo.com | artikel  : Mendukung pemerintah daerah dalam penurunan Stunting melalui upaya deteksi dini Tumbuh Kembang Bayi dan Balita di Kabupaten Muaro Jambi, Tim Pengabdian masyarakat FKIK Universitas Jambi mengadakan Refreshing Praktek

Pemantauan Status Gizi bagi Kader Posyandu di Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam yang berlangsung pada minggu kedua Bulan Juli dan minggu pertama bulan Agustus dan minggu pertama bulan September 2023.


Kegiatan dilakukan secara bertahap dan sistematis dimulai dari tahapan sosialisasi dengan pemberian materi (Profil Gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Tangkit, manfaat pemantauan tumbuh kembang balita dan Fungsi kader dalam pengembangan Posyandu,). Tahap kedua adalah Praktek Pemantauan Tumbuh Kembang yang dilaksanakan di Balai Desa Tangkit Kepada 30 orang kader aktif dari 5 Posyandu.


Kepala Desa Tangkit Supadi, S.Pd berpesan agar semua kader senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam melakukan pelayanan di Posyandu masing-masing. Pentingnya peningkatan kemampuan praktik Kader dalam pemantuan tumbuh kembang akan mampu menjadi indikator ketepatan dalam menentukan status gizi bayi dan balita.


Melalui sambutannya Kepala Puskesmas Tangkit Benny Harahap, SKM mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengabdian FKIK Universitas Jambi yang terdiri dari Sri Astusi Siregar, S.ST., M.Kes, Usi Lanita, SKM.,MPH. 'Refreshing ini akan mengingatkan kembali pengetahuan dan keterampilan yang sebelumnya pernah diperoleh sehinggap roduktifitas para Kader menjadi lebih baik', lanjut Benny.


Tahapan evaluasi pasca pelaksanaan Posyandu dilakukan untuk menilai partisipasi masyarakat melaui persentase D/S (jumlah balita yang datang penimbangan ke Posyandu). Selanjutnya bermanfaat juga untuk menyatukan persepsi dalam analisis masalah dan memberikan solusi bagi permasalahan gizi di tingkat individu maupun tingkat komunitas. Pelaksanaan Pre Test dan Post Test memperlihatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan Kader lebih dari 85 persen.


Ketua Tim Pengabdian Dr. Asparian, SKM.,M.Kes.,CIQaR menyatakan bahwa 'keberhasilan deteksi dini kasus gizi (Stunting, kurus, kurang gizi dan obesitas) dimulai dari ketepatan dan ketelitian hasil pemantauan di tingkat Posyandu. Peran Posyandu ke depan akan semakin strategis terutama dalam pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan. (*)


*Substansi Artikel Diluar Tanggung Jawab Redaksi

Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com