Gara-gara Proyek Sumur Bor, Ketua BPD Muara Seketuk ‘Uring-uringan’



Tabir Ulu | fokusinfo.com :
Dugaan kecurangan pengerjaan proyek seperti tidak henti-hentinya terjadi di Desa Muara Seketuk Kecamatan Tabir Ulu. Ironisnya Aliwardana, Kepala Desa (Kades) Desa Muara Seketuk tetap membungkam, tidak ingin klarifikasi.

Baca Juga : Dugaan ‘Fiktif  Pembangunan’ GOR di Desa Muara Seketuk Kian Menguat, Mantan BPD Bersaksi.

Terbaru adalah proyek pembangunan sumur bor yang tersebar ke beberapa titik di wilayah desa itu. Yang mana pembangunan ini diduga tidak sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati saat musrendes.

Merasa geram, ketua BPD Desa Muara Seketuk, Toni Handayani melayangkan surat penolakan yang ditujukan kepada TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) yang berisikan empat poin keberatan yaitu : 1) TPK diduga tidak pernah mengumumkan tender kerja ataupun menyampaikan kepada publik apa yang akan dikerjakan. 2) Diduga TPK tidak mengindashkan surat BPD tentang penggunaan jasa yang ada di dalam Desa Muara Seketuk, khususnya jasa transportasi. 3) Diduga TPK tidak melakukan pembayaran upah sesuai dengan APBDes. dan 4) Diduga pengerjaan proyek tidak sesuai dengan RAB.

‘’Anggaran untuk proyek ini sebesar Rp.150 juta dari APBDes untuk empat titik sumur bor. Semestinya tiap sumur bor memiliki kedalaman gali minimal 50 meter. Namun kenyataannya di lapangan kami menemukan kedalaman bor hanya 2 – 6 meter. Jauh sekali perbandingannya,” kata Toni.

Sementara itu ketua TPK hingga berita ini dipublikasikan, belum memberikan memberikan hak jawabnya, begitu juga dengan kepala Desa Muara Seketuk, Aliwardana belum mau dikonfirmasi atas persoalan tersebut. Media ini akan memberikan ruang klarifikasi dari yang bersangkutan sesuai perundang-undangan. (*)

Reporter : HirianHidayat

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com