Polemik Pernyataan Kapolsek Tabir Ulu Kian Meluas ?


Merangin | fokusinfo.com :
Pernyataan Kapolsek Tabir Ulu Iptu Ramadhan Agustiansyah, SH di hadapan sejumlah wartawan beberapa waktu yang lalu sempat menyita perhatian publik. Pasalnya apa yang disampaikan berbeda dengan keadaan di lapangan.

Baca Juga : Kapolsek Tabir Ulu Klaim Wilayahnya Bebas PETI. Faktanya ?

Kebetulan atau bukan, pasca tersiarnya pemberitaan tersebut, muncul pula empat berita yang berisikan tudingan terhadap oknum jurnalis yang bertugas di Merangin meminta uang kepada para pelaku PETI. Uniknya konten berita yang dimuat oleh empat media itu seragam, bukan hanya substansi namun juga narasi hingga peletakan titik dan koma tiap paragraf. Belakangan, terkonfirmasi berita yang dimuat oleh empat media itu telah dihapus.

Pernyataan Kapolsek yang langsung terbantahkan itu secara tidak langsung melahirkan skeptisisme bagi sebagian jurnalis, bahkan sejumlah jurnalis dari berbagai media yang bertugas di Merangin melakukan investigasi secara mandiri, dan memang apa yang disampaikan oleh Kapolsek berbeda dengan keadaan yang sebenarnya, bahwa wilayah Tabir Ulu ternyata belum bersih dari aktivitas PETI.

Tidak hanya itu, warga juga menyayangkan pernyataan yang disampaikan Kapolsek Tabir Ulu. Menurut warga apa yang disampaikan tidak sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya.

‘’Mungkin Pak Kapolseknya kurang turun ke lapangan. Masih banyak orang-orang beraktivitas tambang emas di wilayah sini,” ujar seorang warga yang demi keamanannya meminta namanya tidak ditulis.

Warga itu juga mengatakan, pernyataan itu seolah-olah wilayah Tabir Ulu telah bebas dari PETI yang berakibat tidak menjadi objek razia aparat penegak hukum sehingga masyarakat akan terus menerima dampaknya.

Sementara seorang pemilik rumah makan di wilayah itu mengungkapkan sebentuk kalimat majas satire. Menurut pria itu sekarang desa mereka telah berganti nama yang diakibatkan karena kondisi saat ini.

‘’Tahu tidak, sekarang disini namanya bukan lagi Desa Muara Jernih, tapi sudah berubah nama menjadi Desa Muara Keruh,” kata pemilik rumah makan itu.

Sementara itu Kapolsek Tabir Ulu Iptu Ramadhan Agustiansyah, SH hingga berita ini dipublikasikan belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi melalui telpon namun tidak ditanggapi. Media ini siap memberikan ruang hak jawab yang bersangkutan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Reporter : Hendra

Redaktur : TopanBohemian

Share:















Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com